MANADOPOST.ID– Kehadiran kapal perang Republik Indonesia, KRI Selar-879, di Pelabuhan Nusantara Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Rabu (4/3/2026), menjadi simbol penguatan pengamanan laut di kawasan perbatasan utara Indonesia.
Kapal yang dikomandani Mayor Laut (P) Dian Haris itu merupakan unsur patroli di bawah jajaran Kodaeral VIII Manado dan saat ini berada dalam kendali operasional Koarmada II melalui Gugus Keamanan Laut (Guskamla).
Mayor Dian Haris menjelaskan, kehadiran KRI Selar-879 di perairan utara bukan sekadar sandar rutin, melainkan bagian dari Operasi Patroli Terkoordinasi Indonesia–Filipina Tahun 2026 yang berlangsung pada 1–10 Maret 2026.
“Operasi ini bertujuan mengamankan wilayah perbatasan Indonesia dengan Filipina. Kami tidak patroli sendiri, tetapi melaksanakan patroli terkoordinasi bersama kapal perang Filipina, termasuk dukungan unsur udara mereka,” ujarnya.
Selama operasi berlangsung, KRI Selar-879 telah melaksanakan berbagai latihan bersama di laut, mulai dari komunikasi taktis, Passing Exercise (PASSEX), hingga Search and Interdiction Maneuvering Exercise (SIMAPEX).
Latihan tersebut digelar untuk memastikan interoperabilitas kedua angkatan laut berjalan efektif dan responsif terhadap potensi ancaman.
“Kegiatan ini menunjukkan kesiapan kedua negara dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah perbatasan secara profesional dan terkoordinasi,” jelas Mayor Dian.
Tak hanya fokus pada latihan, sandarnya KRI Selar-879 di Tahuna juga dimanfaatkan untuk pengisian logistik dan perbekalan sebagai persiapan patroli lanjutan.
Koordinasi intensif dengan pangkalan terdekat turut dilakukan, termasuk pertukaran informasi dan intelijen terkait potensi pelanggaran di wilayah perairan perbatasan.
Mayor Dian menegaskan, sinergi ini menjadi bagian penting dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat di kawasan kepulauan terluar.
“Harapan kami, wilayah perbatasan tetap aman dan damai dari berbagai tindakan pelanggaran,” tambahnya.
Rencana, KRI Selar-879 setelah sandar di Tahuna, Kapal akan kembali melanjutkan patroli sesuai sektor operasi yang telah ditentukan. (*)