alexametrics
31.4 C
Manado
Senin, 27 September 2021
spot_img

Tak Gontok-Gontokan, Militansi Kader PDIP Dibakar

MANADOPOST.ID – Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dipastikan dalam keadaan solid. Bahkan tak ada kader yang saling gontok-gontokan.

Hal ini ditegaskan Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sulut, Steven Kandouw, Rabu (26/5) saat membuka musyawarah anak cabang PDIP se Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dan Kota Kotamobagu.

“Sudah banyak prestasi dan posisi strategis yang telah direbut PDIP, itu karena kita solid dalam mengawal kontestasi Pilkada. Tidak ada gontok-gontokan dalam tubuh PDIP. Hanya kita partai yang paling siap dan sangat matang dalam semua struktur. Kalau kita tidak solid, maka kedepan kita bisa kalah. Dan saya tidak bisa membayangkan, bagaimana jika PDIP kalah di Kotamobagu dan Bolmong. Siapa yang akan menjaga pluralisme serta kaum minoritas dan Bhinneka Tunggal Ika,” tanyanya.

Kandouw juga menjelaskan bahwa kemenangan yang saat ini diraih PDIP, bukan kemenangan figur politik. Tapi kemenangan semua bangsa Indonesia dan Sulut. Dirinya juga menekankan kepada semua peserta musyawarah bahwa PDIP adalah partai yang pluralisme, karena telah terbukti dengan terpilihnya Andrei Angouw sebagai Wali Kota Manado. Karena itu dirinya meminta semua kader agar terus rapatkan barisan.

“Nah kalau idelogi itu, PDIP sudah tidak bisa dibantah lagi. Kita kaum nasionalis sejati. Ciri utamanya adalah, PDIP yang tidak pernah mencapurkan urusan agama dan politik. Semua kader PDIP juga memiliki karakter yang jelas. Dan yang terpenting juga adalah militan. Saya tau persis kader paling militan di Sulut ada di Bolaang Mongondow Raya. Saya harus terus bakal semangat militansi kita. Agar supaya semua program-program yang menguntungkan daerah ini bisa dengan cepat terwujud,” bebernya.

Selain militansi, Kandouw juga menegaskan bahwa sebagai kaum nasionalis, maka harus menjadi pribadi yang sederhana. Bahkan dirinya meminta semua pimpinan partai, agar tidak memperkaya diri sendiri.

“Jangan sampai rumah kalian sudah besar, tapi rumah rakyat sudah hampir roboh. Kita harus menangis dan tertawa bersama rakyat. Kita adalah partai pemenang dari pusat sampai ke kabupaten/kota. Karena itu kita harus berbangga. Hari ini kita lakukan pemantapan struktural, jadi yang perlu diingat bahwa militansi adalah hal yang utama,” tutupnya.

Dalam musyawarah anak cabang tersebut, tampak hadir Sekretaris DPD PDIP Sulut Franky Donny Wongkar, Anggota DPRD Sulut Sandra Rondonuwu, Rocky Wowor serta pimpinan dan pengurus DPC Kota Kotamobagu dan Kabupaten Bolmong. (Balladewa Setlight)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru