29.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

Tower Emergency Beroperasi, PLN Komit Terus Jaga Keandalan Pasokan Listrik

MANADOPOST.ID- Sebanyak 80 Teknisi PLN turun langsung dalam pembangunan Tower Emergency Restoration System (ERS).

ERS ini sebagai langkah awal perbaikan tower transmisi yang roboh akibat luapan arus sungai pasca curah hujan tinggi di wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo pada 4 September 2021 lalu. Pembangunan ini telah selesai 100 persen, dengan ditandai masuknya kembali tegangan (Energize) pada jalur Transmisi Poso – Sidera.

ERS merupakan upaya PLN dalam menjaga kontinuitas dan keandalan pasokan listrik pada jalur transmisi Poso – Sidera yang merupakan jalur transmisi vital penghubung sistem kelistrikan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo, Leo Basuki, mengungkapkan pasca terjadinya gangguan tower tersebut, pihaknya terus berkoordinasi secara intens dengan Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi untuk memperbaiki kerusakan yang timbul tersebut dengan cepat sehingga pendistribusian tenaga listrik untuk pelanggan dapat berjalan normal.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Puji Syukur dengan kerja keras dan sinergitas, PLN berhasil mengoperasikan tower emergency yang berdampak positif berupa kembalinya tegangan pada jalur transmisi Poso – Sidera. Kami bersama Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi selalu siaga sepenuhnya agar tenaga listrik dapat dirasakan oleh pelanggan tanpa adanya gangguan,” ujar Basuki

Ditempat terpisah, General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi, Munawwar Furqan, mengungkapkan pembangunan tower ERS berjalan tepat waktu dengan mengupayakan seminimal mungkin dampak kepada pelanggan.

“Tim di lapangan telah bekerja keras sejak 11 hari yang lalu, pembangunan tower ERS akan menggantikan peran sementara tower transmisi yang mengalami kerusakan, semua berjalan sesuai schedule yang telah kita buat. Kami bersyukur dapat selesai tepat waktu dan dapat mengupayakan seminimal mungkin dampak kepada pelanggan khususnya dalam pekerjaan pemindahan konduktur dari tower lama ke tower yang baru,” terang Munawwar.

Ia mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan ketika musim hujan dan terjadi banjir. “Masyarakat dapat melaporkan potensi bahaya dan gangguan kelistrikan melalui aplikasi New PLN Mobile demi kemudahan layanan kapan saja dan dimana saja,” tutupnya. (lina)

MANADOPOST.ID- Sebanyak 80 Teknisi PLN turun langsung dalam pembangunan Tower Emergency Restoration System (ERS).

ERS ini sebagai langkah awal perbaikan tower transmisi yang roboh akibat luapan arus sungai pasca curah hujan tinggi di wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo pada 4 September 2021 lalu. Pembangunan ini telah selesai 100 persen, dengan ditandai masuknya kembali tegangan (Energize) pada jalur Transmisi Poso – Sidera.

ERS merupakan upaya PLN dalam menjaga kontinuitas dan keandalan pasokan listrik pada jalur transmisi Poso – Sidera yang merupakan jalur transmisi vital penghubung sistem kelistrikan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo, Leo Basuki, mengungkapkan pasca terjadinya gangguan tower tersebut, pihaknya terus berkoordinasi secara intens dengan Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi untuk memperbaiki kerusakan yang timbul tersebut dengan cepat sehingga pendistribusian tenaga listrik untuk pelanggan dapat berjalan normal.

“Puji Syukur dengan kerja keras dan sinergitas, PLN berhasil mengoperasikan tower emergency yang berdampak positif berupa kembalinya tegangan pada jalur transmisi Poso – Sidera. Kami bersama Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi selalu siaga sepenuhnya agar tenaga listrik dapat dirasakan oleh pelanggan tanpa adanya gangguan,” ujar Basuki

Ditempat terpisah, General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi, Munawwar Furqan, mengungkapkan pembangunan tower ERS berjalan tepat waktu dengan mengupayakan seminimal mungkin dampak kepada pelanggan.

“Tim di lapangan telah bekerja keras sejak 11 hari yang lalu, pembangunan tower ERS akan menggantikan peran sementara tower transmisi yang mengalami kerusakan, semua berjalan sesuai schedule yang telah kita buat. Kami bersyukur dapat selesai tepat waktu dan dapat mengupayakan seminimal mungkin dampak kepada pelanggan khususnya dalam pekerjaan pemindahan konduktur dari tower lama ke tower yang baru,” terang Munawwar.

Ia mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan ketika musim hujan dan terjadi banjir. “Masyarakat dapat melaporkan potensi bahaya dan gangguan kelistrikan melalui aplikasi New PLN Mobile demi kemudahan layanan kapan saja dan dimana saja,” tutupnya. (lina)

Most Read

Artikel Terbaru

/