29.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Dondokambey Jr Paparkan Geoposisi Sulut

MANADOPOST.ID – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang berhadapan Samudra Pasifik merupakan pintu bagi investasi. Geoposisi Sulut yang lebih dekat dengan negara-negara besar pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan pasifik menjadi keuntungan jika dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya atau Makasar.

Hal ini dijelaskan Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Sulut Rio Dondokambey. “Sulut ada di ujung dan berhadapan negara-negara ASIA Pasifik. Pelaku usaha besar itu seperti Jepang, Cina dan lain-lain kalau mau ke Indonesia, mau naik kendaraan apa saja, itu paling dekat masuk ke Sulut. Sehingga Sulut harus jadi pemain utama di industri Indonesia. Karena itu saya mengajak seluruh pengusaha Sulut agar tidak melepas kesempatan ini,” tuturnya.

Dondokambey Jr tersebut juga mengutarakan beberapa keuntungan jika Sulut jadi pemain utama di industri. Salah satunya adalah harga barang di wilayah Indonesia Timur seperti Papua dan Maluku akan lebih terjangkau. “Ini sejalan dengan mimpi Presiden Joko Widodo untuk membangun dari pinggiran. “Kenapa? Karena barang-barang masuk lewat Sulut, yang beli dari Papua, Maluku itu harganya jauh lebih murah. Pak Jokowi punya mimpi mewujudkan pemerataan pembangunan. Saya yakin, ketika Sulut bisa menjadi pemain utama industri tanah air, maka Sulut mewujudkan mimpi pak Jokowi,” ungkapnya.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulut ini mengapresiasi kedatangan Menteri Bahlil Lahadalia, yang dianggap sebagai idola para pengusaha muda Indonesia. Putra Gubernur Sulut Olly Dondokambey itu langsung meminta bantuan menteri agar mempromosikan Sulut kepada investor. “Bantulah kita di Sulut pak, dengan mengajak semakin banyak orang datang ke Sulut. Kadin sebagai mitra pemerintah, akan terus mendukung pelaku usaha, apapun keputusan dan rencana pemerintah dalam melakukan pengembangan disini. Tapi tentu kami butuh dukungan dari pemerintah pusat. Semoga semakin banyak investor,” tutupnya. (Balladewa Setlight)

MANADOPOST.ID – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang berhadapan Samudra Pasifik merupakan pintu bagi investasi. Geoposisi Sulut yang lebih dekat dengan negara-negara besar pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan pasifik menjadi keuntungan jika dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya atau Makasar.

Hal ini dijelaskan Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Sulut Rio Dondokambey. “Sulut ada di ujung dan berhadapan negara-negara ASIA Pasifik. Pelaku usaha besar itu seperti Jepang, Cina dan lain-lain kalau mau ke Indonesia, mau naik kendaraan apa saja, itu paling dekat masuk ke Sulut. Sehingga Sulut harus jadi pemain utama di industri Indonesia. Karena itu saya mengajak seluruh pengusaha Sulut agar tidak melepas kesempatan ini,” tuturnya.

Dondokambey Jr tersebut juga mengutarakan beberapa keuntungan jika Sulut jadi pemain utama di industri. Salah satunya adalah harga barang di wilayah Indonesia Timur seperti Papua dan Maluku akan lebih terjangkau. “Ini sejalan dengan mimpi Presiden Joko Widodo untuk membangun dari pinggiran. “Kenapa? Karena barang-barang masuk lewat Sulut, yang beli dari Papua, Maluku itu harganya jauh lebih murah. Pak Jokowi punya mimpi mewujudkan pemerataan pembangunan. Saya yakin, ketika Sulut bisa menjadi pemain utama industri tanah air, maka Sulut mewujudkan mimpi pak Jokowi,” ungkapnya.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulut ini mengapresiasi kedatangan Menteri Bahlil Lahadalia, yang dianggap sebagai idola para pengusaha muda Indonesia. Putra Gubernur Sulut Olly Dondokambey itu langsung meminta bantuan menteri agar mempromosikan Sulut kepada investor. “Bantulah kita di Sulut pak, dengan mengajak semakin banyak orang datang ke Sulut. Kadin sebagai mitra pemerintah, akan terus mendukung pelaku usaha, apapun keputusan dan rencana pemerintah dalam melakukan pengembangan disini. Tapi tentu kami butuh dukungan dari pemerintah pusat. Semoga semakin banyak investor,” tutupnya. (Balladewa Setlight)

Most Read

Artikel Terbaru

/