30.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Tertarik Bekerja di Belakang Layar, Rangga Azof: Pengen Jadi Sutradara

MANADOPOST.ID – Nama Rangga Azof sudah tak asing lagi di dunia perfilman. Di layar kaca juga demikian. Beberapa sinetron sudah dibintanginya. Baru-baru ini, kepada Jawa Pos, Azof menuturkan salah satu impian yang ingin ia lakoni.

“Pengin produksi sih. Mau nyobain di belakang layar aja dan ini lagi mau ngejalanin lagi sih, rencananya progres 2 tahun ke depan gua pengin banget produksi,” jelasnya.

Bekerja di belakang layar bukan karena ia jenuh menjadi aktor. Azof merasa berada di belakang layar bisa membuatnya merasakan kepuasan yang tidak akan dia rasakan ketika hanya menjadi pemain di depan layar.

“Memang pengin banget di belakang layar untuk belajar. Tapi untuk di belakang layar pastinya ada sesuatu yang baru, itu yang dirasain sama teman-teman gua. Kalau sebagai pemain selesai syuting sudah kelar. Tapi kalau sebagai sutradara, pemain sudah selesai masih ada di lokasi. Terus kalau hasilnya itu bagus kepuasannya itu beda,” tuturnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Azof mulai belajar proses produksi dari sutradara dan kru yang kebetulan satu project dengannya. Usai menjalani syuting ia biasanya tidak langsung pulang atau meninggalkan lokasi. Azof duduk bareng sutradara atau kru untuk sekedar melihat hal-hal yang terjadi di belakang layar.

“Kadang kalau gua lagi gak mau kemana-mana duduk aja di sebelah sutradara. Karena memang mau belajar,” tuturnya. (Jawa Pos)

MANADOPOST.ID – Nama Rangga Azof sudah tak asing lagi di dunia perfilman. Di layar kaca juga demikian. Beberapa sinetron sudah dibintanginya. Baru-baru ini, kepada Jawa Pos, Azof menuturkan salah satu impian yang ingin ia lakoni.

“Pengin produksi sih. Mau nyobain di belakang layar aja dan ini lagi mau ngejalanin lagi sih, rencananya progres 2 tahun ke depan gua pengin banget produksi,” jelasnya.

Bekerja di belakang layar bukan karena ia jenuh menjadi aktor. Azof merasa berada di belakang layar bisa membuatnya merasakan kepuasan yang tidak akan dia rasakan ketika hanya menjadi pemain di depan layar.

“Memang pengin banget di belakang layar untuk belajar. Tapi untuk di belakang layar pastinya ada sesuatu yang baru, itu yang dirasain sama teman-teman gua. Kalau sebagai pemain selesai syuting sudah kelar. Tapi kalau sebagai sutradara, pemain sudah selesai masih ada di lokasi. Terus kalau hasilnya itu bagus kepuasannya itu beda,” tuturnya.

Azof mulai belajar proses produksi dari sutradara dan kru yang kebetulan satu project dengannya. Usai menjalani syuting ia biasanya tidak langsung pulang atau meninggalkan lokasi. Azof duduk bareng sutradara atau kru untuk sekedar melihat hal-hal yang terjadi di belakang layar.

“Kadang kalau gua lagi gak mau kemana-mana duduk aja di sebelah sutradara. Karena memang mau belajar,” tuturnya. (Jawa Pos)

Most Read

Artikel Terbaru

/