alexametrics
24.4 C
Manado
Minggu, 29 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Putra Bhayangkara Asal Minsel Jadi Korban Tanah Longsor

MANADOPOST.ID- Duka mendalam dirasakan keluarga besar kepolisian Polda Sulut. Pasalnya, salah satu putra Bhayangkaranya harus meregang nyawa dalam Bencana Alam Tanah Longsor yang terjadi di Asrama Polisi Paal 4, Sabtu (16/1) sore tadi.

Korban bernama Aiptu Kifny Kawulur (49) merupakan warga asli Desa Picuan. Salah satu saudara korban di Desa Picuan Sampel Kasenda membenarkan kalau almarhum merupakan warga Picuan.

“Iya benar, korban orang Picuan asli dan salah satu warga kampung yang sangat dikenal masyarakat. Kalau orang tuanya memang dahulu tinggal di kampung, tapi sekarang sudah menetap di Tumpaan,” jelasnya sembari menambahkan menurut info keluarga kalau jenazah akan disemayamkan di Tumpaan.

Diketahui, korban merupakan satu dari tiga korban meninggal akibat bencana tanah longsor. Informasi diterima, sebelum kejadian, korban sedang berusaha memperbaiki bagian dapur yang dimasuki air.

Tapi kemudiam, tebing tanah di belakang rumah longsor menimpah korban. Sekira 30 menit kemudian, korban baru bisa dikeluarkan dari tumpukan tanah dan dilarikan RS Bhayangkara.(rgm)

MANADOPOST.ID- Duka mendalam dirasakan keluarga besar kepolisian Polda Sulut. Pasalnya, salah satu putra Bhayangkaranya harus meregang nyawa dalam Bencana Alam Tanah Longsor yang terjadi di Asrama Polisi Paal 4, Sabtu (16/1) sore tadi.

Korban bernama Aiptu Kifny Kawulur (49) merupakan warga asli Desa Picuan. Salah satu saudara korban di Desa Picuan Sampel Kasenda membenarkan kalau almarhum merupakan warga Picuan.

“Iya benar, korban orang Picuan asli dan salah satu warga kampung yang sangat dikenal masyarakat. Kalau orang tuanya memang dahulu tinggal di kampung, tapi sekarang sudah menetap di Tumpaan,” jelasnya sembari menambahkan menurut info keluarga kalau jenazah akan disemayamkan di Tumpaan.

Diketahui, korban merupakan satu dari tiga korban meninggal akibat bencana tanah longsor. Informasi diterima, sebelum kejadian, korban sedang berusaha memperbaiki bagian dapur yang dimasuki air.

Tapi kemudiam, tebing tanah di belakang rumah longsor menimpah korban. Sekira 30 menit kemudian, korban baru bisa dikeluarkan dari tumpukan tanah dan dilarikan RS Bhayangkara.(rgm)

Most Read

Artikel Terbaru

/