29.4 C
Manado
Sabtu, 13 Agustus 2022

Putra Sulut Resmi Duduki Kursi Startegis di Kemenkes

MANADOPOST.ID – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tak henti-hentinya mengorbitkan kader-kader terbaik di Indonesia. Kali ini, satu putra Sulut resmi menduduki kursi startegis di Kementerian Kesehatan (Kemnkes) Republik Indonesia (RI). Dia adalah Maxi Rondonuwu. Sebelumnya Maxi Rondonuwu hanya dipercayakan sebagai Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI.

Namun sekarang, atas prestasi dan kemampuan dalam pengendalian pandemik Covid-19, Rondonuwu yang merupakan mantan Kepala Dinas Kesehatan Daerah Sulut tersebut, resmi dipercayakan sebagai pejabat definitif Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI. Maxi Rondonuwu yang merupakan pejabat eselon I di Kemenkes tersebut mengucapkan banyak terima kasih atas suksesnya prosesi pelantikan sebagai pejabat definitif.

“Tentu saya sangat berterima kasih atas anugerahnya hari ini saya bisa dilantik sebagai Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI sesuai surat keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tanggal 6 Desember 2021. Saya bangga dan terharu sebagai orang dari daerah Sulut, bisa dipercayakan pada jabatan eselon I ini. Apalagi jabatan ini sangat strategis saat ini terkait penanganan pandemik Covid 19,” tuturnya.

Maxi Rondonuwu yang juga pernah menjabat sebagai Dirut RSUD Prof Kandou Manado tersebut, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Jokowi, Menteri Kesehatan serta Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD). “Memang saya sangat menyampailan terima kasih buat Pak Presiden Jokowi dan Pak Menkes serta pak Gubernur Sulut atas kepercayaan ini. Secara khusus saya menyampaikan terima kasih banyak dan salut buat pak Gubernur Sulut yang telah menyiapkan dan mengawal kader terbaik Sulut untuk berkiprah di nasional . Semoga teman-teman birokrat Sulut lainnya termotivasi ikut berkiprah di nasional,” bebernya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dengan sahnya Maxi Rondonuwu sebagai Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, dipastikan akan banyak keuntungan bagi daerah. Salah satunya makin maksimalnya penanganan pandemik Covid-19 dengan vaksinasi. “Sulut akan kita prioritaskan dalam penanganan pandemik Covid-19 khususnya cakupan vaksinasi. Kalau sudah hampir habis, akan langsung kita suplai. Apalagi Sulut ini kan adalah daerah yang sangat berkembang. Pembangunan pesat, pariwisata juga berkembang sangat pesat. Jadi pengendalian pandemik melalui cakupan vaksinasi sangat penting dilakukan. Jadi semua daerah juga akan leluasa untuk berkonsultasi dengan kita,” beber Rondonuwu.

PRESTASI: Maxi Rondonuwu bersama istri tercinta usai mendampingi dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan.

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) juga mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas dilantiknya Maxi Rondonuwu sebagai pejabat definitif Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI. “Sulut banyak kader birokrat berpretasi. Salah satunya Maxi Rondonuwu. Ini akan sangat menguntungkan bagi kita, jika ada pejabat tinggi di Kemenkes. Apalagi saat ini cakupan vaksinasi terus digenjot. Sehingga kalau habis, kita lebih mudah untuk meminta suplai lagi vaksinasi Covid-19 dari Pemerintah Pusat. Ini bukan hanya menguntungkan bagi Pemprov Sulut. Tapi juga untuk 15 kabupaten/kota,” ungkapnya.

Gubernur OD juga berharap Kemenkes melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI terus membangun sinergitas yang baik dengan Pemerintah Daerah. “Kalau sinergitas kita berjalan baik, maka upaya pengendalian pandemik akan lebih maksimal di daerah. Saya juga mendorong kepada semua birokrat di daerah agar terus menunjukkan kualitas pelayanan. Karena memang saat ini peluang untuk menduduki kursi eselon I sangat terbuka bagi kita. Jadi kalau PNS berprestasi, akan kita dorong sampai menduduki kursi startegis di Pemerintah Pusat,” kuncinya. (Balladewa Setlight)

MANADOPOST.ID – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tak henti-hentinya mengorbitkan kader-kader terbaik di Indonesia. Kali ini, satu putra Sulut resmi menduduki kursi startegis di Kementerian Kesehatan (Kemnkes) Republik Indonesia (RI). Dia adalah Maxi Rondonuwu. Sebelumnya Maxi Rondonuwu hanya dipercayakan sebagai Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI.

Namun sekarang, atas prestasi dan kemampuan dalam pengendalian pandemik Covid-19, Rondonuwu yang merupakan mantan Kepala Dinas Kesehatan Daerah Sulut tersebut, resmi dipercayakan sebagai pejabat definitif Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI. Maxi Rondonuwu yang merupakan pejabat eselon I di Kemenkes tersebut mengucapkan banyak terima kasih atas suksesnya prosesi pelantikan sebagai pejabat definitif.

“Tentu saya sangat berterima kasih atas anugerahnya hari ini saya bisa dilantik sebagai Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI sesuai surat keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tanggal 6 Desember 2021. Saya bangga dan terharu sebagai orang dari daerah Sulut, bisa dipercayakan pada jabatan eselon I ini. Apalagi jabatan ini sangat strategis saat ini terkait penanganan pandemik Covid 19,” tuturnya.

Maxi Rondonuwu yang juga pernah menjabat sebagai Dirut RSUD Prof Kandou Manado tersebut, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Jokowi, Menteri Kesehatan serta Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD). “Memang saya sangat menyampailan terima kasih buat Pak Presiden Jokowi dan Pak Menkes serta pak Gubernur Sulut atas kepercayaan ini. Secara khusus saya menyampaikan terima kasih banyak dan salut buat pak Gubernur Sulut yang telah menyiapkan dan mengawal kader terbaik Sulut untuk berkiprah di nasional . Semoga teman-teman birokrat Sulut lainnya termotivasi ikut berkiprah di nasional,” bebernya.

Dengan sahnya Maxi Rondonuwu sebagai Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, dipastikan akan banyak keuntungan bagi daerah. Salah satunya makin maksimalnya penanganan pandemik Covid-19 dengan vaksinasi. “Sulut akan kita prioritaskan dalam penanganan pandemik Covid-19 khususnya cakupan vaksinasi. Kalau sudah hampir habis, akan langsung kita suplai. Apalagi Sulut ini kan adalah daerah yang sangat berkembang. Pembangunan pesat, pariwisata juga berkembang sangat pesat. Jadi pengendalian pandemik melalui cakupan vaksinasi sangat penting dilakukan. Jadi semua daerah juga akan leluasa untuk berkonsultasi dengan kita,” beber Rondonuwu.

PRESTASI: Maxi Rondonuwu bersama istri tercinta usai mendampingi dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan.

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) juga mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas dilantiknya Maxi Rondonuwu sebagai pejabat definitif Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI. “Sulut banyak kader birokrat berpretasi. Salah satunya Maxi Rondonuwu. Ini akan sangat menguntungkan bagi kita, jika ada pejabat tinggi di Kemenkes. Apalagi saat ini cakupan vaksinasi terus digenjot. Sehingga kalau habis, kita lebih mudah untuk meminta suplai lagi vaksinasi Covid-19 dari Pemerintah Pusat. Ini bukan hanya menguntungkan bagi Pemprov Sulut. Tapi juga untuk 15 kabupaten/kota,” ungkapnya.

Gubernur OD juga berharap Kemenkes melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI terus membangun sinergitas yang baik dengan Pemerintah Daerah. “Kalau sinergitas kita berjalan baik, maka upaya pengendalian pandemik akan lebih maksimal di daerah. Saya juga mendorong kepada semua birokrat di daerah agar terus menunjukkan kualitas pelayanan. Karena memang saat ini peluang untuk menduduki kursi eselon I sangat terbuka bagi kita. Jadi kalau PNS berprestasi, akan kita dorong sampai menduduki kursi startegis di Pemerintah Pusat,” kuncinya. (Balladewa Setlight)

Most Read

Artikel Terbaru

/