Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Sulut Ndaru Seto Widiatmoko beserta jajaran saat menemui Wagub Sulut Steven Kandouw beberapa waktu lalu. (PLN UIP Sulawesi for MP)MANADOPOST.ID— PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus melaporkan perkembangan pekerjaan proyek Transmisi 150 kV Likupang-Paniki, kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut. Seperti yang terpantau pada Jumat (19/8) pekan lalu. Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Utara Ndaru Seto Widiatmoko mendatangi Kantor Gubernur dengan tujuan melakukan audiensi, yang diterima langsung Wagub Steven Kandouw. Ndaru Seto yang ditemui usai audiensi mengatakan maksud dari pertemuan tersebut. "Kami laporkan terkait pembangunan di Likupang-Paniki. Ini untuk menunjang Destinasi Pariwisata Super Prioritas Likupang," ujarnya. Dia mengaku, masih ada beberapa kendala yang dihadapi, antara lain, penolakan masyarakat. Tapi, dia memastikan, pada prinsipnya pak gubernur dan pak wakil gubernur concern kesuksesan proyek ini. Dia menambahkan untuk proyek tersebut akan membuat 88 tower. Di mana, hingga kini telah berada pada angka 58-60 persen. "Kami targetkan November 2022 ini tuntas," tuturnya. Di kesempatan yang sama, Wagub Kandouw mengapresiasi proyek tersebut. Menurut dia, dengan pembangunan jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 kV Likupang-Paniki akan mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang. "Sesuai arahan pak gubernur, memfasilitasi pembangunan SUTT itu," tuturnya. Terkait dengan penolakan masyarakat terkait proyek itu, kata wagub, siap dimediasi. "Kita mediasi karena ini proyek strategis, kita berupaya iktihar agar tuntas," imbuhnya. Kita kontek Pemkab Minut agar tak ada (masyarakat) dirugikan. Ini ganti untung," tegasnya. (ayu) Editor : Tanya Rompas