28.9 C
Manado
Jumat, 27 November 2020

Gelar Ibadah Syukur HUT ke-59 di Tondano, Olly Cerita Kisah Bertemu Jodoh

MANADO- Sukacita tengah melingkupi Keluarga Dondokambey-Tamuntuan. Sang kepala keluarga, Olly Dondokambey SE, hari ini (18/11) membilang usia 59 tahun. Sebagai ungkapan syukur, digelar ibadah syukur sederhana di Tondano.

Saat menyampaikan kesaksian, Olly mengaku sangat berbahagia. “Karena pas jam 12 pasang lilin, tiup lilin, dengar khotbah tentang nabi nuh yang berjalan dengan gelombang di atas kapal. Nah itulah perjalanan hidup kita. Tapi Tuhan selalu memberikan jalan,” tutur gubernur Sulut yang sementara cuti kampanye ini.

Olly melanjutkan, banyak mujizat terjadi di keluarganya. Adanya pandemi Covid-19 pun dirinya bersyukur. “Karena kalau tidak ada Covid-19, kami sekeluarga jarang bertemu. Ulang tahun kali ini, pas semua anggota keluarga berkumpul. Jadi bersyukur, di saat ada banyak kekhawatiran, ada banyak juga sukacita,” ungkapnya.

Di kesempatan tersebut, calon gubernur Sulut nomor urut 3 ini juga bercerita perjalanan cintanya dengan sang istri tercinta, Rita Tamuntuan. “Dulu istri di Mando, saya di Jakarta. Kebetulan mau liburan ke Jakarta naik KM Kambuna, kamar istri bersebelahan dengan kamar mami (ibu, red) saya. Jadi yang duluan kenal istri mami, bukan saya,” ceritanya.

Di Makassar sang mami telepon Olly minta dijemput. “Ngana musti jemput, ada nona-nona banya,” kata Olly menirukan perkataan sang mami. Dia pun menyanggupi permintaan tersebut. Tapi, dirinya dan sang istri tak bertemu di pelabuhan. “Tapi memang namanya jodoh. Pas ke gereja, saya lihat. Eh sapa ini cewek baru ini? Jadi ketemunya di gereja. Pulang rumah, mami cerita rumah istri waktu itu dekat rumah kami. Jadi jodoh ya jodoh. Pasti bertemu. Ketika pulang Manado, langsung melamar ibu Rita,” katanya sembari menambahkan, sejak bertemu sang istri hingga saat ini dia membilang usia 59 tahun, itu semua adalah berkat Tuhan.

Olly menambahkan, dulu sang istri sempat tak merestuinya maju sebagai gubernur. “Dulu sempat pingsan pas dengar saya mau maju calon gubernur. Jadi saat itu batal mencalonkan diri. Bu Mega marah-marah. Kata beliau, yang ketua umum dia bukan ibu Rita. Tapi saya bilang, mohon maaf bu, istri saya pingsan. Stres karena saya mau jadi calon gubernur. Itu rencana Tuhan, tidak jadi waktu mencalonkan diri itu. Mungkin maksud Tuhan nanti berikut. Betul, pencalonan berikut mulus, tidak ada hambatan sampai hari ini,” tandasnya.(*)

-

Artikel Terbaru

Tiga Tahun,  Pemkab Bagikan 11.819 Sertifikat Tanah

MANADOPOST.ID---Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Selatan (Bolsel) berhasil membagikan sertifikat tanah gratis kurang lebih 11.819 sertifikat.

Kotamobagu Akan Terapkan Elektronifikasi Transaksi Pemda

MANADOPOST.ID--Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kotamobagu, Ahmad Yani Umar, mengatakan pemerintah akan mengeluarkan regulasi Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Bolmong Mulai Salurkan Bantuan Bantuan Tahap VII

MANADOPOST.ID--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) kembali menyalurkan Bantuan tahap VII bagi masyarakat terdampak akibat pandemi Covid-19.

1.600 Tenaga Kerja Tercover BPJS Ketenagakerjaan

MANADOPOST.ID—Untuk melindungi tenaga kerja baik formal maupun informal, Pemkab Sangihe melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sangihe mengakomodir 1.600 tenaga kerja dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Tahun Depan Pembangunan Depot Pertamina Talaud Running

MANADOPOST.ID-- Pembangunan Depot Pertamina di Talaud direncanakan running tahun  depan. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Drs Moktar Arunde Parapaga.