33 C
Manado
Minggu, 16 Mei 2021
spot_img

Covid-19 Tak Main-main, Jangan Lengah! Ini Pesan Jokowi untuk OD-SK

MANADO—Presiden Joko Widodo memberi pesan ‘keramat’ bagi para kepala daerah terkait Covid-19. Tak terkecuali untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Olly Dondokambey-Steven Kandouw (OD-SK), dalam rapat antara pemerintah daerah dengan Presiden Joko Widodo, Kamis (29/4).

Rapat yang digelar virtual itu, dihadiri Wagub Steven Kandouw. Presiden Joko Widodo membahas dua hal penting. “Di India November dan Januari berhasil melandaikan curvanya. Kuncinya adalah mikro lockdown. Sehingga kita adopsi di tempat kita menjadi PPKM skala mikro. Saat itu India berhasil menurunkan hingga 10.000 kasus perhari,” jelas Presiden.

Namun, lanjut Presiden, terjadi lonjakan besar di India menjadi 350 ribu kasus aktif perhari. “Ini yang menjadi kehati-hatian kita semuanya, sekecil apapun kasus aktif di provinsi dan kabupaten/kota, jangan kehilangan kewaspadaan. Ikuti angka-angkanya atau kurva-kurvanya, ikuti harian dan begitu naik sedikit segerakan ditekankan kembali agar terus menurun,” katanya.

Presiden mengingatkan hati-hati dengan libur panjang. “Sebentar lagi kita akan libur panjang Idul Fitri, ingat tahun lalu ada empat libur panjang yang kenaikannya sangat melompat. Libur Idul Fitri naik sampai 93 persen, libur Agustus naik 119 persen, libur Oktober 95 persen, dan libur tahun baru naik sampai 78 persen. Oleh sebab itu hati-hati,” ujar Presiden.

Selanjutnya Presiden menyampaikan berkaitan dengan ekonomi dan melihat kondisi yang sekarang yang dikerjakan dapat menekan lajunya penyebaran harian kasus Covid-19. “Maret dan April ini sudah kelihatan ekonomi hampir menuju kondisi normal,” harapnya.

Presiden mengajak kepada seluruh provinsi dan kabupaten/kota mempercepat belanja pemda. “Belanja APBD segerakan, karena angka-angka yang saya lihat yang tinggi itu baru belanja pegawai tetapi juga baru di angka 63 persen. Belanja modal per Maret baru 5,3 persen, padahal yang namanya perputaran uang di sebuah daerah itu sangat menentukan pertumbuhan ekonomi. Saya sudah sampaikan kepada Mendagri untuk mengingatkan semua daerah agar mensegerakan belanja APBD, baik itu belanja aparatur dan belanja modal,” tuturnya. (Baladewa Setlight)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru