32.4 C
Manado
Rabu, 17 Agustus 2022

Kasus Dengan Lucky Alamsyah Bakal Dimediasi Polisi, Eks Menpora SBY Tambah Syarat

MANADOPOST.ID–Mantan Menpora yang Roy Suryo menanggapi langkah kepolisian yang akan melakukan proses mediasi terkait kasus pencemaran nama baik yang dia laporkan dengan terlapor Lucky Alamsyah.

Roy Suryo menghormati langkah hukum yang akan dilakukan petugas kepolisian. Hanya saja sejumlah syarat perdamaian yang sempat diucapkan Roy beberapa waktu lalu harus dipenuhi Lucky Alamsyah jika memang akan terjadi perdamaian.

Bukan hanya sejumlah persyaratan yang sudah disebutkan sebelumnya. Roy Suryo juga menambah satu syarat lagi untuk terjadinya proses permaian dengan Lucky Alamsyah. “Syarat-syarat tetap berlaku bahkan bertambah. Dia harus mencabut laporannya ke Polres Jakarta Timur karena itu tidak sesuai fakta,” kata Roy Suryo kepada JawaPos.com Selasa (22/6).

Sejumlah persyaratan perdamaian yang sempat diucapkan Roy Suryo sebelumnya adalah Lucky harus mengakui telah melakukan kesalahan dengan membuat cerita yang tidak sesuai fakta dalam unggahan di media sosial ‘Kisah Sinetron Tabrak Lari yang Tertukar’, membuat surat permintaan maaf kepada Roy Suryo dan masyarakat dengan dibubuhi meterai Rp 10.000, menghapus semua postingan, mempublikasikan permintaan maaf secara terbuka di semua platform sosial media Lucky Alamsyah dan permintaan maafnya dimuat di media.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Selain itu, Roy Suryo bersama tim pengacara masih akan meneliti keterangan yang diucapkan  Lucky Alamsyah kepada penyidik saat agenda klarifikasi beberapa waktu lalu. “Tim hukum akan melihat dulu poin-poin klarifikasi yang sudah dia sampaikan,” kata Roy Suryo lebih lanjut.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan bahwa kasus pencemaran nama baik laporan Roy Suryo dengan terlapor Lucky Alamsyah akan dilakukan proses mediasi terlebih dahulu.

Hal itu mengacu pada Surat Telegram (ST) Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menyatakan bahwa penyelesaian kasus ITE mengutamakan proses mediasi. “Nanti kita akan lakukan mediasi,” kata Yusri Yunus kepada wartawan Selasa (22/6).

Seperti diberitakan sebelumnya, Lucky Alamsyah dilaporkan Roy Suryo atas dugaan pencemaran nama baik. Laporan tersebut terdaftar dengan Nomor LP/2669/V/YAN.2.5/2021/SPKT PMJ.

Perseteruan antara Roy Suryo dan Lucky Alamsyah berawal dari klaim mobil mereka disundul di salah satu tempat di bilangan Jakarta Timur. Keduanya mengaku sebagai korban yang ditabrak atau disundul.

Tidak lama dari kejadian itu, Lucky Alamsyah yang emosi membuat unggahan melalui akun media sosialnya membeberkan insiden yang terjadi. Roy Suryo tersinggung dan kemudian melaporkannya ke Polda Metro Jaya dengan tudingan pencemaran nama baik. Lucky dilaporkan dengan Pasal 27 Ayat (3) juncto Pasal 45 Ayat (3) Undang Undang RI Nomor 19 Tahun 2026 Tentang Perubahan Atas Undang Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE. (jawapos)

MANADOPOST.ID–Mantan Menpora yang Roy Suryo menanggapi langkah kepolisian yang akan melakukan proses mediasi terkait kasus pencemaran nama baik yang dia laporkan dengan terlapor Lucky Alamsyah.

Roy Suryo menghormati langkah hukum yang akan dilakukan petugas kepolisian. Hanya saja sejumlah syarat perdamaian yang sempat diucapkan Roy beberapa waktu lalu harus dipenuhi Lucky Alamsyah jika memang akan terjadi perdamaian.

Bukan hanya sejumlah persyaratan yang sudah disebutkan sebelumnya. Roy Suryo juga menambah satu syarat lagi untuk terjadinya proses permaian dengan Lucky Alamsyah. “Syarat-syarat tetap berlaku bahkan bertambah. Dia harus mencabut laporannya ke Polres Jakarta Timur karena itu tidak sesuai fakta,” kata Roy Suryo kepada JawaPos.com Selasa (22/6).

Sejumlah persyaratan perdamaian yang sempat diucapkan Roy Suryo sebelumnya adalah Lucky harus mengakui telah melakukan kesalahan dengan membuat cerita yang tidak sesuai fakta dalam unggahan di media sosial ‘Kisah Sinetron Tabrak Lari yang Tertukar’, membuat surat permintaan maaf kepada Roy Suryo dan masyarakat dengan dibubuhi meterai Rp 10.000, menghapus semua postingan, mempublikasikan permintaan maaf secara terbuka di semua platform sosial media Lucky Alamsyah dan permintaan maafnya dimuat di media.

Selain itu, Roy Suryo bersama tim pengacara masih akan meneliti keterangan yang diucapkan  Lucky Alamsyah kepada penyidik saat agenda klarifikasi beberapa waktu lalu. “Tim hukum akan melihat dulu poin-poin klarifikasi yang sudah dia sampaikan,” kata Roy Suryo lebih lanjut.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan bahwa kasus pencemaran nama baik laporan Roy Suryo dengan terlapor Lucky Alamsyah akan dilakukan proses mediasi terlebih dahulu.

Hal itu mengacu pada Surat Telegram (ST) Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menyatakan bahwa penyelesaian kasus ITE mengutamakan proses mediasi. “Nanti kita akan lakukan mediasi,” kata Yusri Yunus kepada wartawan Selasa (22/6).

Seperti diberitakan sebelumnya, Lucky Alamsyah dilaporkan Roy Suryo atas dugaan pencemaran nama baik. Laporan tersebut terdaftar dengan Nomor LP/2669/V/YAN.2.5/2021/SPKT PMJ.

Perseteruan antara Roy Suryo dan Lucky Alamsyah berawal dari klaim mobil mereka disundul di salah satu tempat di bilangan Jakarta Timur. Keduanya mengaku sebagai korban yang ditabrak atau disundul.

Tidak lama dari kejadian itu, Lucky Alamsyah yang emosi membuat unggahan melalui akun media sosialnya membeberkan insiden yang terjadi. Roy Suryo tersinggung dan kemudian melaporkannya ke Polda Metro Jaya dengan tudingan pencemaran nama baik. Lucky dilaporkan dengan Pasal 27 Ayat (3) juncto Pasal 45 Ayat (3) Undang Undang RI Nomor 19 Tahun 2026 Tentang Perubahan Atas Undang Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE. (jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/