alexametrics
25.4 C
Manado
Selasa, 21 September 2021
spot_img

Gubernur OD Percepat Herd Immunity Warga Sulut

MANADOPOST.ID – Program vaksinasi di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus digenjot. Bahkan kegiatan vaksinasi terus dimaksimalkan, guna membentuk kekebalan komunitas atau herd immunity warga Sulut. Selasa (7/9) kemarin juga, Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) secara virtual hadir dalam kegiatan vaksinasi serentak di rumah ibadah se-Indonesia, yang dibuka langsung Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo.

Berlokasi di Gereja GMIM Schwarz Sentrum Langowan Gubernur Sulut Olly Dondokambey didampingi Kapolda Irjan Nana Sudjana, Pagdam XIII/Merdeka Mayjen Wanti Mamahit, dan Bupati Minahasa Royke Roring memantau langsung pelaksanaan vaksinasi. Kegiatan vaksin merdeka pada kali ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia untuk provinsi Sulut dilaksanakan di 4 lokasi. Total ada 5.000 dosis vaksin disiapkan. 4 lokasi dimaksud yakni Masjid Awalfatul Mubin 2000 dosis, Gereja Katolik Hati Kudus 1.000 dosis, Gereja Sentrum Langowan 1.000 dosis dan Universitas De La Salle Manado 1.000 dosis.

Usai melakukan pemantauan, Gubernur OD mengungkapkan bahwa, langkah-langkah yang dilakukan Pemprov Sulut guna mengatasi pandemik sudah dilakukan secara maksimal. “Pemerintah juga melanjutkan kegiatan vaksinasi, untuk mempercepat terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok. Ya saya meminta kepada seluruh masyarakat Sulut untuk tetap patuh terhadap setiap kebijakan yang ada, menerapkan protokol kesehatan serta berkomitmen untuk terus berjuang bersama,” ungkapnya.

Gubernur OD juga menerangkan bahwa, kegiatan vaksinasi di daerah terus digenjot sehingga bisa mencapai target 1,2 juta penduduk tervaksin. “Iya kita sudah pasang target bahwa 1,2 juta penduduk bisa tervaksin sampai Desember mendatang. Ini kita lakukan agar, proses pemulihan di daerah semakin cepat terjadi,” tuturnya.

Gubernur OD juga berterima kasih atas sinergitas yang terjalin antara Pemprov Sulut dan TNI dalam kegiatan serbuan vaksin yang sampai saat ini terus dilakukan. “TNI/Polri itu memiliki peran penting dalam kesuksesan kegiatan vaksinasi di Sulut. Saya pikir, sinergitas kita berbuah manis. Dimana angka kegiatan vaksinasi di Sulut merupakan yang tertinggi di Indonesia. Kita sangat berharap bahwa sinergitas ini terus berjalan baik. Agar target 1,2 juta penduduk tervaksin, bisa dicapai,” ujarnya.

Gubernur OD juga mengungkapkan, dalam rangka percepatan mencapai herd immunity maka rata-rata kebutuhan vaksin Covid-19 adalah 12.000 dosis/hari. “Target 80 hari ke depan atau sampai dengan bulan November 2021 untuk capai kekebalan komunitas,” tuturnya.

Sementara itu Gubernur OD juga mengatakan bahwa sejauh ini, hasil evaluasi Sulut rata-rata vaksinasi Covid-19 selang 22–28 Agustus 2021 di Sulut untuk dosis 1 sebesar 2911 dosis/hari. “Sedangkan rata-rata dosis 2 sebesar 3266 dosis per hari. Jadi untuk mengejar herd immunity diperlukan rata-rata dosis vaksin yang lebih banyak. Pembetukan kekebalan akan terbentuk jika sudah mendapat vaksinasi dosis 1 dan dan dosis 2,” ungkapnya.

Jika hanya satu dosis saja menurut Gubernur OD, kekebalan atau antibodi yang terbentuk rendah hanya sekitar 10-20 persen saja. “Oleh karena itu diimbau kepada semua masyarakat agar dapat menerima vaksin Covid-19 secara lengkap yakni 2 dosis. Per 31 Agustus 2021 lalu, total suntikan vaksin Covid-19 di Sulut untuk dosis I, dosis II dan dosis III (untuk nakes) mencapai 1.157.049 suntikan. Rinciannya, untuk dosis I mencapai 813.643 orang atau 39,1 persen dari sasaran 2.080.685 orang. Sementara dosis II mencapai 336.550 orang atau baru 16.17 persen dari sasaran. Sedangkan pemberian vaksin dosis ketiga untuk nakes sebanyak 6.866 orang,” kuncinya. (Balladewa Setlight)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru