24.4 C
Manado
Jumat, 1 Juli 2022

Banner Mobile (Anymind)

Tujuh Orang Lagi Lapor Jadi Korban, Gofar Bantah Tuduhan

- Advertisement -

MANADOPOST.ID– Dua minggu menghilang dari publik setelah dituduh melakukan pelecehan seksual, Gofar Hilman akhirnya muncul lewat video berdurasi 7 menit di Instagram-nya.

Dengan tegas, dia membantah tuduhan tersebut. ’’Sekali lagi, gue tidak melakukan hal itu dan omongan gue bisa dipertanggungjawabkan,’’ katanya Kamis malam (24/6).

Gofar mengklaim telah menelusuri segala bukti terkait kejadian tiga tahun silam itu. Mulai dari mencari dan mengumpulkan foto, video, hingga menggali informasi dari saksi-saksi di lokasi saat itu. Hasilnya, dia menyatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan dirinya melakukan pelecehan seksual.

Gofar juga berupaya menghubungi pihak-pihak yang menuduhnya. Termasuk pemilik akun Twitter @quweenjojo yang mengaku sebagai korban. Namun, niat baiknya itu belum mendapat tanggapan. ’’Untuk membuka diri kesediaannya berkomunikasi. Kami masih menunggu. Semoga dapat respons baik,’’ ucapnya.

- Advertisement -

Selama jadi sorotan publik, akun media sosial Gofar kerap diserbu netizen. Hal itu membuatnya merasa terpojok dan akhirnya down. Dia merasa stereotipenya di mata masyarakat tercoreng karena penampilannya yang bertato dan memakai anting. Ditambah tutur katanya yang kasar dan pembicaraan yang selalu mengarah ke seks. Baik dalam dunia nyata maupun konten-konten YouTube-nya.

’’Ya nggak ada maksud apa-apa. Gue cuma menjunjung kebebasan berekspresi,’’ ujarnya. Gofar berdalih melakukannya karena ingin jujur terhadap diri sendiri. Begitu juga dalam berkarya.

Menurut dia, kepribadian seseorang tidak bisa diukur dari kulitnya. Diperlukan pengenalan yang lebih dalam. ’’Stigma pelecehan seksual kayaknya cocok banget sama gua dan itu nggak fair buat gua,’’ terang mantan kekasih Putri Tanjung tersebut.

Kendati demikian, Gofar mengakui bahwa kepribadiannya tidak selalu bisa dimaklumi orang-orang. Karena itu, dia meminta maaf atas segala hal yang dinilai negatif oleh masyarakat. ’’Gua minta maaf. Karena sebetulnya gua menjunjung tinggi orang-orang, termasuk perempuan berekspresi,’’ jelasnya.

Pemain film Relationshit itu berharap kasus yang menimpanya bisa menemukan titik terang. Selain merasa dirugikan, Gofar menyebut hal itu bertentangan dengan apa yang dia yakini sekaligus jalani. ’’Gua Gofar Hilman siap mengikuti proses hukum yang akan dijalani. Terima kasih,’’ tegasnya di akhir video.

Kasus pelecehan seksual tersebut kali pertama diungkap perempuan bernama Syerin di balik akun Twitter @quweenjojo awal Juni lalu. Dia mengatakan, peristiwa yang menimpanya itu terjadi pada 2018 di salah satu kafe di Malang, Jawa Timur.

Kala itu, Syerin mendekati Gofar untuk membuat Instagram Story. Namun, tangan Gofar langsung menggerayangi area sensitif. Atas kasus tersebut, Syerin mendapat dukungan dari LBH APIK Jakarta dan SAFEnet. Bahkan, mereka membuat posko pengaduan di Instagram @aduankorban.gh bagi siapa pun yang merasa pernah dilecehkan Gofar.

Sampai 17 Juni, setidaknya ada tujuh orang lain yang mengaku jadi korban Gofar. Namun, mereka menolak berkomentar langsung. Data yang bisa dibagi untuk media sudah dibuat dalam rilis yang dapat diakses di web mereka.

Buntut dari kasus itu, Gofar juga didepak dari salah satu bisnis kuliner yang dirintisnya sejak awal, yaitu Lawless Burger. Seorang timnya juga undur diri karena tak bisa menerima sikap Gofar tersebut.(jawapos)

MANADOPOST.ID– Dua minggu menghilang dari publik setelah dituduh melakukan pelecehan seksual, Gofar Hilman akhirnya muncul lewat video berdurasi 7 menit di Instagram-nya.

Dengan tegas, dia membantah tuduhan tersebut. ’’Sekali lagi, gue tidak melakukan hal itu dan omongan gue bisa dipertanggungjawabkan,’’ katanya Kamis malam (24/6).

Gofar mengklaim telah menelusuri segala bukti terkait kejadian tiga tahun silam itu. Mulai dari mencari dan mengumpulkan foto, video, hingga menggali informasi dari saksi-saksi di lokasi saat itu. Hasilnya, dia menyatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan dirinya melakukan pelecehan seksual.

Gofar juga berupaya menghubungi pihak-pihak yang menuduhnya. Termasuk pemilik akun Twitter @quweenjojo yang mengaku sebagai korban. Namun, niat baiknya itu belum mendapat tanggapan. ’’Untuk membuka diri kesediaannya berkomunikasi. Kami masih menunggu. Semoga dapat respons baik,’’ ucapnya.

Selama jadi sorotan publik, akun media sosial Gofar kerap diserbu netizen. Hal itu membuatnya merasa terpojok dan akhirnya down. Dia merasa stereotipenya di mata masyarakat tercoreng karena penampilannya yang bertato dan memakai anting. Ditambah tutur katanya yang kasar dan pembicaraan yang selalu mengarah ke seks. Baik dalam dunia nyata maupun konten-konten YouTube-nya.

’’Ya nggak ada maksud apa-apa. Gue cuma menjunjung kebebasan berekspresi,’’ ujarnya. Gofar berdalih melakukannya karena ingin jujur terhadap diri sendiri. Begitu juga dalam berkarya.

Menurut dia, kepribadian seseorang tidak bisa diukur dari kulitnya. Diperlukan pengenalan yang lebih dalam. ’’Stigma pelecehan seksual kayaknya cocok banget sama gua dan itu nggak fair buat gua,’’ terang mantan kekasih Putri Tanjung tersebut.

Kendati demikian, Gofar mengakui bahwa kepribadiannya tidak selalu bisa dimaklumi orang-orang. Karena itu, dia meminta maaf atas segala hal yang dinilai negatif oleh masyarakat. ’’Gua minta maaf. Karena sebetulnya gua menjunjung tinggi orang-orang, termasuk perempuan berekspresi,’’ jelasnya.

Pemain film Relationshit itu berharap kasus yang menimpanya bisa menemukan titik terang. Selain merasa dirugikan, Gofar menyebut hal itu bertentangan dengan apa yang dia yakini sekaligus jalani. ’’Gua Gofar Hilman siap mengikuti proses hukum yang akan dijalani. Terima kasih,’’ tegasnya di akhir video.

Kasus pelecehan seksual tersebut kali pertama diungkap perempuan bernama Syerin di balik akun Twitter @quweenjojo awal Juni lalu. Dia mengatakan, peristiwa yang menimpanya itu terjadi pada 2018 di salah satu kafe di Malang, Jawa Timur.

Kala itu, Syerin mendekati Gofar untuk membuat Instagram Story. Namun, tangan Gofar langsung menggerayangi area sensitif. Atas kasus tersebut, Syerin mendapat dukungan dari LBH APIK Jakarta dan SAFEnet. Bahkan, mereka membuat posko pengaduan di Instagram @aduankorban.gh bagi siapa pun yang merasa pernah dilecehkan Gofar.

Sampai 17 Juni, setidaknya ada tujuh orang lain yang mengaku jadi korban Gofar. Namun, mereka menolak berkomentar langsung. Data yang bisa dibagi untuk media sudah dibuat dalam rilis yang dapat diakses di web mereka.

Buntut dari kasus itu, Gofar juga didepak dari salah satu bisnis kuliner yang dirintisnya sejak awal, yaitu Lawless Burger. Seorang timnya juga undur diri karena tak bisa menerima sikap Gofar tersebut.(jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/