31.4 C
Manado
Sabtu, 20 Agustus 2022

Cuaca Ekstrim Akibatkan Pasokan Listrik Terhenti, PLN Gerak Cepat Penormalan

MANADOPOST.ID- Minggu kemarin (18/4) beberapa daerah di Sulut mengalami pemadaman aliran listrik sementara.

Terputusnya aliran listrik sebagian pelanggan tersebut diakibatkan indikasi gangguan yang disebabkan cuaca ekstrim, sehingga sebanyak 439 Gardu Disitribusi dan 13 penyulang di Manado, sebagian Minahasa Utara/Likupang dan Kotamobagu perlu dilakukan pemulihan.

PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Suluttenggo pun bersama Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manado bertindak cepat untuk mengatasi putusnya aliran listrik tersebut.

General Manager PLN UIW Suluttenggo, Leo Basuki menerangkan, sejak terdeteksi terhentinya pasokan tenaga listrik, Tim PLN segera melakukan identifikasi sumber gangguan dan segera melakukan upaya pengamanan dan upaya penormalan pada daerah terdampak.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Saat ini tim dari PLN UP3 Manado tengah mengamankan titik gangguan, termasuk adanya pohon roboh yang mengenai Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) yang sedang dilakukan perbaikan,” tambahnya.

Tim recovery PLN berupaya secepatnya untuk melakukan penormalan sistem kelistrikan, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali pulih. Hingga pukul 21.00 WITA, sebanyak 223 Gardu Distribusi berhasil dinormalkan sehingga 24.753 Pelanggan dapat kembali menikmati listrik dari Total 439 Gardu  dan 48.279 pelanggan yang terdampak.

Dikatakan Basuki, upaya penormalan langsung dilakukan oleh PLN dengan SOP pengalihan beban untuk meminimalisir luasnya daerah terdampak, salah satunya dengan melakukan manuver memberikan pembebanan pada GI yang terganggu secara bertahap.

Masyarakat juga dapat melaporkan potensi bahaya dan gangguan kelistrikan melalui Contact center PLN 123 yang dapat diakses lewat telepon (kode area) 123, media sosial Facebook di PLN 123, Twitter di @pln_123, instagram @pln123_official, email di pln123@pln.co.id, atau melalui aplikasi one-stop service, PLN Mobile demi kemudahan layanan kapan saja dan dimana saja. (Lina Pendong)

MANADOPOST.ID- Minggu kemarin (18/4) beberapa daerah di Sulut mengalami pemadaman aliran listrik sementara.

Terputusnya aliran listrik sebagian pelanggan tersebut diakibatkan indikasi gangguan yang disebabkan cuaca ekstrim, sehingga sebanyak 439 Gardu Disitribusi dan 13 penyulang di Manado, sebagian Minahasa Utara/Likupang dan Kotamobagu perlu dilakukan pemulihan.

PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Suluttenggo pun bersama Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manado bertindak cepat untuk mengatasi putusnya aliran listrik tersebut.

General Manager PLN UIW Suluttenggo, Leo Basuki menerangkan, sejak terdeteksi terhentinya pasokan tenaga listrik, Tim PLN segera melakukan identifikasi sumber gangguan dan segera melakukan upaya pengamanan dan upaya penormalan pada daerah terdampak.

“Saat ini tim dari PLN UP3 Manado tengah mengamankan titik gangguan, termasuk adanya pohon roboh yang mengenai Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) yang sedang dilakukan perbaikan,” tambahnya.

Tim recovery PLN berupaya secepatnya untuk melakukan penormalan sistem kelistrikan, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali pulih. Hingga pukul 21.00 WITA, sebanyak 223 Gardu Distribusi berhasil dinormalkan sehingga 24.753 Pelanggan dapat kembali menikmati listrik dari Total 439 Gardu  dan 48.279 pelanggan yang terdampak.

Dikatakan Basuki, upaya penormalan langsung dilakukan oleh PLN dengan SOP pengalihan beban untuk meminimalisir luasnya daerah terdampak, salah satunya dengan melakukan manuver memberikan pembebanan pada GI yang terganggu secara bertahap.

Masyarakat juga dapat melaporkan potensi bahaya dan gangguan kelistrikan melalui Contact center PLN 123 yang dapat diakses lewat telepon (kode area) 123, media sosial Facebook di PLN 123, Twitter di @pln_123, instagram @pln123_official, email di pln123@pln.co.id, atau melalui aplikasi one-stop service, PLN Mobile demi kemudahan layanan kapan saja dan dimana saja. (Lina Pendong)

Most Read

Artikel Terbaru

/