25.4 C
Manado
Rabu, 29 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Gubernur OD Targetkan Dua Bendungan Tuntas Tahun Ini

- Advertisement -

MANADOPOST.ID— Pembangunan dua bendungan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mulai menunjukkan titik terang. Pasalnya dua bendungan yakni Bendungan Kuwil di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dan Bendungan Lolak, di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) sudah hampir tuntas.

2 bendungan tersebut ditargetkan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey (OD) rampung tahun ini. Gubernur OD mengatakan, Bendungan Kuwil di Kabupaten Minut dan Bendungan Lolak di Bolmong, ditargetkan akan diresmikan tahun ini.

“Kita target tahun ini rampung untuk 2 bendungan ini. Dan rencananya akan diresmikan oleh Presiden Jokowi. Saya sudah bertemu pihak Balai untuk berdiskusi masalah ini. Dan memang progresnya sudah sangat baik. Jadi memang kita targetkan tahun ini 2 bendungan yang merupakan megaproyek nasional, bisa tuntas dan diresmikan,” tuturnya.

Meski demkian Gubernur OD memastikan akan segera meninjau progres penyelesaian bendungan tersebut.

- Advertisement -

“Pertama, kita masih melihat progres penyelesaian kedua bendungan ini. Kita cek ada permasalahan-permasalahan apa. Misalnya kalau di Bendungan Lolak, Bolmong, ada bidang tanah yang belum tuntas pembebasannya. Kedua, di bendungan Kuwil, Minut ada masalah teknis pengerasan tanahnya. Karena masalah teknis tidak bisa dikerjakan terburu-buru. Selain itu juga infrastruktur penunjang seperti jalan-jalan penghubung ke bendungan dipastikan akan segera selesai. Ini akan dimatangkan semua dengan balai jalan dan dinas terkait,” bebernya.

Gubernur menerangkan dua bendungan ini, merupakan proyek yang didanai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan utamanya diperuntukkan untuk pengendalian banjir Kota Manado dan sekitarnya untuk debit banjir 470 m3/detik, dimana Kota Manado pernah mengalami banjir bandang pada tahun 2014. Bendungan Kuwil saat ini progresnya sudah 76,3 persen kira-kira bulan Agustus 2022 sudah bisa diisi air atau impounding. Satu lagi bendungan di Sulut yang akan selesai di tahun 2022 adalah Bendungan Lolak dengan progres yang lebih besar sekitar 89 persen,” ungkapnya.

Di samping pengendalian banjir, Bendungan Kuwil Kawangkoan juga menurut Gubernur OD, akan dimanfaatkan sebagai penyediaan air baku untuk Kota Manado, Kupaten Minahasa Utara, Kota Bitung dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung sebesar 4.500 liter/detik, PLTM dengan kapasitas 2 x 0,70 MW serta pengembangan pariwisata.

“Bendungan Kuwil Kawangkoan memiliki kapasitas tampung 23,37 juta m3 dan luas genangan 139 hektare. Bendungan ini dibangun sejak 2016 dengan total biaya konstruksi Rp 1,9 triliun yang terbagi menjadi tiga paket pekerjaan konstruksi. Untuk paket pertama, pembangunannya dikerjakan oleh PT Wijaya Karya-DMT, KSO, paket dua dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero) Tbk, dan paket ketiga dikerjakan oleh PT Wijaya Karya-Nindya, KSO,” kuncinya. (ewa)

MANADOPOST.ID— Pembangunan dua bendungan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mulai menunjukkan titik terang. Pasalnya dua bendungan yakni Bendungan Kuwil di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dan Bendungan Lolak, di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) sudah hampir tuntas.

2 bendungan tersebut ditargetkan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey (OD) rampung tahun ini. Gubernur OD mengatakan, Bendungan Kuwil di Kabupaten Minut dan Bendungan Lolak di Bolmong, ditargetkan akan diresmikan tahun ini.

“Kita target tahun ini rampung untuk 2 bendungan ini. Dan rencananya akan diresmikan oleh Presiden Jokowi. Saya sudah bertemu pihak Balai untuk berdiskusi masalah ini. Dan memang progresnya sudah sangat baik. Jadi memang kita targetkan tahun ini 2 bendungan yang merupakan megaproyek nasional, bisa tuntas dan diresmikan,” tuturnya.

Meski demkian Gubernur OD memastikan akan segera meninjau progres penyelesaian bendungan tersebut.

“Pertama, kita masih melihat progres penyelesaian kedua bendungan ini. Kita cek ada permasalahan-permasalahan apa. Misalnya kalau di Bendungan Lolak, Bolmong, ada bidang tanah yang belum tuntas pembebasannya. Kedua, di bendungan Kuwil, Minut ada masalah teknis pengerasan tanahnya. Karena masalah teknis tidak bisa dikerjakan terburu-buru. Selain itu juga infrastruktur penunjang seperti jalan-jalan penghubung ke bendungan dipastikan akan segera selesai. Ini akan dimatangkan semua dengan balai jalan dan dinas terkait,” bebernya.

Gubernur menerangkan dua bendungan ini, merupakan proyek yang didanai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan utamanya diperuntukkan untuk pengendalian banjir Kota Manado dan sekitarnya untuk debit banjir 470 m3/detik, dimana Kota Manado pernah mengalami banjir bandang pada tahun 2014. Bendungan Kuwil saat ini progresnya sudah 76,3 persen kira-kira bulan Agustus 2022 sudah bisa diisi air atau impounding. Satu lagi bendungan di Sulut yang akan selesai di tahun 2022 adalah Bendungan Lolak dengan progres yang lebih besar sekitar 89 persen,” ungkapnya.

Di samping pengendalian banjir, Bendungan Kuwil Kawangkoan juga menurut Gubernur OD, akan dimanfaatkan sebagai penyediaan air baku untuk Kota Manado, Kupaten Minahasa Utara, Kota Bitung dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung sebesar 4.500 liter/detik, PLTM dengan kapasitas 2 x 0,70 MW serta pengembangan pariwisata.

“Bendungan Kuwil Kawangkoan memiliki kapasitas tampung 23,37 juta m3 dan luas genangan 139 hektare. Bendungan ini dibangun sejak 2016 dengan total biaya konstruksi Rp 1,9 triliun yang terbagi menjadi tiga paket pekerjaan konstruksi. Untuk paket pertama, pembangunannya dikerjakan oleh PT Wijaya Karya-DMT, KSO, paket dua dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero) Tbk, dan paket ketiga dikerjakan oleh PT Wijaya Karya-Nindya, KSO,” kuncinya. (ewa)

Most Read

Artikel Terbaru

/