30.4 C
Manado
Jumat, 1 Juli 2022

Gaji CPNS Baru Ikut Pertimbangan Pusat

MANADOPOST.ID – Gaji peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lolos dalam seleksi waktu lalu, ternyata belum akan diberikan sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP). Hal itu dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Utara (Sulut) Femmy Suluh, Rabu (25/8) kemarin. Menurut Suluh, ada pertimbangan khusus dari pusat terkait gaji CPNS tersebut.

“Untuk gaji pokok CPNS ini memang belum akan UMP. Dia bertahap. Ada hitungan dari pusat. Karena memang gaji mereka ini kita berikan sesuai dengan penetapan pusat. Yang pasti belum langsung UMP. Itu sebagaimana tertera dalam Peraturan Pemerintah (PP) 30/2015 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil. Yang pasti mereka yang lolos ini kan golongan III A sekira 2,4 juta,” tuturnya.

Namun dirinya mengatakan, CPNS tersebut sudah akan menerima tunjangan seperti halnya PNS yang lain. Itu menurut Suluh, tetap dinilai melalui Elektronik Kinerja (E-Kinerja). Dan itu juga tergantung dari instansi masing-masing. Karena menurut Suluh, dalam pemberian tunjangan tidak diatur dalam PP. Sehingga setiap instansi, memiliki pengaturan sendiri dalam setiap pemberian tunjangan. “Iya mereka dapat tunjangan. Namun tetap beban kerja. Karena kan untuk Pemprov Sulut sendiri, sudah menerapkan E-Kinerja. Jadi mengacu dari situ. Untuk CPNS yang lolos di instansi lain. Itu ada hitungan juga dari masing-masing instansi. Mereka yang menentukan. Namun tetap mendapatkan tunjangan,” ujarnya.

Sementara itu, pengamat pemerintah Dr Welly Waworundeng mengatakan, besaran gaji CPNS ditentukan berdasarkan golongan tingkat pendidikan terakhir. Hal tersebut menurut Waworundeng telah tercantum dalam PP 30/2015. Menurutnya, sudah sewajarnya PNS baru masih menerima 80 persen gaji dan tunjangan. Itu menurutnya, karena belum memiliki pengalaman masa kerja dan harus menyesuaikan sampai ditetapkan kembali.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Kan untuk CPNS ini, ada masa uji coba. Nanti akan ditetapkan kembali untuk gajinya. Yang pasti menurut saya, dengan masuknya CPNS baru ini sebagai pegawai, harus meningkatkan mutu penyelenggaraan pemerintah. Jangan sampai hanya membebankan anggaran, tanpa ada kualitas. Saya yakin mereka yang lolos melalui seleksi, dapat bekerja maksimal karena sudah melalui tahapan. Kalau masalah gaji bagi saya sudah tidak ada masalah. Karena sudah melalui kajian yang lama,” tandasnya. (Balladewa Setlight)

MANADOPOST.ID – Gaji peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lolos dalam seleksi waktu lalu, ternyata belum akan diberikan sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP). Hal itu dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Utara (Sulut) Femmy Suluh, Rabu (25/8) kemarin. Menurut Suluh, ada pertimbangan khusus dari pusat terkait gaji CPNS tersebut.

“Untuk gaji pokok CPNS ini memang belum akan UMP. Dia bertahap. Ada hitungan dari pusat. Karena memang gaji mereka ini kita berikan sesuai dengan penetapan pusat. Yang pasti belum langsung UMP. Itu sebagaimana tertera dalam Peraturan Pemerintah (PP) 30/2015 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil. Yang pasti mereka yang lolos ini kan golongan III A sekira 2,4 juta,” tuturnya.

Namun dirinya mengatakan, CPNS tersebut sudah akan menerima tunjangan seperti halnya PNS yang lain. Itu menurut Suluh, tetap dinilai melalui Elektronik Kinerja (E-Kinerja). Dan itu juga tergantung dari instansi masing-masing. Karena menurut Suluh, dalam pemberian tunjangan tidak diatur dalam PP. Sehingga setiap instansi, memiliki pengaturan sendiri dalam setiap pemberian tunjangan. “Iya mereka dapat tunjangan. Namun tetap beban kerja. Karena kan untuk Pemprov Sulut sendiri, sudah menerapkan E-Kinerja. Jadi mengacu dari situ. Untuk CPNS yang lolos di instansi lain. Itu ada hitungan juga dari masing-masing instansi. Mereka yang menentukan. Namun tetap mendapatkan tunjangan,” ujarnya.

Sementara itu, pengamat pemerintah Dr Welly Waworundeng mengatakan, besaran gaji CPNS ditentukan berdasarkan golongan tingkat pendidikan terakhir. Hal tersebut menurut Waworundeng telah tercantum dalam PP 30/2015. Menurutnya, sudah sewajarnya PNS baru masih menerima 80 persen gaji dan tunjangan. Itu menurutnya, karena belum memiliki pengalaman masa kerja dan harus menyesuaikan sampai ditetapkan kembali.

“Kan untuk CPNS ini, ada masa uji coba. Nanti akan ditetapkan kembali untuk gajinya. Yang pasti menurut saya, dengan masuknya CPNS baru ini sebagai pegawai, harus meningkatkan mutu penyelenggaraan pemerintah. Jangan sampai hanya membebankan anggaran, tanpa ada kualitas. Saya yakin mereka yang lolos melalui seleksi, dapat bekerja maksimal karena sudah melalui tahapan. Kalau masalah gaji bagi saya sudah tidak ada masalah. Karena sudah melalui kajian yang lama,” tandasnya. (Balladewa Setlight)

Most Read

Artikel Terbaru

/