alexametrics
25.4 C
Manado
Sabtu, 28 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Gubernur OD Siapkan Kebijakan Saat Idul Fitri

MANADOPOST.ID— Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah menyiapkan kebijakan saat perayaan Idul Fitri tahun 2022.

Saat diwawancarai belum lama ini, Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) mengatakan pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan menggelar rapat dengan Forkopimda, terkait kebijakan tersebut.

“Saya sudah rapat dengan Forkopimda Sulut membahas berbagai isu strategis menjelang Idul Fitri. Jadi isu pertama yang kita bahas adalah stabilitas harga, stok dan sistem distribusi bahan pokok (bapok). Ini sangat penting yang memang kita bahas pertama. Karena kita tahu bersama budaya masyarakat Sulut itu suka makan. Mau acara atau tidak, tetap harus makan-makan. Apalagi di perayaan seperti ini. Jadi kita pastikan bahwa stok bapok aman. Harga juga akan terus kita kendalikan. Agar tidak melambung tinggi. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sudah saya instruksikan agar terus memperhatikan kondisi Bapok,” tuturnya.

Kemudian isu kedua menurut Gubernur OD yang telah dibahas bersama Forkopimda adalah antisipasi Covid-19 dan kelanjutan vaksinasi.

“Kemudian ketiga adalah, kebijakan angkutan Lebaran. Nah ini juga penting mengingat kebudayaan kita yang suka pulang kampung saat Idul Fitri. Maka kita harus siapkan baik-baik, agar tidak ada penumpukan atau mobilitas masyarakat yang tinggi. Itu agar supaya mencegah penyebaran Covid-19. Beberapa titik-titik sudah kita petakan. Langkah-langkah yang disiapkan juga sudah fix semua. Tinggal tindaklanjut dilapangan. Mulai besok (hari ini, Red) tim dinas perhubungan sudah mulai turun ke lapangan,” jelasnya.

Setelah itu menurut OD, isu keempat yang dibahas bersama Forkopimda adalah, pengamanan Idul Fitri.

“Dalam Rapat itu, telah ditetapkan berbagai kebijakan yang akan dilakukan saat Idul Fitri. Kemudian juga seusai ketentuan merayakan Idul Fitri, pada kali ini diperkenankan dapat dilaksanakan di Mesjid dengan menerapkan Protokol kesehatan (Prokes) dan juga secara virtual,” kuncinya. (ewa)

MANADOPOST.ID— Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah menyiapkan kebijakan saat perayaan Idul Fitri tahun 2022.

Saat diwawancarai belum lama ini, Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) mengatakan pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan menggelar rapat dengan Forkopimda, terkait kebijakan tersebut.

“Saya sudah rapat dengan Forkopimda Sulut membahas berbagai isu strategis menjelang Idul Fitri. Jadi isu pertama yang kita bahas adalah stabilitas harga, stok dan sistem distribusi bahan pokok (bapok). Ini sangat penting yang memang kita bahas pertama. Karena kita tahu bersama budaya masyarakat Sulut itu suka makan. Mau acara atau tidak, tetap harus makan-makan. Apalagi di perayaan seperti ini. Jadi kita pastikan bahwa stok bapok aman. Harga juga akan terus kita kendalikan. Agar tidak melambung tinggi. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sudah saya instruksikan agar terus memperhatikan kondisi Bapok,” tuturnya.

Kemudian isu kedua menurut Gubernur OD yang telah dibahas bersama Forkopimda adalah antisipasi Covid-19 dan kelanjutan vaksinasi.

“Kemudian ketiga adalah, kebijakan angkutan Lebaran. Nah ini juga penting mengingat kebudayaan kita yang suka pulang kampung saat Idul Fitri. Maka kita harus siapkan baik-baik, agar tidak ada penumpukan atau mobilitas masyarakat yang tinggi. Itu agar supaya mencegah penyebaran Covid-19. Beberapa titik-titik sudah kita petakan. Langkah-langkah yang disiapkan juga sudah fix semua. Tinggal tindaklanjut dilapangan. Mulai besok (hari ini, Red) tim dinas perhubungan sudah mulai turun ke lapangan,” jelasnya.

Setelah itu menurut OD, isu keempat yang dibahas bersama Forkopimda adalah, pengamanan Idul Fitri.

“Dalam Rapat itu, telah ditetapkan berbagai kebijakan yang akan dilakukan saat Idul Fitri. Kemudian juga seusai ketentuan merayakan Idul Fitri, pada kali ini diperkenankan dapat dilaksanakan di Mesjid dengan menerapkan Protokol kesehatan (Prokes) dan juga secara virtual,” kuncinya. (ewa)

Most Read

Artikel Terbaru

/