alexametrics
27.4 C
Manado
Kamis, 26 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Jamin Kesehatan Masyarakat, Limbah Medis RSU Bethesda Ditangani Pihak Ketiga

MANADOPOST.ID— Jamin kesehatan masyarakat, RSU Bethesda Tomohon bekerjasama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan sampah medis.

Hal ini diungkapkan Wadir Admin dan Keuangan RSU Bethesda dr Mario Moningka. “Tentu kami juga tidak sembarang melakukan kerjasama dengan pihak ketiga tersebut. Pastinya perusahaan tersebut memiliki kualifikasi untuk mengolah sampah medis yang tentu diawasi oleh pemerintah,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, sementara untuk sampah atau limbah non medis itu dibuang sendiri oleh rumah sakit ke tempat pembuangan sampah. “Mengapa demikian, karena kami ingin memastikan kebersihan lingkungan sekitar terjaga, sehingga kami berinisiatif untuk membuangnya sendiri,” ucapnya.

Kata dia, SOP pembuangan sampah pada RSU Bethesda selama ini adalah sepengetahuan pemerintah melalui dinas lingkungan hidup. “Barusan kami koordinasi dengan sekertaris dinas by telepon terkait pembuangan limbah medis dan non medis yang ada, kalaupun kami dipanggil untuk klarifikasi tidak masalah, kami siap,” terangnya.

Dia memastikan, dalam operasionalnya pihak rumah sakit tidak akan pernah membahayakan masyarakat disekitarnya. “Sejak 1950 kami berdiri, artinya sudah sekira 71 tahun kami beroperasi dan kesehatan masyarakat merupakan fokus utama kami,” timpanya.

Disisi lain Wadir Medis dan Keperawatan dr Ellaine Wenur menambahkan di semua rumah sakit, aturannya sama, diruangan ada kantong sampah. “Sampah medis ditaruh di kantong warna kuning, non medis ditaruh dalan kantong hitam, jadi sudah ada pemilahan terlebih dahulu,” paparnya.

Lanjutnya, ketika sampah keluar dari ruangan, dipilah oleh bagian lingkungan rumah sakit dan perawatan. “Sebelum dibawa ke tempat pembuangan akhir, sampah ini diseleksi lagi. Kami direksi rumah sakit sepakat untuk membuat berita acara untuk memastikan bahwa benar sampah yang dibawa merupakan sampah rumah tangga. “Bahwa benar bahwa sampah yang ada bukan sampah medis. Sehingga masyarakat tidak perlu kuatir bahwa rumah sakit akan membuang sampah medis pada tempat yang tidak seharusnya,” ungkap dia.

Disisi lain,  IPCN RSU Bethesda Ns Lian Londok menjelaskan sampah non medis yang dibawa ke tempat pembuangan akhir adalah semua sampah baik kertas makanan, plastik dan sebagainya yang tidak terkena cairan tubuh pasien. “Itu biasanya kami taruh dikantong plastik warna hitam. Semua kami lakukan sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan. Dan kami pastikan tidak ada yang coba kami langgar,” singkatnya.

Dalam wawancara kali ini, turut mendampingi Kepala Unit Kesling RS Dona Supit AMD Kep bersama tim humas RSU Bethesda Tomohon.(asr)

MANADOPOST.ID— Jamin kesehatan masyarakat, RSU Bethesda Tomohon bekerjasama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan sampah medis.

Hal ini diungkapkan Wadir Admin dan Keuangan RSU Bethesda dr Mario Moningka. “Tentu kami juga tidak sembarang melakukan kerjasama dengan pihak ketiga tersebut. Pastinya perusahaan tersebut memiliki kualifikasi untuk mengolah sampah medis yang tentu diawasi oleh pemerintah,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, sementara untuk sampah atau limbah non medis itu dibuang sendiri oleh rumah sakit ke tempat pembuangan sampah. “Mengapa demikian, karena kami ingin memastikan kebersihan lingkungan sekitar terjaga, sehingga kami berinisiatif untuk membuangnya sendiri,” ucapnya.

Kata dia, SOP pembuangan sampah pada RSU Bethesda selama ini adalah sepengetahuan pemerintah melalui dinas lingkungan hidup. “Barusan kami koordinasi dengan sekertaris dinas by telepon terkait pembuangan limbah medis dan non medis yang ada, kalaupun kami dipanggil untuk klarifikasi tidak masalah, kami siap,” terangnya.

Dia memastikan, dalam operasionalnya pihak rumah sakit tidak akan pernah membahayakan masyarakat disekitarnya. “Sejak 1950 kami berdiri, artinya sudah sekira 71 tahun kami beroperasi dan kesehatan masyarakat merupakan fokus utama kami,” timpanya.

Disisi lain Wadir Medis dan Keperawatan dr Ellaine Wenur menambahkan di semua rumah sakit, aturannya sama, diruangan ada kantong sampah. “Sampah medis ditaruh di kantong warna kuning, non medis ditaruh dalan kantong hitam, jadi sudah ada pemilahan terlebih dahulu,” paparnya.

Lanjutnya, ketika sampah keluar dari ruangan, dipilah oleh bagian lingkungan rumah sakit dan perawatan. “Sebelum dibawa ke tempat pembuangan akhir, sampah ini diseleksi lagi. Kami direksi rumah sakit sepakat untuk membuat berita acara untuk memastikan bahwa benar sampah yang dibawa merupakan sampah rumah tangga. “Bahwa benar bahwa sampah yang ada bukan sampah medis. Sehingga masyarakat tidak perlu kuatir bahwa rumah sakit akan membuang sampah medis pada tempat yang tidak seharusnya,” ungkap dia.

Disisi lain,  IPCN RSU Bethesda Ns Lian Londok menjelaskan sampah non medis yang dibawa ke tempat pembuangan akhir adalah semua sampah baik kertas makanan, plastik dan sebagainya yang tidak terkena cairan tubuh pasien. “Itu biasanya kami taruh dikantong plastik warna hitam. Semua kami lakukan sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan. Dan kami pastikan tidak ada yang coba kami langgar,” singkatnya.

Dalam wawancara kali ini, turut mendampingi Kepala Unit Kesling RS Dona Supit AMD Kep bersama tim humas RSU Bethesda Tomohon.(asr)

Most Read

Artikel Terbaru

/