alexametrics
24.4 C
Manado
Kamis, 26 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

UPT BP2MI Manado Fasilitasi Pemulangan PMI Sakit dari Taiwan ke Gorontalo

MANADOPOST.ID – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Manado memfasilitasi pemulangan satu Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sakit ke daerah asalnya di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo dari negara Taiwan, Rabu, (23/2/2022).

Kepala UPT Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Manado Hendra Makalalag kepada manadopost.id mengatakan, pemulangan PMI ini dilakukan berdasarkan surat pengantar dari UPT BP2MI Jakarta bernomor B.286/UPT BP2MI/II/2022 tanggal 22 Februari 2022.

Berdasarkan keterangan yang didapat dari surat yang dikirimkan oleh UPT BP2MI Jakarta, PMI yang bersangkutan mengalami keluhan sakit pecah pembuluh darah di bagian kepala, sehingga dipulangkan ke Indonesia untuk dirawat oleh keluarga.

PMI berangkat dari Jakarta pada 23 Februari 2022 dengan menumpang pesawat komersial Lion Air didampingi petugas dari UPT BP2MI Jakarta dan anak kandung PMI tersebut. PMI tiba di Bandara Djalaluddin Gorontalo pada pukul 16.55 WITA dan langsung dijemput Kepala UPT BP2MI Manado Hendra Makalalag beserta tim untuk dipulangkan ke daerah asal PMI.

“Pemulangan PMI sudah mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Provinsi Gorontalo sehingga pemulangan bisa langsung dilakukan. Kami sudah memulangkan PMI yang bersangkutan ke rumahnya di Kabupaten Gorontalo dan telah diterima oleh pihak keluarga yang dalam hal ini adalah suami yang bersangkutan serta saksikan oleh Sekretaris Desa Sidoharjo Kabupaten Gorontalo beserta Kabid Pembinaan Tenaga Kerja Disnaker Kab. Gorontalo, ” tutur Hendra.

Lanjut Hendra, fasilitasi pemulangan ini merupakan bagian dari pelayanan BP2MI untuk melindungi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan seluruh keluarganya.

“Fasilitasi pemulangan PMI merupakan bentuk komitmen BP2MI untuk memberikan pelayanan Very Very Important Person (VVIP) kepada PMI dan keluarganya dan juga sebagai bentuk kehadiran negara untuk melindungi seluruh rakyatnya. Untuk itu UPT BP2MI Manado akan melaksanakan tugas ini dengan semaksimal mungkin tanpa memandang waktu,” ungkapnya. (Buyung Potabuga/can)

MANADOPOST.ID – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Manado memfasilitasi pemulangan satu Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sakit ke daerah asalnya di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo dari negara Taiwan, Rabu, (23/2/2022).

Kepala UPT Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Manado Hendra Makalalag kepada manadopost.id mengatakan, pemulangan PMI ini dilakukan berdasarkan surat pengantar dari UPT BP2MI Jakarta bernomor B.286/UPT BP2MI/II/2022 tanggal 22 Februari 2022.

Berdasarkan keterangan yang didapat dari surat yang dikirimkan oleh UPT BP2MI Jakarta, PMI yang bersangkutan mengalami keluhan sakit pecah pembuluh darah di bagian kepala, sehingga dipulangkan ke Indonesia untuk dirawat oleh keluarga.

PMI berangkat dari Jakarta pada 23 Februari 2022 dengan menumpang pesawat komersial Lion Air didampingi petugas dari UPT BP2MI Jakarta dan anak kandung PMI tersebut. PMI tiba di Bandara Djalaluddin Gorontalo pada pukul 16.55 WITA dan langsung dijemput Kepala UPT BP2MI Manado Hendra Makalalag beserta tim untuk dipulangkan ke daerah asal PMI.

“Pemulangan PMI sudah mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Provinsi Gorontalo sehingga pemulangan bisa langsung dilakukan. Kami sudah memulangkan PMI yang bersangkutan ke rumahnya di Kabupaten Gorontalo dan telah diterima oleh pihak keluarga yang dalam hal ini adalah suami yang bersangkutan serta saksikan oleh Sekretaris Desa Sidoharjo Kabupaten Gorontalo beserta Kabid Pembinaan Tenaga Kerja Disnaker Kab. Gorontalo, ” tutur Hendra.

Lanjut Hendra, fasilitasi pemulangan ini merupakan bagian dari pelayanan BP2MI untuk melindungi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan seluruh keluarganya.

“Fasilitasi pemulangan PMI merupakan bentuk komitmen BP2MI untuk memberikan pelayanan Very Very Important Person (VVIP) kepada PMI dan keluarganya dan juga sebagai bentuk kehadiran negara untuk melindungi seluruh rakyatnya. Untuk itu UPT BP2MI Manado akan melaksanakan tugas ini dengan semaksimal mungkin tanpa memandang waktu,” ungkapnya. (Buyung Potabuga/can)

Most Read

Artikel Terbaru

/