32.4 C
Manado
Jumat, 12 Agustus 2022

BP2MI Rakornis di Manado, Benny Rhamdani: PMI Bakal Bawa Surat Kehormatan Negara

MANADO— Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) gelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) penguatan tata kelola penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) 2020 di Manado, Sulawesi Utara terhitung mulai 21 hingga 23 November yang digelar di Sintesa Peninsula Hotel Manado, yang siang tadi secara virtual resmi dibuka oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengungkapkan, Rakornis penting dan strategis. Sinergi melalui kerja-kerja bersama, kolaboratif dan koordinatif antar kementerian dan lembaga. “Termasuk unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Ini akan semakin memperkuat pelindungan PMI secara menyeluruh,” ungkapnya.

Kata dia, Rakornis BP2MI dilaksanakan untuk memperkuat sinergitas pemerintah Pusat dan daerah dalam rangka penguatan tata kelola penempatan dan pelindungan PMI. “Sesuai arahan Presiden bahwa Pelindungan kepada PMI harus diberikan secara menyeluruh mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki,” imbuhnya.

Lanjutnya, pekerja migran Indonesia (PMI) selama ini dalam banyak kasus masih ada yang mendapat pelayanan tidak memuaskan, terpinggirkan dan diabaikan. “Persepsi publik terhadap PMI harus kita rubah. bahwa mereka adalah pahlawan Devisa,” ajaknya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dia menambahkan kedepan, setiap PMI akan membawa surat kehormatan negara yang berlogo indonesia. Untuk memastikan pemenuhan hak pekerja migran atas nama negara.

“Didalamnya termasuk terhindar dari berbagai eksploitasi dan kekerasan. Mereka kedepan tidak hanya sebagai PMI namun juga sebagai duta pariwisata luar negeri kita,” tandasnya.

Diketahui hadir secara virtual, Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler, Kemenlu, Andy Rachmianto, Tenaga Ahli Utama Kedeputian III, Kantor Staf Presiden (KSP) Fajar Dwi Wisnuwardhani, Satgas Pemberantasan Sindikat Pengiriman Ilegal PMI Komjen Suhardi Alius, Marzuki Darusman, dan Mas Ahmad Santosa. Turut hadir mendampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Sulut, Erny Tumundo.

Rakornis BP2MI juga merupakan rangkaian kegiatan Hari Pekerja Migran Indonesia (HPMI) atau Migrant Day yang telah dilaksanakan di beberapa daerah yaitu Depok, Jakarta, Karawang, Bandung, Bandung Barat, Yogyakarta, Semarang, Pati, Tegal, Brebes, Serang dan Cilegon.(asr)

MANADO— Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) gelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) penguatan tata kelola penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) 2020 di Manado, Sulawesi Utara terhitung mulai 21 hingga 23 November yang digelar di Sintesa Peninsula Hotel Manado, yang siang tadi secara virtual resmi dibuka oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengungkapkan, Rakornis penting dan strategis. Sinergi melalui kerja-kerja bersama, kolaboratif dan koordinatif antar kementerian dan lembaga. “Termasuk unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Ini akan semakin memperkuat pelindungan PMI secara menyeluruh,” ungkapnya.

Kata dia, Rakornis BP2MI dilaksanakan untuk memperkuat sinergitas pemerintah Pusat dan daerah dalam rangka penguatan tata kelola penempatan dan pelindungan PMI. “Sesuai arahan Presiden bahwa Pelindungan kepada PMI harus diberikan secara menyeluruh mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki,” imbuhnya.

Lanjutnya, pekerja migran Indonesia (PMI) selama ini dalam banyak kasus masih ada yang mendapat pelayanan tidak memuaskan, terpinggirkan dan diabaikan. “Persepsi publik terhadap PMI harus kita rubah. bahwa mereka adalah pahlawan Devisa,” ajaknya.

Dia menambahkan kedepan, setiap PMI akan membawa surat kehormatan negara yang berlogo indonesia. Untuk memastikan pemenuhan hak pekerja migran atas nama negara.

“Didalamnya termasuk terhindar dari berbagai eksploitasi dan kekerasan. Mereka kedepan tidak hanya sebagai PMI namun juga sebagai duta pariwisata luar negeri kita,” tandasnya.

Diketahui hadir secara virtual, Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler, Kemenlu, Andy Rachmianto, Tenaga Ahli Utama Kedeputian III, Kantor Staf Presiden (KSP) Fajar Dwi Wisnuwardhani, Satgas Pemberantasan Sindikat Pengiriman Ilegal PMI Komjen Suhardi Alius, Marzuki Darusman, dan Mas Ahmad Santosa. Turut hadir mendampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Sulut, Erny Tumundo.

Rakornis BP2MI juga merupakan rangkaian kegiatan Hari Pekerja Migran Indonesia (HPMI) atau Migrant Day yang telah dilaksanakan di beberapa daerah yaitu Depok, Jakarta, Karawang, Bandung, Bandung Barat, Yogyakarta, Semarang, Pati, Tegal, Brebes, Serang dan Cilegon.(asr)

Most Read

Artikel Terbaru

/