30.4 C
Manado
Jumat, 1 Juli 2022

Woww, Era Baru Yahoo, Aktris Cantik Jessica Alba Ditunjuk Masuk Jajaran Dewan Direksi 

MANADOPOST.ID–Yahoo baru saja mengumumkan enam anggota baru Dewan Direksi. Hal itu dilakukan setelah sekitar setahun diakuisisi oleh perusahaan ekuitas swasta Apollo senilai USD 5 miliar atau berkisar Rp 73,7 triliun.

Orang-orang yang ditunjuk termasuk Jessica Alba, aktris dan pendiri The Honest Company; Aryeh Bourkoff, pendiri dan CEO perusahaan investasi global independen LionTree, seorang investor di Yahoo; Fouad ElNaggar, salah satu pendiri dan CEO Array dan Sapho (diakuisisi oleh Citrix); Michael Kives, pendiri dan CEO K5 Global, inkubator dengan investasi di SpaceX, Coinbase, FTX, dan lainnya; Cynthia Marshall, CEO Dallas Mavericks dan veteran 36 tahun AT&T; dan Katie Stanton, pendiri dan mitra umum di Moxxie Ventures.

Keenam veteran teknologi ini disebut membawa beragam pengalaman dalam industri termasuk media digital, ekuitas swasta, hiburan, dan banyak lagi. Mereka bergabung dengan perwakilan dari Apollo dan Verizon, serta CEO Yahoo Jim Lanzone, yang bergabung dengan perusahaan tahun lalu setelah menjabat sebagai CEO Tinder.

Enam orang yang diangkat sekaligus ketika perusahaan sudah dalam masa transisi di bawah kepemilikan dan kepemimpinan yang baru.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Saat kita memasuki era baru Yahoo, membentuk dewan direksi yang kuat dengan pengetahuan strategis tentang beragam industri akan mendorong pertumbuhan, inovasi, dan skala yang lebih besar,” kata Lanzone dalam sebuah pernyataan.

Menurutnya persaingan media, teknologi, produk, dan konten lebih berat dari sebelumnya dan dewan ini mewakili para pemikir terbaik dalam kategori tersebut. Dia menambahkan bahwa dia telah mendapatkan beberapa tawaran untuk membeli aset yang sebelumnya milik AOL salah satu anak usaha Yahoo, meskipun ini tidak dalam rencana langsung Yahoo.

Di masa depan, Lanzone mengatakan bahwa dia sedang mencari akuisisi potensial, tetapi hal tersebut dikatakan mungkin tidak akan terjadi setidaknya untuk satu tahun lagi.

“Sebagai perusahaan yang baru berdiri sendiri, bisnis Yahoo telah mengalami momentum yang luar biasa, tercermin dalam kinerja keuangan kami, angka keterlibatan pengguna, dan mungkin yang paling penting, kualitas bakat yang telah bergabung dengan perusahaan selama beberapa bulan terakhir,” kata Ketua Yahoo Reed Rayman dikutip dari TechCrunch.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–Yahoo baru saja mengumumkan enam anggota baru Dewan Direksi. Hal itu dilakukan setelah sekitar setahun diakuisisi oleh perusahaan ekuitas swasta Apollo senilai USD 5 miliar atau berkisar Rp 73,7 triliun.

Orang-orang yang ditunjuk termasuk Jessica Alba, aktris dan pendiri The Honest Company; Aryeh Bourkoff, pendiri dan CEO perusahaan investasi global independen LionTree, seorang investor di Yahoo; Fouad ElNaggar, salah satu pendiri dan CEO Array dan Sapho (diakuisisi oleh Citrix); Michael Kives, pendiri dan CEO K5 Global, inkubator dengan investasi di SpaceX, Coinbase, FTX, dan lainnya; Cynthia Marshall, CEO Dallas Mavericks dan veteran 36 tahun AT&T; dan Katie Stanton, pendiri dan mitra umum di Moxxie Ventures.

Keenam veteran teknologi ini disebut membawa beragam pengalaman dalam industri termasuk media digital, ekuitas swasta, hiburan, dan banyak lagi. Mereka bergabung dengan perwakilan dari Apollo dan Verizon, serta CEO Yahoo Jim Lanzone, yang bergabung dengan perusahaan tahun lalu setelah menjabat sebagai CEO Tinder.

Enam orang yang diangkat sekaligus ketika perusahaan sudah dalam masa transisi di bawah kepemilikan dan kepemimpinan yang baru.

“Saat kita memasuki era baru Yahoo, membentuk dewan direksi yang kuat dengan pengetahuan strategis tentang beragam industri akan mendorong pertumbuhan, inovasi, dan skala yang lebih besar,” kata Lanzone dalam sebuah pernyataan.

Menurutnya persaingan media, teknologi, produk, dan konten lebih berat dari sebelumnya dan dewan ini mewakili para pemikir terbaik dalam kategori tersebut. Dia menambahkan bahwa dia telah mendapatkan beberapa tawaran untuk membeli aset yang sebelumnya milik AOL salah satu anak usaha Yahoo, meskipun ini tidak dalam rencana langsung Yahoo.

Di masa depan, Lanzone mengatakan bahwa dia sedang mencari akuisisi potensial, tetapi hal tersebut dikatakan mungkin tidak akan terjadi setidaknya untuk satu tahun lagi.

“Sebagai perusahaan yang baru berdiri sendiri, bisnis Yahoo telah mengalami momentum yang luar biasa, tercermin dalam kinerja keuangan kami, angka keterlibatan pengguna, dan mungkin yang paling penting, kualitas bakat yang telah bergabung dengan perusahaan selama beberapa bulan terakhir,” kata Ketua Yahoo Reed Rayman dikutip dari TechCrunch.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/