alexametrics
28.4 C
Manado
Sabtu, 21 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Rencana Induk Destinasi Pariwisata Mulai Disusun

MANADOPOST.ID – Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) mulai melakukan penyusunan Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional (RIDPN)/Integrated Tourism Master Plan (ITMP) Manado-Likupang. Hal tersebut terbukti dengan dilakukannya Focus Group Discussion (FGD) III. Saat diwawancarai koran ini, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Sulut Praseno Hadi, membenarkan hal tersebut.

Menurut Praseno, kegiatan penyusunan tersebut bernilai penting dan strategis bagi semua pihak dalam pengembangan kawasan-kawasan pariwisata, dan memajukan pariwisata di daerah Sulut. “Saya memberikan apresiasi kepada jajaran

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang telah melaksanakan FGD III ini, dan memprakarsai penyusunan RIDPN/ITMP Manado-Likupang, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang,” tuturnya.

Praseno juga mengatakan bahwa, pariwisata Sulut memiliki pesona tersendiri yang khas. Sulut yang memiliki banyak destinasi menurut Praseno, baik yang sudah populer namanya maupun yang masih belum digarap optimal, harus mampu dimanfaatkan dengan baik. “Pariwisata Sulut telah menunjukkan kemajuan progresif dalam kurun waktu lima tahunterakhir, sebelum dilanda pandemik Covid-19. Memang tidak dipungkiri semenjak Covid-19, pariwisata Sulut menurun. Pandemik memang sangat memukul sektor pariwisata Sulut. Namun demikian, dengan kuatnya keyakinan akan prediksi bahwa sektor pariwisata adalah yang paling cepat pulih usai wabah Codix-19 ini,” bebernya.

Pemprov Sulut juga menurut Praseno, telah melakukan beberapa upaya dan strategi untuk mendukung percepatan bangkitnya sektor pariwisata. “Disadari upaya Pemerintah Daerah perlu akan panduan, sehingga upaya yang dilakukan mencapai sasaran yang lebih terarah. RIDPN/ITMP Manado-Likupang tentunya bernilai strategis menopang gerak langkah pembangunan sektor pariwisata di Sulut. Ya saya berharap penyusunan dokumen ini akan dilakukan dengan pendekatan terpadu dan menerapkan konsep empat pilar pembangunan pariwisata yang telah dijabarkan dalam Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Nasional (RIPPARNAS),” jelasnya.

Selain itu juga menurut Praseno, dapat dilakukan pendekatan komprehensif untuk seluruh aspek dan sektor pendukung pariwisata lainnya. Dalam rangkaian penyusunan RIDPN/ITMP Manado-Likupang, akan dilakukan pembahasan Hasil Analisis Muatan RIDPN/ITMP terkait tersedianya sumber daya dan daya tarik wisata, fasilitas pariwisata dan umum, aksesibilitas, kesiapan dan keterlibatan masyarakat, potensi pasar pariwisata dalam pembangunan daerah. “Sehingga menjadi patut untuk kita semua menaruh perhatian penuh terhadap FGD III ini, sehingga nantinya akan terbangun suatu sinergitas dan integritas yang baik dalam segi infrastruktur pendukung wisata maupun fasilitas lainnya terkait dengan amenitas dan atraksinya,” kunci Praseno. (Balladewa Setlight)

MANADOPOST.ID – Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) mulai melakukan penyusunan Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional (RIDPN)/Integrated Tourism Master Plan (ITMP) Manado-Likupang. Hal tersebut terbukti dengan dilakukannya Focus Group Discussion (FGD) III. Saat diwawancarai koran ini, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Sulut Praseno Hadi, membenarkan hal tersebut.

Menurut Praseno, kegiatan penyusunan tersebut bernilai penting dan strategis bagi semua pihak dalam pengembangan kawasan-kawasan pariwisata, dan memajukan pariwisata di daerah Sulut. “Saya memberikan apresiasi kepada jajaran

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang telah melaksanakan FGD III ini, dan memprakarsai penyusunan RIDPN/ITMP Manado-Likupang, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang,” tuturnya.

Praseno juga mengatakan bahwa, pariwisata Sulut memiliki pesona tersendiri yang khas. Sulut yang memiliki banyak destinasi menurut Praseno, baik yang sudah populer namanya maupun yang masih belum digarap optimal, harus mampu dimanfaatkan dengan baik. “Pariwisata Sulut telah menunjukkan kemajuan progresif dalam kurun waktu lima tahunterakhir, sebelum dilanda pandemik Covid-19. Memang tidak dipungkiri semenjak Covid-19, pariwisata Sulut menurun. Pandemik memang sangat memukul sektor pariwisata Sulut. Namun demikian, dengan kuatnya keyakinan akan prediksi bahwa sektor pariwisata adalah yang paling cepat pulih usai wabah Codix-19 ini,” bebernya.

Pemprov Sulut juga menurut Praseno, telah melakukan beberapa upaya dan strategi untuk mendukung percepatan bangkitnya sektor pariwisata. “Disadari upaya Pemerintah Daerah perlu akan panduan, sehingga upaya yang dilakukan mencapai sasaran yang lebih terarah. RIDPN/ITMP Manado-Likupang tentunya bernilai strategis menopang gerak langkah pembangunan sektor pariwisata di Sulut. Ya saya berharap penyusunan dokumen ini akan dilakukan dengan pendekatan terpadu dan menerapkan konsep empat pilar pembangunan pariwisata yang telah dijabarkan dalam Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Nasional (RIPPARNAS),” jelasnya.

Selain itu juga menurut Praseno, dapat dilakukan pendekatan komprehensif untuk seluruh aspek dan sektor pendukung pariwisata lainnya. Dalam rangkaian penyusunan RIDPN/ITMP Manado-Likupang, akan dilakukan pembahasan Hasil Analisis Muatan RIDPN/ITMP terkait tersedianya sumber daya dan daya tarik wisata, fasilitas pariwisata dan umum, aksesibilitas, kesiapan dan keterlibatan masyarakat, potensi pasar pariwisata dalam pembangunan daerah. “Sehingga menjadi patut untuk kita semua menaruh perhatian penuh terhadap FGD III ini, sehingga nantinya akan terbangun suatu sinergitas dan integritas yang baik dalam segi infrastruktur pendukung wisata maupun fasilitas lainnya terkait dengan amenitas dan atraksinya,” kunci Praseno. (Balladewa Setlight)

Most Read

Artikel Terbaru

/