24.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

Khusus Tiongkok, Mulan Tayang di Bioskop

LOS ANGELES– Fans Tiongkok bakal menyaksikan Mulan di layar lebar. Disney mengumumkan bahwa film live action besutan Niki Caro itu tayang di bioskop Tiongkok mulai 11 September mendatang. Selisih sepekan dari rilis Tenet, film besutan Christopher Nolan, di sana.

Hal itu diungkap di akun Weibo rumah produksi tersebut kemarin (2/9). Disney mengunggah poster dengan catatan pendek. ’’Enggak sabar bertemu kalian semua dan menyaksikan mekarnya Mulan bersama-sama!” tulis akun tersebut.

Sebelumnya, Disney telah melaksanakan premiere di Dolby Theatre, Los Angeles, pada 9 Maret lalu. Namun, setelah itu, Mulan lenyap. ’’Kalah” oleh pandemi. Tanggal rilis film yang dibintangi Liu Yifei dan Donnie Yen itu terus mundur. Dari 27 Maret, ke 24 Juli, lalu pindah lagi ke 21 Agustus.

Penayangan Mulan di bioskop memang tidak diperuntukkan semua negara. Selain Tiongkok; Thailand, Singapura, serta beberapa negara Asia lainnya dikonfirmasi akan menikmati adaptasi film animasi itu di layar lebar. Namun, Kanada, Selandia Baru, Australia, dan negara-negara Eropa Barat harus puas menonton Mulan lewat layanan streaming Disney+.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Mengutip laman media sosial Disney, penonton Indonesia juga harus puas dengan Mulan lewat Disney+ Hotstar. Film itu dijadwalkan rilis di layanan on demand mulai besok (4/9). Untuk menikmati tayangan itu, fans harus lebih dulu berlangganan dan memiliki akun premium Disney+.

Bukan tanpa alasan Disney bersikukuh menayangkan Mulan di bioskop Tiongkok. Sebab, selama lima tahun terakhir, Negeri Panda itu jadi ’’ladang duit” rumah produksi besar Hollywood. Belum lagi, Mulan sangat potensial buat pasar di sana. Mengangkat budaya Tiongkok, plus dibintangi aktor dan aktris besar Tiongkok.

Strategi itu jelas dibuat untuk ’’mengembalikan” modal Mulan. Maklum, film yang penggarapannya dilakukan sejak tahun lalu itu berbujet tinggi. Mencapai USD 200 juta (Rp 2,953 triliun) –alias termahal dibanding proyek remake live action Disney lainnya. Usai diterpa pandemi sejak akhir tahun lalu, Tiongkok pun mulai pulih di pertengahan tahun ini.

Bioskop-bioskop Tiongkok mulai melihat titik cerah. Mereka mulai membuka layar, dengan mengikuti protokol dan pengurangan jumlah penonton hingga separo kapasitas studio. Akhir Agustus lalu, uji coba mereka pun memuaskan. Film epik perang produksi lokal The Eight Hundred sukses meraup USD 112 juta (Rp 1,654 triliun) di pekan pertama penayangan. Di minggu kedua, pendapatannya pun berlipat ganda dan mencapai lebih dari USD 300 juta (Rp 4,429 triliun). Wajar, Hollywood pun berlomba-lomba merilis karya mereka di Tiongkok. (fam/c17/ayi/jpg)

LOS ANGELES– Fans Tiongkok bakal menyaksikan Mulan di layar lebar. Disney mengumumkan bahwa film live action besutan Niki Caro itu tayang di bioskop Tiongkok mulai 11 September mendatang. Selisih sepekan dari rilis Tenet, film besutan Christopher Nolan, di sana.

Hal itu diungkap di akun Weibo rumah produksi tersebut kemarin (2/9). Disney mengunggah poster dengan catatan pendek. ’’Enggak sabar bertemu kalian semua dan menyaksikan mekarnya Mulan bersama-sama!” tulis akun tersebut.

Sebelumnya, Disney telah melaksanakan premiere di Dolby Theatre, Los Angeles, pada 9 Maret lalu. Namun, setelah itu, Mulan lenyap. ’’Kalah” oleh pandemi. Tanggal rilis film yang dibintangi Liu Yifei dan Donnie Yen itu terus mundur. Dari 27 Maret, ke 24 Juli, lalu pindah lagi ke 21 Agustus.

Penayangan Mulan di bioskop memang tidak diperuntukkan semua negara. Selain Tiongkok; Thailand, Singapura, serta beberapa negara Asia lainnya dikonfirmasi akan menikmati adaptasi film animasi itu di layar lebar. Namun, Kanada, Selandia Baru, Australia, dan negara-negara Eropa Barat harus puas menonton Mulan lewat layanan streaming Disney+.

Mengutip laman media sosial Disney, penonton Indonesia juga harus puas dengan Mulan lewat Disney+ Hotstar. Film itu dijadwalkan rilis di layanan on demand mulai besok (4/9). Untuk menikmati tayangan itu, fans harus lebih dulu berlangganan dan memiliki akun premium Disney+.

Bukan tanpa alasan Disney bersikukuh menayangkan Mulan di bioskop Tiongkok. Sebab, selama lima tahun terakhir, Negeri Panda itu jadi ’’ladang duit” rumah produksi besar Hollywood. Belum lagi, Mulan sangat potensial buat pasar di sana. Mengangkat budaya Tiongkok, plus dibintangi aktor dan aktris besar Tiongkok.

Strategi itu jelas dibuat untuk ’’mengembalikan” modal Mulan. Maklum, film yang penggarapannya dilakukan sejak tahun lalu itu berbujet tinggi. Mencapai USD 200 juta (Rp 2,953 triliun) –alias termahal dibanding proyek remake live action Disney lainnya. Usai diterpa pandemi sejak akhir tahun lalu, Tiongkok pun mulai pulih di pertengahan tahun ini.

Bioskop-bioskop Tiongkok mulai melihat titik cerah. Mereka mulai membuka layar, dengan mengikuti protokol dan pengurangan jumlah penonton hingga separo kapasitas studio. Akhir Agustus lalu, uji coba mereka pun memuaskan. Film epik perang produksi lokal The Eight Hundred sukses meraup USD 112 juta (Rp 1,654 triliun) di pekan pertama penayangan. Di minggu kedua, pendapatannya pun berlipat ganda dan mencapai lebih dari USD 300 juta (Rp 4,429 triliun). Wajar, Hollywood pun berlomba-lomba merilis karya mereka di Tiongkok. (fam/c17/ayi/jpg)

Most Read

Artikel Terbaru

/