29.4 C
Manado
Tuesday, 30 May 2023

Pelanggan Cassandra Angelie Bisa Dijerat Pidana, Polisi: Kalau Istri Buat Laporan

MANADOPOST.ID–Pria hidung belang atau pelanggan jasa prostitusi online Cassandra Angelie bisa diproses kepolisian. Syaratnya, bila ada dari pihak istri yang melayangkan laporan atas kasus tersebut.

“Bisa dijerat pidana para pelanggan. Tapi kalau ada istri pelanggan yang buat laporan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan saat dihubungi, Selasa (4/1/2022).

Menurut Zulpan, pelanggan Cassandra Angelie nantinya bisa dipersangkakan dengan Pasal 284 KUHP tentang tindak pidana Perzinahan.

Akan tetapi hal tersebut bisa diusut bila keluar para pelanggan membuat laporan. “Bisa dipersangkakan dengan Pasal 284 KUHP tentang tindak pidana perzinahan,” ujarnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Sebelumnya, Polda Metro Jaya meringkus seorang artis sinetron berinial CA terkait dugaan kasus prostitusi online.

Baca Juga:  Leon Dozan dan Rinoa Aurora Pasangan baru yang Sweet Abis

Artis inisial CA itu yakni Cassandra Angelie. Ia ditangkap di salah satu hotel mewah di Jakarta Pusat.

Angelie ditangkap bersama tiga rekannya yang merupakan mucikari. Ketiganya berinisial KK (24), R(25) kemudian UA (26).

Dari hasil pemeriksaan ternyata Cassandra Angelie mengakui memasang tarif sekali kencan 30 juta. Ia mengaku sudah lima kali melakukab hubungan badan dengan pria hidung belang tersebut.

Dari penangkapan ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya handphone, kartu ATM, bukti transfer dan beberapa pakaian dalam dari pelaku.

Para tersangka dijerat pasal berlapis yakni dengan Pasal 27 ayat 1 Junto pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dengan pidana 6 tahun penjara.

Baca Juga:  Parah! 5 ABG Diciduk Totosik Gegara  Prostitusi Online, Salah Satunya Bawa Sajam

Kemudian, pasal 2 ayat 1 nomor 21 tahun 2017 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan pidana paling singkat 3 tahun paling lama 15 tahun.

Serta, Pasal 506 KUHP dengan pidana kurungan paling lama 1 tahun dan pasal 296 KUHP dengan pidana paling lama 1 tahun. (fir/pojoksatu)

MANADOPOST.ID–Pria hidung belang atau pelanggan jasa prostitusi online Cassandra Angelie bisa diproses kepolisian. Syaratnya, bila ada dari pihak istri yang melayangkan laporan atas kasus tersebut.

“Bisa dijerat pidana para pelanggan. Tapi kalau ada istri pelanggan yang buat laporan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan saat dihubungi, Selasa (4/1/2022).

Menurut Zulpan, pelanggan Cassandra Angelie nantinya bisa dipersangkakan dengan Pasal 284 KUHP tentang tindak pidana Perzinahan.

Akan tetapi hal tersebut bisa diusut bila keluar para pelanggan membuat laporan. “Bisa dipersangkakan dengan Pasal 284 KUHP tentang tindak pidana perzinahan,” ujarnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya meringkus seorang artis sinetron berinial CA terkait dugaan kasus prostitusi online.

Baca Juga:  Kronologi Penangkapan 27 Anak Muda di Tomohon, Ternyata ada 10 Wanita, 5 Alat Kontrasepsi Terpakai

Artis inisial CA itu yakni Cassandra Angelie. Ia ditangkap di salah satu hotel mewah di Jakarta Pusat.

Angelie ditangkap bersama tiga rekannya yang merupakan mucikari. Ketiganya berinisial KK (24), R(25) kemudian UA (26).

Dari hasil pemeriksaan ternyata Cassandra Angelie mengakui memasang tarif sekali kencan 30 juta. Ia mengaku sudah lima kali melakukab hubungan badan dengan pria hidung belang tersebut.

Dari penangkapan ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya handphone, kartu ATM, bukti transfer dan beberapa pakaian dalam dari pelaku.

Para tersangka dijerat pasal berlapis yakni dengan Pasal 27 ayat 1 Junto pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dengan pidana 6 tahun penjara.

Baca Juga:  Ben Affleck dan Jennifer Lopez Ciuman Sambil Pakai Masker

Kemudian, pasal 2 ayat 1 nomor 21 tahun 2017 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan pidana paling singkat 3 tahun paling lama 15 tahun.

Serta, Pasal 506 KUHP dengan pidana kurungan paling lama 1 tahun dan pasal 296 KUHP dengan pidana paling lama 1 tahun. (fir/pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru