22.4 C
Manado
Jumat, 12 Agustus 2022

Pemprov Lakukan Pendataan Daerah Terluar

MANADOPOST.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut), sampai saat ini mulai mendata daerah Terluar, Tertinggal, Terpencil (3T). Bahkan Pemprov Sulut menargetkan bahwa tahun ini pendataan bisa ditampungkan. Hal ini disampaikan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut Edwin Silangen. Silangen juga mengatakan, data base terkait daerah 3T menurutnya, sangat penting untuk dilengkapi dan akurat. Agar program pemerintah dapat menyentuh secara utuh terhadap penduduk daerah 3T tersebut.

“Jadi penyusunan data base pulau-pulau kecil terluar merupakan langkah maju untuk memperoleh kondisi eksisting 37 desa yang terdapat di 9 pulau terluar berpenghuni. Itu perlu di data dan akurat karena menyangkut kondisi fisik infrastruktur, ekonomi, kesejahteraan rakyat dan pemerintahan. Data base daerah 3T penting. Agar dapat mengetahui sejauhmana kondisi suatu daerah dan permasalahan yang dihadapi terkait kondisi keberdayaan yang sebenarnya baik sumber daya alam, sumber daya manusia maupun sumber daya lainnya dari kawasan perbatasan,” ungkapnya.

Daerah 3T menurut Silangen, harus segera mungkin tersentuh. Karena pengembangan daerah 3T ini sesuai dengan program nawacita yang ketiga, dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Karenanya, Silangen mengajak seluruh kepala desa sebagai garda terdepan pembangunan di wilayah pedesaan untuk tampil sebagai motivator dan inovator pembangunan diwilayah masing-masing sehingga memperkuat desa di pulau kecil terluar.

“Kalau data base daerah 3T ini berkualitas dan akurat maka bisa dijadikan sumber informasi sebagai dasar pengambilan keputusan dalam mengalokasikan program dan kegiatan yang benar-benar menyentuh kepentingan mendasar masyarakat di kawasan perbatasan. Sehingga, saya minta agar segera mungkin data base terkait daerah 3T diselesaikan. Nanti akan kita periksa dan evaluasi lagi,” kuncinya. (Balladewa Setlight)

MANADOPOST.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut), sampai saat ini mulai mendata daerah Terluar, Tertinggal, Terpencil (3T). Bahkan Pemprov Sulut menargetkan bahwa tahun ini pendataan bisa ditampungkan. Hal ini disampaikan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut Edwin Silangen. Silangen juga mengatakan, data base terkait daerah 3T menurutnya, sangat penting untuk dilengkapi dan akurat. Agar program pemerintah dapat menyentuh secara utuh terhadap penduduk daerah 3T tersebut.

“Jadi penyusunan data base pulau-pulau kecil terluar merupakan langkah maju untuk memperoleh kondisi eksisting 37 desa yang terdapat di 9 pulau terluar berpenghuni. Itu perlu di data dan akurat karena menyangkut kondisi fisik infrastruktur, ekonomi, kesejahteraan rakyat dan pemerintahan. Data base daerah 3T penting. Agar dapat mengetahui sejauhmana kondisi suatu daerah dan permasalahan yang dihadapi terkait kondisi keberdayaan yang sebenarnya baik sumber daya alam, sumber daya manusia maupun sumber daya lainnya dari kawasan perbatasan,” ungkapnya.

Daerah 3T menurut Silangen, harus segera mungkin tersentuh. Karena pengembangan daerah 3T ini sesuai dengan program nawacita yang ketiga, dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Karenanya, Silangen mengajak seluruh kepala desa sebagai garda terdepan pembangunan di wilayah pedesaan untuk tampil sebagai motivator dan inovator pembangunan diwilayah masing-masing sehingga memperkuat desa di pulau kecil terluar.

“Kalau data base daerah 3T ini berkualitas dan akurat maka bisa dijadikan sumber informasi sebagai dasar pengambilan keputusan dalam mengalokasikan program dan kegiatan yang benar-benar menyentuh kepentingan mendasar masyarakat di kawasan perbatasan. Sehingga, saya minta agar segera mungkin data base terkait daerah 3T diselesaikan. Nanti akan kita periksa dan evaluasi lagi,” kuncinya. (Balladewa Setlight)

Most Read

Artikel Terbaru

/