25.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Pengelolaan Retribusi Daerah Diseriusi

MANADOPOST.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang juga bertugas sebagai koordinator pendapatan, terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Saat dikonfirmasi koran ini, Senin (23/8) kemarin, Kepala Bapenda Sulut Olvie Atteng mengatakan bahwa pihaknya terus menyeriusi kajian pengelolaan retribusi daerah.

“Kita sebelum-sebelumnya telah melakukan rapat kajian tersebut dalam rangka optimalisasi PAD. Khususnya peningkatan retribusi daerah bagi Perangkat Daerah (Peda) pengelola. Jadi dalam rapat tersebut, kita telah dilakukan pengkajian terhadap potensi PAD. Itu khususnya untuk retribusi daerah dengan mengidentifikasi nilai objek dan sumber daya yang sudah digali dan yang belum tergali. Bahkan usulan target masing-masing Peda, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) 5/2018 tentang Retribusi Daerah juga telah kita bahas,” tuturnya.

Atteng juga berharap dengan intensnya kajian yang dilakukan, bakal berdampak positif bagi penerimaan daerah khususnya sektor retribusi ditengah pandemik Covid-19. Karena itu, dirinya mengatakan target yang diberika pada Bapenda bakal sukses dengan kuatnya sinergitas yang ada dalam tim serta bidang teknis pengelola PAD pada Peda Provinsi Sulut.

“Memang kita terus menggali semua potensi daerah. Dan dari semua sektor, terlebih khusus untuk retribusi daerah. Kita sangat yakin, dengan matangnya tim serta dilakukannya kajian optimalisasi ini. Maka pendapatan daerah bisa kita tingkatkan dimasa pandemik Covid-19. Namun tentu, kita perlu dukungan dan kerja sama semua pihak. Agar target yang kita diberikan, bisa tercapai. Tentu ada hambatan-hambatan yang ditemui dalam masa pendemik ini. Namun tim tidak patah semangat dan terus bekerja sesuai target. Yang pasti kajian-kajian ini terus kita seriusi dalam meningkatkan PAD Sulut,” kuncinya. (Balladewa Setlight)

MANADOPOST.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang juga bertugas sebagai koordinator pendapatan, terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Saat dikonfirmasi koran ini, Senin (23/8) kemarin, Kepala Bapenda Sulut Olvie Atteng mengatakan bahwa pihaknya terus menyeriusi kajian pengelolaan retribusi daerah.

“Kita sebelum-sebelumnya telah melakukan rapat kajian tersebut dalam rangka optimalisasi PAD. Khususnya peningkatan retribusi daerah bagi Perangkat Daerah (Peda) pengelola. Jadi dalam rapat tersebut, kita telah dilakukan pengkajian terhadap potensi PAD. Itu khususnya untuk retribusi daerah dengan mengidentifikasi nilai objek dan sumber daya yang sudah digali dan yang belum tergali. Bahkan usulan target masing-masing Peda, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) 5/2018 tentang Retribusi Daerah juga telah kita bahas,” tuturnya.

Atteng juga berharap dengan intensnya kajian yang dilakukan, bakal berdampak positif bagi penerimaan daerah khususnya sektor retribusi ditengah pandemik Covid-19. Karena itu, dirinya mengatakan target yang diberika pada Bapenda bakal sukses dengan kuatnya sinergitas yang ada dalam tim serta bidang teknis pengelola PAD pada Peda Provinsi Sulut.

“Memang kita terus menggali semua potensi daerah. Dan dari semua sektor, terlebih khusus untuk retribusi daerah. Kita sangat yakin, dengan matangnya tim serta dilakukannya kajian optimalisasi ini. Maka pendapatan daerah bisa kita tingkatkan dimasa pandemik Covid-19. Namun tentu, kita perlu dukungan dan kerja sama semua pihak. Agar target yang kita diberikan, bisa tercapai. Tentu ada hambatan-hambatan yang ditemui dalam masa pendemik ini. Namun tim tidak patah semangat dan terus bekerja sesuai target. Yang pasti kajian-kajian ini terus kita seriusi dalam meningkatkan PAD Sulut,” kuncinya. (Balladewa Setlight)

Most Read

Artikel Terbaru

/