31.4 C
Manado
Jumat, 1 Juli 2022

BTS Jadi Pembicara PBB, Bawa Pesan Penghiburan dan Harapan untuk Anak muda

MANADOPOST.ID – Barangkali tadi malam merupakan pertemuan PBB yang paling banyak ditonton secara live. Satu juta lebih viewer menyaksikan pertemuan UN General Assembly Ke-76 yang disiarkan di kanal resmi PBB YouTube. Sebagian besar penontonnya adalah para Army yang ingin memberi dukungan kepada bintang idolanya, BTS.

Boyband ultra populer itu diajak Presiden Korea Selatan Moon Jae-in sebagai utusan khusus presiden untuk budaya dan generasi masa depan. Istana Kepresidenan Korea Selatan meminta BTS untuk menyampaikan pesan penghiburan dan harapan untuk anak muda di seluruh dunia.

Setelah pidato dari Presiden Jae-in, ketujuh member BTS muncul di hadapan para undangan terbatas acara yang dibuka dengan sambutan Sekjen PBB Antonio Gutteres itu. Leader BTS, RM, mengatakan, sebelum datang ke acara itu, mereka bertanya kepada para remaja dan orang-orang berusia 20 tahunan di berbagai negara dunia tentang apa yang terjadi beberapa tahun terakhir dan bagaimana mereka saat ini.

RM mengatakan, dirinya kerap mendengar remaja dan orang-orang berusia 20 tahunan disebut sebagai generasi tersesat. ’’Bahwa mereka tersesat dalam satu waktu ketika mereka membutuhkan kesempatan yang beragam dan harus mencoba banyak hal. Tapi, aku pikir sebaiknya mengatakan bahwa mereka tersesat hanya karena jalannya tidak bisa dilihat oleh mata orang dewasa,’’ kata RM.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Jimin lantas menambahkan, generasi itu justru tidak tersesat. Melainkan terlihat menemukan keberanian untuk mencoba tantangan baru. Jin kemudian berkata, ’’Menurutku, daripada menyebutnya sebagai generasi tersesat, lebih pantas menyebutnya welcome generation (generasi penyambut, Red). Karena bukannya takut dengan perubahan, generasi ini justru menyambutnya dan akan terus maju.’’

BTS juga menjawab pertanyaan para Army apakah mereka bertujuh sudah melakukan vaksinasi Covid-19. ’’Yang paling penting adalah pilihan yang kita buat ketika menghadapi perubahan. Beberapa dari kalian mendengar kabar kami akan ke PBB dan hampir semua ingin tahu apakah kami divaksin. Ya, tentu kami bertujuh sudah menerima vaksin. Vaksinasi ini merupakan tiket kami untuk bertemu fans yang sudah menunggu,’’ kata J-Hope.

Mereka juga mengajak Army agar segera melakukan vaksinasi hingga Army dan BTS bisa bertemu kembali secara langsung. ’’Semoga kita tidak melihat masa depan sebagai sesuatu yang suram. Kita masih punya banyak babak kehidupan dan semua itu belum terjadi. Aku pikir tidak lama lagi kita bisa bertemu langsung. Sampai hari itu tiba, kita bisa mengisi hari-hari dengan energi positif,’’ kata V.

RM menambahkan, selama kita percaya pada kemungkinan dan harapan, meski pada kondisi terburuk sekalipun, kita tak akan kehilangan jalan. ”Yang terjadi kita akan menemukan jalan yang baru,” ujarnya.

Sebagai penutup, secara mengejutkan mereka menampilkan lagu Permission to Dance. Penampilan prerecorded itu dilakukan di General Assembly Hall, tempat yang sama dengan ketika mereka menyampaikan pidatonya. Tidak hanya bernyanyi, mereka juga melakukan koreografi lengkap serta tampil di luar hall. Itu merupakan kali ketiga BTS berbicara di PBB. Yang pertama pada 2018 lalu pada 2020. (Jawa Pos)

MANADOPOST.ID – Barangkali tadi malam merupakan pertemuan PBB yang paling banyak ditonton secara live. Satu juta lebih viewer menyaksikan pertemuan UN General Assembly Ke-76 yang disiarkan di kanal resmi PBB YouTube. Sebagian besar penontonnya adalah para Army yang ingin memberi dukungan kepada bintang idolanya, BTS.

Boyband ultra populer itu diajak Presiden Korea Selatan Moon Jae-in sebagai utusan khusus presiden untuk budaya dan generasi masa depan. Istana Kepresidenan Korea Selatan meminta BTS untuk menyampaikan pesan penghiburan dan harapan untuk anak muda di seluruh dunia.

Setelah pidato dari Presiden Jae-in, ketujuh member BTS muncul di hadapan para undangan terbatas acara yang dibuka dengan sambutan Sekjen PBB Antonio Gutteres itu. Leader BTS, RM, mengatakan, sebelum datang ke acara itu, mereka bertanya kepada para remaja dan orang-orang berusia 20 tahunan di berbagai negara dunia tentang apa yang terjadi beberapa tahun terakhir dan bagaimana mereka saat ini.

RM mengatakan, dirinya kerap mendengar remaja dan orang-orang berusia 20 tahunan disebut sebagai generasi tersesat. ’’Bahwa mereka tersesat dalam satu waktu ketika mereka membutuhkan kesempatan yang beragam dan harus mencoba banyak hal. Tapi, aku pikir sebaiknya mengatakan bahwa mereka tersesat hanya karena jalannya tidak bisa dilihat oleh mata orang dewasa,’’ kata RM.

Jimin lantas menambahkan, generasi itu justru tidak tersesat. Melainkan terlihat menemukan keberanian untuk mencoba tantangan baru. Jin kemudian berkata, ’’Menurutku, daripada menyebutnya sebagai generasi tersesat, lebih pantas menyebutnya welcome generation (generasi penyambut, Red). Karena bukannya takut dengan perubahan, generasi ini justru menyambutnya dan akan terus maju.’’

BTS juga menjawab pertanyaan para Army apakah mereka bertujuh sudah melakukan vaksinasi Covid-19. ’’Yang paling penting adalah pilihan yang kita buat ketika menghadapi perubahan. Beberapa dari kalian mendengar kabar kami akan ke PBB dan hampir semua ingin tahu apakah kami divaksin. Ya, tentu kami bertujuh sudah menerima vaksin. Vaksinasi ini merupakan tiket kami untuk bertemu fans yang sudah menunggu,’’ kata J-Hope.

Mereka juga mengajak Army agar segera melakukan vaksinasi hingga Army dan BTS bisa bertemu kembali secara langsung. ’’Semoga kita tidak melihat masa depan sebagai sesuatu yang suram. Kita masih punya banyak babak kehidupan dan semua itu belum terjadi. Aku pikir tidak lama lagi kita bisa bertemu langsung. Sampai hari itu tiba, kita bisa mengisi hari-hari dengan energi positif,’’ kata V.

RM menambahkan, selama kita percaya pada kemungkinan dan harapan, meski pada kondisi terburuk sekalipun, kita tak akan kehilangan jalan. ”Yang terjadi kita akan menemukan jalan yang baru,” ujarnya.

Sebagai penutup, secara mengejutkan mereka menampilkan lagu Permission to Dance. Penampilan prerecorded itu dilakukan di General Assembly Hall, tempat yang sama dengan ketika mereka menyampaikan pidatonya. Tidak hanya bernyanyi, mereka juga melakukan koreografi lengkap serta tampil di luar hall. Itu merupakan kali ketiga BTS berbicara di PBB. Yang pertama pada 2018 lalu pada 2020. (Jawa Pos)

Most Read

Artikel Terbaru

/