MANADOPOST.ID—Suasana penuh sukacita dan kebersamaan menyelimuti Perayaan Pra Natal Pemerintah Kota Bitung yang digelar Senin (15/12).
Kegiatan ini menjadi momen refleksi iman sekaligus ajang mempererat persaudaraan antara pemerintah dan masyarakat di Kota Bitung menjelang perayaan Natal.
Perayaan Pra Natal tersebut terasa semakin istimewa dengan kehadiran Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus yang hadir bersama istri tercinta, Anik Yulius Selvanus.
Turut mendampingi Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay, menandai dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terhadap kegiatan keagamaan yang sarat nilai sosial dan spiritual.
Kedatangan Gubernur dan rombongan disambut hangat oleh Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, bersama jajaran Pemerintah Kota Bitung. Sambutan penuh keakraban tersebut mencerminkan hubungan yang harmonis antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota dalam membangun daerah serta menjaga tradisi kebersamaan di tengah masyarakat.
Ibadah Pra Natal dipimpin oleh Penjabat Ketua Sinode GMIM, Pdt. Dr. Adolf Wenas. Dalam suasana khidmat, rangkaian liturgi dan refleksi iman mengajak seluruh hadirin untuk memaknai Natal sebagai momentum memperkuat kasih, pengharapan, dan kepedulian sosial.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk berkumpul bersama pemerintah dan masyarakat Kota Bitung dalam suasana penuh damai. Ia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bitung yang dinilainya konsisten menghadirkan kegiatan keagamaan yang mempererat persaudaraan dan menjaga keharmonisan di tengah keberagaman.
“Perayaan Pra Natal ini bukan hanya tentang iman, tetapi tentang bagaimana kita menjaga persaudaraan, saling menghormati, dan terus bekerja sama membangun daerah,” ujar Gubernur.
Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota sebagai fondasi utama pembangunan Sulawesi Utara. Menurutnya, kolaborasi lintas wilayah dan lintas sektor harus terus diperkuat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.
Lebih lanjut, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa Sulawesi Utara dikenal sebagai daerah yang rukun dan toleran. Nilai-nilai tersebut, kata dia, harus terus dirawat melalui kegiatan keagamaan dan sosial yang menumbuhkan rasa saling menghargai antarumat beragama.
Kehadiran para pejabat tinggi pemerintahan dalam perayaan ini dinilai sebagai simbol nyata komitmen negara dalam mendukung kegiatan keagamaan yang membangun karakter, moral, dan spiritual masyarakat. Hal ini juga memperlihatkan bahwa pemerintah hadir tidak hanya dalam urusan administrasi, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan keagamaan warganya.
Rangkaian acara Pra Natal diisi dengan doa, puji-pujian, serta sambutan dari tokoh masyarakat dan pemuka agama. Seluruh rangkaian berlangsung dalam suasana hangat dan penuh makna, menciptakan rasa damai dan kebersamaan di antara para peserta.(gel)
Editor : Angel Rumeen