24.4 C
Manado
Selasa, 16 Agustus 2022

Siklon Tropis Surigae Bergerak Menjauhi Wilayah Indonesia

MANADOPOST.ID— Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), memperkirakan intensitas Siklon Tropis Surigae dalam 24 jam ke depan akan melemah dan bergerak ke arah utara menjauhi wilayah Indonesia.

“Siklon Tropis Surigae terpantau berada di Samudera Pasifik timur Filipina, sekitar 1.140 km sebelah utara Tahuna. Bergerak ke arah barat – barat laut dengan kecepatan 9 km/jam menjauhi wilayah Indonesia,” info BMKG lewat akun Instagramnya, Senin pagi (19/4).

Sementara itu BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi. Peringatan dini itu 20 April jam 08:00 WITA – 21 April jam 08:00 WITA.

“Typhoon (TY) “SURIGAE” (895 hPa) pada koordinat 13.1 LU dan 127.7 BT. Kecepatan angin maksimum pada pusat siklon 120 knot, bergerak ke arah Barat Laut sebesar 8 knot. Kondisi ini menyebabkan terbentuknya awan konvektif serta meningkatnya kecepatan angin dan tinggi gelombang laut di sekitar perairan Sulawesi Utara. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Daya – Barat Laut dengan kecepatan 8 – 25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Tenggara – Selatan dengan kecepatan 6 – 20 knot,” jelas surat yang ditandatangani Prakirawan Audia AA, Senin (19,4).

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Tinggi gelombang 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di perairan Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, Laut Maluku bagian Utara, dan Laut Sulawesi. Masyarakat dan kapal-kapal di wilayah itu, diharapkan mempertimbangkan kondisi tersebut.(mpid)

MANADOPOST.ID— Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), memperkirakan intensitas Siklon Tropis Surigae dalam 24 jam ke depan akan melemah dan bergerak ke arah utara menjauhi wilayah Indonesia.

“Siklon Tropis Surigae terpantau berada di Samudera Pasifik timur Filipina, sekitar 1.140 km sebelah utara Tahuna. Bergerak ke arah barat – barat laut dengan kecepatan 9 km/jam menjauhi wilayah Indonesia,” info BMKG lewat akun Instagramnya, Senin pagi (19/4).

Sementara itu BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi. Peringatan dini itu 20 April jam 08:00 WITA – 21 April jam 08:00 WITA.

“Typhoon (TY) “SURIGAE” (895 hPa) pada koordinat 13.1 LU dan 127.7 BT. Kecepatan angin maksimum pada pusat siklon 120 knot, bergerak ke arah Barat Laut sebesar 8 knot. Kondisi ini menyebabkan terbentuknya awan konvektif serta meningkatnya kecepatan angin dan tinggi gelombang laut di sekitar perairan Sulawesi Utara. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Daya – Barat Laut dengan kecepatan 8 – 25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Tenggara – Selatan dengan kecepatan 6 – 20 knot,” jelas surat yang ditandatangani Prakirawan Audia AA, Senin (19,4).

Tinggi gelombang 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di perairan Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, Laut Maluku bagian Utara, dan Laut Sulawesi. Masyarakat dan kapal-kapal di wilayah itu, diharapkan mempertimbangkan kondisi tersebut.(mpid)

Most Read

Artikel Terbaru

/