alexametrics
30.4 C
Manado
Jumat, 3 Desember 2021
spot_img

PNS Kabupaten/Kota Potensi Jadi Kadis di Pemprov, Apa Saja Jabatannya?

MANADOPOST.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) kembali membuka seleksi untuk posisi eselon II dengan jabatan Kepala dinas (Kadis). Bahkan saat ini Pemprov Sulut membuka seleksi untuk empat posisi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulut Femmy Suluh, Rabu (19/5) siang, saat ditemui. Dalam seleksi tersebut membuka peluang bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di 15 kabupaten/kota untuk menjadi Kadis di Pemprov Sulut.

“Kalau dari kabupaten/kota, tentu sangat bisa. Karena ini kan seleksi terbuka. Yang penting memenuhi syarat, bisa ikut seleksi. Dan seleksi tersebut sudah mulai kita buka. Nanti bisa menghubungi BKD Provinsi Sulut untuk mengakses informasi terkait seleksi terbuka ini,” tuturnya.

Suluh juga mengatakan bahwa, untuk jabatan yang dibuka saat ini adalah Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Kepala Dinas Kebudayaan Daerah.

“Empat jabatan ini sudah diumumkan untuk dilakukan seleksi. Dan pendaftaran nantinya sampai Jumat. Jadi siapa yang merasa telah memenuhi syarat untuk mengisi jabatan-jabatan tersebut, maka langsung saja mendaftarkan diri,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw menegaskan, bahwa sekarang Pemprov Sulut sudah menerapkan merit sistem. Dimana menurut Kandouw, semua posisi yang akan didapatkan para pejabat dan PNS lain yaitu berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar.

“Sekarang kita menggunakan merit sistem. Jadi kita nilai mereka melalui prestasi yang ditunjukan. Jadi dalam penempatan jabatan, tentu kita mengacu ke merit sistem ini. Sekarang, tidak ada lagi istilah siapa dekat api dia yang panas atau mendapatkan jabatan. Semua kita lihat dari apa yang dirinya kerjakan. Jika mampu, maka kita akan promosi. Kalau tidak, ya tentu silahkan minggir saja,” tegasnya.

Kandouw juga mengatakan, sesuai kemauan dan instruksi gubernur. Semua pejabat yang mampu menunjukan prestasi dan capaian kinerja, maka akan mendapatkan penghargaan. Dan penghargaan tersebut, menurutnya akan dijadikan sebagai budaya kerja. Karena itu, dirinya meminta agar semua pejabat dan PNS yang berada di lingkup Pemprov harus bekerja secara maksimal, dan tunjukan capaian yang ada.

“Kita sekarang, menjadikan penghargaan sebagai budaya. Berprestasi, maka ada penghargaan. Kalau tidak, ya berarti tidak bisa bersama. Kan banyak kader-kader birokrasi di Pemprov yang berkualitas. Dan kita mencari yang paling terbaik untuk bekerja bersama dalam mensejahterakan rakyat Sulut. Prioritas dan kerja kita masih banyak. Jadi kita cari yang mampu menunjukan prestasi,” tutupnya. (Balladewa Setlight)

spot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru