alexametrics
32.4 C
Manado
Kamis, 19 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Olly Dondokambey, Gubernur Hati Hamba

MANADOPOST.ID— Pelaksanaan Sidang Majelis Sinode (SMS) ke-81 GMIM terasa spesial. Gubernur Sulut Olly Dondokambey turut mengawal langsung 1.882 peserta saat bersidang. Didaulat menjadi Ketua Panitia Pemilihan Aras Sinode, menjadi kesempatan melayani Tuhan dengan sungguh.

Bahkan dalam pelaksanaan pemilihan BIPRA dan aras Sinode serta BPMS periode 2022-2027, dirinya tak kenal lelah. Dijuluki `Gubernur Hati Hamba`. Terus mengawal langsung pelaksanaan pesta demokrasi iman GMIM.

Saat pemilihan BIPRA Sinode, Dondokambey tampak memimpin langsung pemilihan komisi kategorial P/KB Sinode yang berlangsung di Bitung. Seharian penuh memimpin para imam rumah tangga Kristen, memiliki pemimpin lima tahun ke depan. Bahkan dirinya, di sela pemilihan P/KB Sinode, menyempatkan untuk memantau langsung pemilihan Komisi Kategorial Pemuda yang juga dilaksanakan di Kota Cakalang tersebut.

Terasa spesial juga kala pelaksanaan sidang lima tahunan. Persiapan dari jauh hari sudah dikawal Dondokambey. Tak sampai di situ, di tiga hari pelaksanaan ini pun, Dondokambey selalu ada. Dari pelaksanaan hari pertama, Senin (28/3) lalu, dirinya hadir langsung dan membuka pelaksanaan yang dilaksanakan secara virtual dari Kantor Sinode, Tomohon. Dirinya membuka dengan ditandai pemukulan tetengkoren.

Sepanjang hari itu, yang merupakan agenda evaluasi kinerja BPMS, terus dipantau Dondokambey. Pun di agenda hari kedua. Masih berlangsung virtual dengan berpusat di Kantor Sinode, Dondokambey terus mengikuti agenda pembahasan dan penetapan rencana strategis (Renstra) GMIM lima tahun ke depan.

Puncaknya pada pelaksanaan pemilihan BPMS periode 2022-2027 yang belangsung kemarin. Seharian penuh Dondokambey yang juga merupakan Ketua Majelis Harian PGI ada bersama peserta. Dari pagi sampai tengah malam, sampai kegiatan selesai.

Menggunakan seragam batik abu-abu panitia, Dondokambey memimpin langsung jalannya persidangan, dengan memegang palu sidang. Dirinya tak segan mencairkan suasana di tengah para peserta menyalurkan hak suaranya di bilik e-voting. Celotehnya sering membuat suasana cair. Bahkan mengundang gelak tawa peserta. “Pilih saya menyanyi atau saya beri hadiah,” katanya bertanya ke peserta, dan langsung dijawab untuk memilih hadiah dari gubernur.

Bahkan dirinya bak MC kondang, memimpin pujian yang selalu dikumandangkan di dalam Aula GKIC. Baik menunjukkan peserta atau panitia untuk membawakan lagu. Dirinya juga tak segan untuk membaur dengan peserta. Ketika dirinya membagikan langsung snack maupun makanan kepada peserta. Dirinya juga tak segan makan dan minum bersama peserta dan panitia yang ada. Juga mengatur jalannya persidangan dengan mic yang tak lepas dari depan tempat duduknya.

Tak heran dirinya dijuluki gubernur berhati hamba. “Jeng jeng jeng jeng,” kata gubernur ketika akan membuka hasil suara e-voting yang juga menjadi momen ikonik malam tadi. Pun peserta sangat senang ketika gubernur mengeluarkan kata dengan nada tersebut.
Juga kala dirinya menanyakan kepada peserta untuk voting. “Setuju. Sah, mana kartu merah angkat, karena ada rekaman di atas,” katanya beberapa kali dalam pemilihan kemarin.

Seharian penuh dirinya mengawal dan memimpin sidang. Terpantau dari pagi sampai malam tadi, gubernur tak meninggalkan lokasi sidang, sampai jalannya sidang selesai. “Kami panitia pemilihan sudah menyelesaikan tugas tanggang jawab. Dari pemilihan Lansia, Komis BIPRA Sinode dan BPMS. Maka malam ini (semalam), kami akan menyerahkan tugas (laporan) kami kepada BPMS,” ungkapnya.

“Saya serahkan. Semoga Tuhan memberkati,” ujar gubenur sambil menyerahkan beberapa berkas kepada Ketua BPMS GMIM Pdt Hein Arina, sebelum ibadah penutupan yang dirangkaikan dengan pelantikan dan perjamuan kudus.(rez)

MANADOPOST.ID— Pelaksanaan Sidang Majelis Sinode (SMS) ke-81 GMIM terasa spesial. Gubernur Sulut Olly Dondokambey turut mengawal langsung 1.882 peserta saat bersidang. Didaulat menjadi Ketua Panitia Pemilihan Aras Sinode, menjadi kesempatan melayani Tuhan dengan sungguh.

Bahkan dalam pelaksanaan pemilihan BIPRA dan aras Sinode serta BPMS periode 2022-2027, dirinya tak kenal lelah. Dijuluki `Gubernur Hati Hamba`. Terus mengawal langsung pelaksanaan pesta demokrasi iman GMIM.

Saat pemilihan BIPRA Sinode, Dondokambey tampak memimpin langsung pemilihan komisi kategorial P/KB Sinode yang berlangsung di Bitung. Seharian penuh memimpin para imam rumah tangga Kristen, memiliki pemimpin lima tahun ke depan. Bahkan dirinya, di sela pemilihan P/KB Sinode, menyempatkan untuk memantau langsung pemilihan Komisi Kategorial Pemuda yang juga dilaksanakan di Kota Cakalang tersebut.

Terasa spesial juga kala pelaksanaan sidang lima tahunan. Persiapan dari jauh hari sudah dikawal Dondokambey. Tak sampai di situ, di tiga hari pelaksanaan ini pun, Dondokambey selalu ada. Dari pelaksanaan hari pertama, Senin (28/3) lalu, dirinya hadir langsung dan membuka pelaksanaan yang dilaksanakan secara virtual dari Kantor Sinode, Tomohon. Dirinya membuka dengan ditandai pemukulan tetengkoren.

Sepanjang hari itu, yang merupakan agenda evaluasi kinerja BPMS, terus dipantau Dondokambey. Pun di agenda hari kedua. Masih berlangsung virtual dengan berpusat di Kantor Sinode, Dondokambey terus mengikuti agenda pembahasan dan penetapan rencana strategis (Renstra) GMIM lima tahun ke depan.

Puncaknya pada pelaksanaan pemilihan BPMS periode 2022-2027 yang belangsung kemarin. Seharian penuh Dondokambey yang juga merupakan Ketua Majelis Harian PGI ada bersama peserta. Dari pagi sampai tengah malam, sampai kegiatan selesai.

Menggunakan seragam batik abu-abu panitia, Dondokambey memimpin langsung jalannya persidangan, dengan memegang palu sidang. Dirinya tak segan mencairkan suasana di tengah para peserta menyalurkan hak suaranya di bilik e-voting. Celotehnya sering membuat suasana cair. Bahkan mengundang gelak tawa peserta. “Pilih saya menyanyi atau saya beri hadiah,” katanya bertanya ke peserta, dan langsung dijawab untuk memilih hadiah dari gubernur.

Bahkan dirinya bak MC kondang, memimpin pujian yang selalu dikumandangkan di dalam Aula GKIC. Baik menunjukkan peserta atau panitia untuk membawakan lagu. Dirinya juga tak segan untuk membaur dengan peserta. Ketika dirinya membagikan langsung snack maupun makanan kepada peserta. Dirinya juga tak segan makan dan minum bersama peserta dan panitia yang ada. Juga mengatur jalannya persidangan dengan mic yang tak lepas dari depan tempat duduknya.

Tak heran dirinya dijuluki gubernur berhati hamba. “Jeng jeng jeng jeng,” kata gubernur ketika akan membuka hasil suara e-voting yang juga menjadi momen ikonik malam tadi. Pun peserta sangat senang ketika gubernur mengeluarkan kata dengan nada tersebut.
Juga kala dirinya menanyakan kepada peserta untuk voting. “Setuju. Sah, mana kartu merah angkat, karena ada rekaman di atas,” katanya beberapa kali dalam pemilihan kemarin.

Seharian penuh dirinya mengawal dan memimpin sidang. Terpantau dari pagi sampai malam tadi, gubernur tak meninggalkan lokasi sidang, sampai jalannya sidang selesai. “Kami panitia pemilihan sudah menyelesaikan tugas tanggang jawab. Dari pemilihan Lansia, Komis BIPRA Sinode dan BPMS. Maka malam ini (semalam), kami akan menyerahkan tugas (laporan) kami kepada BPMS,” ungkapnya.

“Saya serahkan. Semoga Tuhan memberkati,” ujar gubenur sambil menyerahkan beberapa berkas kepada Ketua BPMS GMIM Pdt Hein Arina, sebelum ibadah penutupan yang dirangkaikan dengan pelantikan dan perjamuan kudus.(rez)

Most Read

Artikel Terbaru

/