23.4 C
Manado
Selasa, 16 Agustus 2022

Laura Anna Hari Ini Dikremasi, Lagu Lagu Terakhir yang Didengarkan Jadi Sorotan

MANADOPOST.ID– Jenazah pesinetron yang juga selebgram Edelenyi Laura Anna, sejak kemarin disemayamkan di rumah duka Grand Heaven, Pluit, Jakarta Utara. Sesi tutup peti dilakukan hari ini pukul 10.00 WIB. Dan, diakhiri dengan proses kremasi pada pukul 13.00.

Perempuan blasteran Hungaria-Indonesia itu menghembuskan napas terakhir di Eka Hospital Cibubur sekitar pukul 10.13 kemarin (15/12). Beberapa jam sebelum meninggal, dara berusia 21 tahun itu sempat mengeluhkan asam lambungnya yang kambuh.

Lora -sapaan akrab Laura- diketahui mengalami kecelakaan tunggal bersama mantan kekasihnya, Gaga Muhammad. Akibat insiden tersebut, Lora menderita cidera saraf tulang belakang yang menyebabkan dirinya lumpuh. Hampir dua tahun berlalu, diam-diam dia membawa masalah tersebut ke meja hijau. Meski dirinya sudah tiada, sidang kecelakaan lalu lintas itu tetap berlanjut. Humas PN Jakarta Timur Alex Adam mengatakan sidang lanjutan kasus kecelakaan lalu lintas dengan Gaga sebagai terdakwa dijadwalkan berlangsung hari ini.

Hubungan Lora dan Gaga paska kecelakaan menjadi viral pada Februari lalu setelah Lora mengungkapkan jika Gaga sempat menggesek ATM-nya saat dia masih dirawat karena kecelakaan. Seminggu sebelum meninggal, podcast Deddy Corbuzier dengan bintang tamu Lora dirilis. Saat itu Lora mengungkapkan jika hubungannya dengan Gaga adalah toxic relationship. Dia mengajukan gugatan karena ingin mendapatkan keadilan atas nasib yang menimpanya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Di sisi lain, lagu terakhir yang didengarkan Lora jadi sorotan. Di malam sebelum kepergiannya, dia sempat mendengarkan lagu grup band Keane berjudul Somewhere Only We Know. Kemudian, mengunggahnya di Instagram stories pribadinya.

Di situ, Lora juga menyertakan sepenggal bait dari lirik lagu tersebut. “And if we have a minute why don’t we go? Talk about it somewhere only we know? This could be the end of everything,” tulis Lora Selasa (14/12).

Hal tersebut jelas menimbulkan beragam spekulasi masyarakat. Sebab lagu tersebut, mengisahkan tentang seseorang yang mendambakan suatu tempat berbagi kebahagiaan bersama orang terkasih di masa lalunya.

Banyak yang menganggap. Publik menuding bahwa sampai di hari kematiannya, Lora dalam kondisi tertekanan secara mental. Mengingat kondisinya yang belum seratus persen pulih setelah berjuang untuk sembuh selama dua tahun. Ditambah, Lora juga tengah memperjuangkan keadilannya melawan Gaga di persidangan. (jawapos)

MANADOPOST.ID– Jenazah pesinetron yang juga selebgram Edelenyi Laura Anna, sejak kemarin disemayamkan di rumah duka Grand Heaven, Pluit, Jakarta Utara. Sesi tutup peti dilakukan hari ini pukul 10.00 WIB. Dan, diakhiri dengan proses kremasi pada pukul 13.00.

Perempuan blasteran Hungaria-Indonesia itu menghembuskan napas terakhir di Eka Hospital Cibubur sekitar pukul 10.13 kemarin (15/12). Beberapa jam sebelum meninggal, dara berusia 21 tahun itu sempat mengeluhkan asam lambungnya yang kambuh.

Lora -sapaan akrab Laura- diketahui mengalami kecelakaan tunggal bersama mantan kekasihnya, Gaga Muhammad. Akibat insiden tersebut, Lora menderita cidera saraf tulang belakang yang menyebabkan dirinya lumpuh. Hampir dua tahun berlalu, diam-diam dia membawa masalah tersebut ke meja hijau. Meski dirinya sudah tiada, sidang kecelakaan lalu lintas itu tetap berlanjut. Humas PN Jakarta Timur Alex Adam mengatakan sidang lanjutan kasus kecelakaan lalu lintas dengan Gaga sebagai terdakwa dijadwalkan berlangsung hari ini.

Hubungan Lora dan Gaga paska kecelakaan menjadi viral pada Februari lalu setelah Lora mengungkapkan jika Gaga sempat menggesek ATM-nya saat dia masih dirawat karena kecelakaan. Seminggu sebelum meninggal, podcast Deddy Corbuzier dengan bintang tamu Lora dirilis. Saat itu Lora mengungkapkan jika hubungannya dengan Gaga adalah toxic relationship. Dia mengajukan gugatan karena ingin mendapatkan keadilan atas nasib yang menimpanya.

Di sisi lain, lagu terakhir yang didengarkan Lora jadi sorotan. Di malam sebelum kepergiannya, dia sempat mendengarkan lagu grup band Keane berjudul Somewhere Only We Know. Kemudian, mengunggahnya di Instagram stories pribadinya.

Di situ, Lora juga menyertakan sepenggal bait dari lirik lagu tersebut. “And if we have a minute why don’t we go? Talk about it somewhere only we know? This could be the end of everything,” tulis Lora Selasa (14/12).

Hal tersebut jelas menimbulkan beragam spekulasi masyarakat. Sebab lagu tersebut, mengisahkan tentang seseorang yang mendambakan suatu tempat berbagi kebahagiaan bersama orang terkasih di masa lalunya.

Banyak yang menganggap. Publik menuding bahwa sampai di hari kematiannya, Lora dalam kondisi tertekanan secara mental. Mengingat kondisinya yang belum seratus persen pulih setelah berjuang untuk sembuh selama dua tahun. Ditambah, Lora juga tengah memperjuangkan keadilannya melawan Gaga di persidangan. (jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/