31.4 C
Manado
Selasa, 22 Juni 2021
spot_img

Koperasi Serba Usaha Diminta Tancap Gas

MANADOPOST.ID – Peningkatan ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), terus diseriusi. Bahkan untuk mewujudkan hal tersebut maka Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw langsung membuka grand opening Koperasi Konsumen Serba Usaha Berkat Sulut Hebat TP-PKK Sulut.

Saat diwawancarai koran ini, Wagub Kandouw menyampaikan apresiasi kepada pengurus koperasi yang langsung bergerak. “Saya minta untuk langsung tancap gas beroperasi, setelah dilantik pada bulan April lalu. Saya merasa salut, senang dan bangga atas usaha koperasi ini yang langsung tancap gas. Saat ini kami menjadi saksi dimana Koperasi Serba Usaha Berkat Sulut Hebat langsung tancap gas. Kelihatan sederhana tapi karena akses dan informasi ini bisa bernilai lebih,” sebutnya.

Wagub Kandouw juga berharap koperasi ini dapat langsung memiliki multiple efek, supaya dapat mencari jenis-jenis usaha yang lain. “Koperasi ini akan dapat berjalan lancar dan baik berkat pendampingan dari Dinas Koperasi ditambah dengan bantuan dari Kementerian Koperasi. Saya juga meminta agar Kadis Koperasi untuk dapat membimbing dan mengatur supaya koperasi ini mendapat bantuan fasilitas dari Kementerian sehingga dapat menjadi role model bagi koperasi-koperasi yang lain,” bebernya.

Karena sebagai soko guru perekonomian Indonesia, menurut Kandouw koperasi ini adalah model jalan pintas untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia. “Banyak selamat kepada direktur dan Manajer. Mudah-mudahan kegiatan tambah banyak, aset tambah banyak, untung juga semakin berlimpah-limpah. Koperasi harus terus berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Pemprov akan terus mensuport semua kegiatan peningkatan ekonomi,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Koperasi Koperasi Konsumen Serba Usaha Berkat Sulut Hebat TP-PKK Sulut Youke Besauw mengatakan bahwa tujuan didirikannya koperasi ini adalah untuk meningkatkan kesejahtaraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. “Bentuk usaha yang dijalankan yaitu usaha warung/toko sembako, mini market, warung serba ada yang menjual pakaian, tas, kacamata, kerajinan tangan yang berasal dari pengrajin lokal, serta kantin. Diungkapkan bahwa sumber dana berasal dari kebersamaan anggota serta pengurus yang berjumlah 41 orang,” tutupnya. (Balladewa Setlight)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru