alexametrics
24.4 C
Manado
Kamis, 26 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

IPDN Nilai Olly Dondokambey dan Dua Gubernur Lainnya Miliki Prestasi Cemerlang

MANADOPOST.ID— Institut Pemerintahan Dalam Negeri melaksanakan kegiatan Stadium General secara daring dan luring dengan mengundang Gubernur Provinsi Jawa Barat, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan dan Gubernur Sulawesi Utara.

Rektor IPDN Dr Hadi Prabowo MM bersama Dr (HC) Moch Ridwan Kamil ST, H Herman Deru SEMM dan Olly Dondokambey SE berbicara terkait tema penguatan ketahanan nasional melalui upaya pemantapan stabilitas nasional dan upaya percepatan pemulihan ekonomi di depan 7.120 orang, baik yang menyaksikan secara langsung maupun yang menyaksikan secara daring di channel youtube Humas IPDN.

Rektor IPDN mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan insight terkait peran pemerintah daerah dalam upaya pemantapan stabilitas dan percepatan pemulihan ekonomi daerah.

“IPDN mengundang para gubernur yang memiliki prestasi cemerlang, khususnya dalam penanggulangan pandemi ini untuk berbagi ilmu pengetahuan terkait permasalahan stabilitas ekonomi, upaya-upaya pemulihan percepatan ekonomi, inovasi-inovasi yang dilakukan serta bagaimana mengambil kebijakan sehingga pertumbuhan ekonomi daerahnya itu dapat setara dengan pertumbuhan ekonomi nasional”, ujarnya.

Masih menurut Hadi, Indonesia dihadapkan pandemi Covid selama dua tahun, ada beberapa target seperti RPJMN, RPJMD maupun indikator makro ekonomi baik nasional maupun daerah yang mengalami kelambatan. Pada tahun 2021 pertumbuhan ekonomi di triwulan IV tumbuh senilai 5,02%, namun apabila dikomulatifkan dari triwulan I s.d. IV ada pada angkat 3,69%. “Hal ini sudah sangat baik manakala kita lihat pertumbuhan ekonomi di tahun 2020 itu mencapai minus 2, 07%. Pertumbuhan 3,69% itu sudah sesuai dengan proyeksi pemerintah, kita sudah bisa bangkit memulihkan ekonomi baik nasional maupun daerah. Hal ini telah mengembalikan posisi Indonesia dalam kelompok pendapatan kelas menengah ke atas”, tutur Hadi.

Provinsi Jawa Barat, Sulawesi Utara dan Sumatera Selatan memberikan kontribusi yang baik untuk pertumbuhan ekonomi nasional. “Secara ringkas, ekonomi Jabar tahun 2021 tumbuh sebesar 3,74%, Sulawesi Utara tumbuh sebesar 4,16% dan Sumatera Selatan tumbuh sebesar 3,58%. Oleh sebab itu lah kami mengundang ketiga Gubernur ini untuk berbagi ilmu tentang peran dan upaya pemerintah dalam pemantapan, percepatan dan peningkatan pemulihan ekonomi pada daerahnya masing-masing. Saya harapkan para praja dan semua yang menyaksikan baik secara daring maupun luring dapat memanfaatkan pembelajaran ini dengan sebaik-baiknya”, ujar Hadi.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE yang hadir secara daring memberikan highlite terkait 10 prioritas pembangunan daerah seperti pemulihan ekonomi dan informasi sosial dampak pandemi, pembangunan konektifitas, peningkatan sarana pendidikan, peningkatan solidaritas dan lain sebagainya.

“Program pemerintah di provinsi Sulut tetap memegang teguh pada misi yang disampaikan sejak pencalonan diantaranya peningkatan kualitas manusia, penguatan ekonomi bertumpu pada industri pertanian, perikanan, pariwisata dan jasa, pembangunan infrastruktur serta mewujudkan pemerintah yang baik dan bersih yang didukung oleh sinergitas antar daerah”, ujarnya.

Sedangkan Gubernur Jawa Barat Moch Ridwan Kamil ST, mendapatkan penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan alumni kehormatan dari IPDN.

”Pemberian penghargaan ini diberikan atas jasa luar biasa Bapak Gubernur dalam pengembangan dan pembangunan IPDN serta pendayagunaan alumni IPDN di pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sampai saat ini saja sudah ada 11 orang alumni IPDN yang menduduki jabatan eselon II di Pemprov Jabar,” ujar Hadi Prabowo.

Menurut Emil, kebijakan-kebijakan yang inovatif dihasilkan dari hasil ngariung dengan rakyat, selain itu penanganan pandemi baik dari ketahanan nasional, kesehatan dan lain sebagainya tercipta dari aparatur sipil negara yang bekerja secara efektif serta dikomandoi oleh pemimpin yang dapat memberikan manfaat.

Stadium general ini dilaksanakan di Kampus IPDN Jatinangor dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang sangat ketat. Hal ini juga didukung dengan telah terlaksananya vaksinasi booster Covid-19 kepada seluruh praja dan ASN IPDN.(tan)

MANADOPOST.ID— Institut Pemerintahan Dalam Negeri melaksanakan kegiatan Stadium General secara daring dan luring dengan mengundang Gubernur Provinsi Jawa Barat, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan dan Gubernur Sulawesi Utara.

Rektor IPDN Dr Hadi Prabowo MM bersama Dr (HC) Moch Ridwan Kamil ST, H Herman Deru SEMM dan Olly Dondokambey SE berbicara terkait tema penguatan ketahanan nasional melalui upaya pemantapan stabilitas nasional dan upaya percepatan pemulihan ekonomi di depan 7.120 orang, baik yang menyaksikan secara langsung maupun yang menyaksikan secara daring di channel youtube Humas IPDN.

Rektor IPDN mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan insight terkait peran pemerintah daerah dalam upaya pemantapan stabilitas dan percepatan pemulihan ekonomi daerah.

“IPDN mengundang para gubernur yang memiliki prestasi cemerlang, khususnya dalam penanggulangan pandemi ini untuk berbagi ilmu pengetahuan terkait permasalahan stabilitas ekonomi, upaya-upaya pemulihan percepatan ekonomi, inovasi-inovasi yang dilakukan serta bagaimana mengambil kebijakan sehingga pertumbuhan ekonomi daerahnya itu dapat setara dengan pertumbuhan ekonomi nasional”, ujarnya.

Masih menurut Hadi, Indonesia dihadapkan pandemi Covid selama dua tahun, ada beberapa target seperti RPJMN, RPJMD maupun indikator makro ekonomi baik nasional maupun daerah yang mengalami kelambatan. Pada tahun 2021 pertumbuhan ekonomi di triwulan IV tumbuh senilai 5,02%, namun apabila dikomulatifkan dari triwulan I s.d. IV ada pada angkat 3,69%. “Hal ini sudah sangat baik manakala kita lihat pertumbuhan ekonomi di tahun 2020 itu mencapai minus 2, 07%. Pertumbuhan 3,69% itu sudah sesuai dengan proyeksi pemerintah, kita sudah bisa bangkit memulihkan ekonomi baik nasional maupun daerah. Hal ini telah mengembalikan posisi Indonesia dalam kelompok pendapatan kelas menengah ke atas”, tutur Hadi.

Provinsi Jawa Barat, Sulawesi Utara dan Sumatera Selatan memberikan kontribusi yang baik untuk pertumbuhan ekonomi nasional. “Secara ringkas, ekonomi Jabar tahun 2021 tumbuh sebesar 3,74%, Sulawesi Utara tumbuh sebesar 4,16% dan Sumatera Selatan tumbuh sebesar 3,58%. Oleh sebab itu lah kami mengundang ketiga Gubernur ini untuk berbagi ilmu tentang peran dan upaya pemerintah dalam pemantapan, percepatan dan peningkatan pemulihan ekonomi pada daerahnya masing-masing. Saya harapkan para praja dan semua yang menyaksikan baik secara daring maupun luring dapat memanfaatkan pembelajaran ini dengan sebaik-baiknya”, ujar Hadi.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE yang hadir secara daring memberikan highlite terkait 10 prioritas pembangunan daerah seperti pemulihan ekonomi dan informasi sosial dampak pandemi, pembangunan konektifitas, peningkatan sarana pendidikan, peningkatan solidaritas dan lain sebagainya.

“Program pemerintah di provinsi Sulut tetap memegang teguh pada misi yang disampaikan sejak pencalonan diantaranya peningkatan kualitas manusia, penguatan ekonomi bertumpu pada industri pertanian, perikanan, pariwisata dan jasa, pembangunan infrastruktur serta mewujudkan pemerintah yang baik dan bersih yang didukung oleh sinergitas antar daerah”, ujarnya.

Sedangkan Gubernur Jawa Barat Moch Ridwan Kamil ST, mendapatkan penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan alumni kehormatan dari IPDN.

”Pemberian penghargaan ini diberikan atas jasa luar biasa Bapak Gubernur dalam pengembangan dan pembangunan IPDN serta pendayagunaan alumni IPDN di pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sampai saat ini saja sudah ada 11 orang alumni IPDN yang menduduki jabatan eselon II di Pemprov Jabar,” ujar Hadi Prabowo.

Menurut Emil, kebijakan-kebijakan yang inovatif dihasilkan dari hasil ngariung dengan rakyat, selain itu penanganan pandemi baik dari ketahanan nasional, kesehatan dan lain sebagainya tercipta dari aparatur sipil negara yang bekerja secara efektif serta dikomandoi oleh pemimpin yang dapat memberikan manfaat.

Stadium general ini dilaksanakan di Kampus IPDN Jatinangor dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang sangat ketat. Hal ini juga didukung dengan telah terlaksananya vaksinasi booster Covid-19 kepada seluruh praja dan ASN IPDN.(tan)

Most Read

Artikel Terbaru

/