alexametrics
24.4 C
Manado
Selasa, 24 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Adegan yang Dihapus di The Batman Dirilis, Tampilkan Joker Versi Barry Keoghan

MANADOPOST.ID – Di film The Batman, sosok Joker yang diperankan Barry Keoghan hanya tampil sekilas. Itu pun tak ditunjukkan jelas. Jumat (25/3) adegan antara Batman dan Joker yang dihapus di film itu dikuak.

Cuplikan sepanjang lima menit tersebut diunggah via tautan ke laman rataalada.com. Namun, buat yang enggan memecahkan teka-teki Riddler, video itu ada di kanal YouTube Warner Bros.

Dirilisnya deleted scene itu langsung dirayakan Barry Keoghan, pemeran Joker, di Instagram. ’’Jadi, inilah adegan Joker dan Batman dari The Batman. Sejujurnya, aku tidak bisa berkata-kata, tapi aku merasa sangat amat diberkati memerankan karakter ini seperti para aktor luar biasa sebelumnya. Inilah versiku. Enjoy,’’ tulis bintang Eternals itu.

Dia juga mengunggah ulang reaksi dari sineas penggarap The Batman Greig Fraser, sutradara Eternals Chloe Zhao, dan personal trainer-nya, Michael Bossman.

Di video itu, Batman –yang diperankan Robert Pattinson– mengunjungi Joker di penjara. Sama dengan di film, sosok villain Kota Gotham itu tidak ditunjukkan jelas. Hanya sebagian. Misalnya, tangan, wajah, dan kepala yang penuh luka. Dia juga mengenakan kalung kendali serta seragam Arkham Asylum.

Batman membawa petunjuk yang ditinggalkan Riddler. Dia meminta bantuan Joker untuk memahami ’’musuh’’ yang dihadapi saat ini. Namun, alur itu dinilai sutradara Matt Reeves terlalu mirip dengan dinamika Clarice Starling dan Hannibal Lecter di Silence of the Lambs. Alur itu juga serupa dengan komik The Long Halloween ketika Batman meminta bantuan villain Calendar Man.

Dalam wawancara dengan IGN bulan lalu, sutradara Matt Reeves menyatakan, Keoghan sebenarnya telah syuting untuk dua adegan di The Batman. Namun, hanya rekaman terakhir yang lolos. Dia sempat berujar, cuplikan yang terpaksa dipotong itu akan diunggah.

’’Adegannya sebetulnya sangat keren. Batman sangat terkesima karena Riddler menulis untuknya. Dia berpikir, ’well, kenapa orang ini menulis untukku?’ Dia pun merasa harus mengungkap sosok pembunuh ini,’’ paparnya.

Pria yang juga memproduseri The Batman itu memaparkan, film itu tidak cuma menggambarkan asal usul Batman, tetapi juga kisah para karakter Rogue Gallery, alias kumpulan villain yang dihadapi Batman. Di antaranya, Joker, Riddler, Poison Ivy, dan Bane. Karena itu, semua tokoh di The Batman masih dalam tahap permulaan.

’’Di versi komik, semua karakter ini berlomba-lomba mengungkap alter ego mereka sebagai respons atas keberadaan Batman. Dan di sini, kita punya Joker yang belum sepenuhnya Joker,’’ tegas Reeves. Dia pun menerapkan konsep asal usul Joker dengan serius.

Untuk seringai lebar ikoniknya, Reeves dan desainer tata rias Mike Marino merujuk pada film bisu, The Man Who Laugh, yang rilis pada 1928. Tokoh Gwynplaine, yang diperankan Conrad Veidt, di film itu merupakan inspirasi awal karakter Joker. Reeves fokus pada kondisi yang membuat Joker memiliki seringai lebar dan tak wajar.

’’Rupanya begitu menegangkan, jauh dari bayangan visual kalian. Aku ingin menunjukkan penampilannya yang ikonik, tetapi juga baru dan ’kembali ke asalnya’,’’ tegasnya. (fam/c12/ayi/Jawa Pos)

MANADOPOST.ID – Di film The Batman, sosok Joker yang diperankan Barry Keoghan hanya tampil sekilas. Itu pun tak ditunjukkan jelas. Jumat (25/3) adegan antara Batman dan Joker yang dihapus di film itu dikuak.

Cuplikan sepanjang lima menit tersebut diunggah via tautan ke laman rataalada.com. Namun, buat yang enggan memecahkan teka-teki Riddler, video itu ada di kanal YouTube Warner Bros.

Dirilisnya deleted scene itu langsung dirayakan Barry Keoghan, pemeran Joker, di Instagram. ’’Jadi, inilah adegan Joker dan Batman dari The Batman. Sejujurnya, aku tidak bisa berkata-kata, tapi aku merasa sangat amat diberkati memerankan karakter ini seperti para aktor luar biasa sebelumnya. Inilah versiku. Enjoy,’’ tulis bintang Eternals itu.

Dia juga mengunggah ulang reaksi dari sineas penggarap The Batman Greig Fraser, sutradara Eternals Chloe Zhao, dan personal trainer-nya, Michael Bossman.

Di video itu, Batman –yang diperankan Robert Pattinson– mengunjungi Joker di penjara. Sama dengan di film, sosok villain Kota Gotham itu tidak ditunjukkan jelas. Hanya sebagian. Misalnya, tangan, wajah, dan kepala yang penuh luka. Dia juga mengenakan kalung kendali serta seragam Arkham Asylum.

Batman membawa petunjuk yang ditinggalkan Riddler. Dia meminta bantuan Joker untuk memahami ’’musuh’’ yang dihadapi saat ini. Namun, alur itu dinilai sutradara Matt Reeves terlalu mirip dengan dinamika Clarice Starling dan Hannibal Lecter di Silence of the Lambs. Alur itu juga serupa dengan komik The Long Halloween ketika Batman meminta bantuan villain Calendar Man.

Dalam wawancara dengan IGN bulan lalu, sutradara Matt Reeves menyatakan, Keoghan sebenarnya telah syuting untuk dua adegan di The Batman. Namun, hanya rekaman terakhir yang lolos. Dia sempat berujar, cuplikan yang terpaksa dipotong itu akan diunggah.

’’Adegannya sebetulnya sangat keren. Batman sangat terkesima karena Riddler menulis untuknya. Dia berpikir, ’well, kenapa orang ini menulis untukku?’ Dia pun merasa harus mengungkap sosok pembunuh ini,’’ paparnya.

Pria yang juga memproduseri The Batman itu memaparkan, film itu tidak cuma menggambarkan asal usul Batman, tetapi juga kisah para karakter Rogue Gallery, alias kumpulan villain yang dihadapi Batman. Di antaranya, Joker, Riddler, Poison Ivy, dan Bane. Karena itu, semua tokoh di The Batman masih dalam tahap permulaan.

’’Di versi komik, semua karakter ini berlomba-lomba mengungkap alter ego mereka sebagai respons atas keberadaan Batman. Dan di sini, kita punya Joker yang belum sepenuhnya Joker,’’ tegas Reeves. Dia pun menerapkan konsep asal usul Joker dengan serius.

Untuk seringai lebar ikoniknya, Reeves dan desainer tata rias Mike Marino merujuk pada film bisu, The Man Who Laugh, yang rilis pada 1928. Tokoh Gwynplaine, yang diperankan Conrad Veidt, di film itu merupakan inspirasi awal karakter Joker. Reeves fokus pada kondisi yang membuat Joker memiliki seringai lebar dan tak wajar.

’’Rupanya begitu menegangkan, jauh dari bayangan visual kalian. Aku ingin menunjukkan penampilannya yang ikonik, tetapi juga baru dan ’kembali ke asalnya’,’’ tegasnya. (fam/c12/ayi/Jawa Pos)

Most Read

Artikel Terbaru

/