alexametrics
26.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Pdt Renata: Connie Giat Pelayanan KKR

MANADO-Almarhumah Connie Mamahit menghembuskan nafas terakhir di RSUP Prof Kandou Manado. Pelantun Balada Pelaut itu diketahui mengidap kanker payudara. Sudah sekira sepekan, penyanyi bernama lengkap Connie Maria Mamahit ini dirawat di RSUP Prof Kandou. Seperti disampaikan Ketua Kerukunan Warga Pakasaan Remboken (KWPR) Sulawesi Utara Pdt Renata Ticonuwu. “Connie sakit kanker payudara yang sudah lama dia derita. Sekitar seminggu lebih dirawat di Prof Kandou Malalayang. Terakhir Connie, giat dalam pelayanan KKR dan melagukan lagu-lagu rohani Kristiani,” katanya.
Di mata Pdt Renata, Conny seorang sangat baik. Kebaikannya terungkap untuk suka membantu dan menolong, baik sahabat, keluarga bahkan orang yang baru dikenalnya. “Almarhumah termasuk salah seorang yang mengangkat nama Minahasa. Khususnya orang Manado di persada nusantara. Misalnya, dengan lagunya Balada Pelaut. Di mana-mana dalam setiap acara lagu ini dinyanyikan. Entah orang Jawa, Batak, Makassar, Papua. Banyak yg suka nyanyikan lagu ini,” tutur Pdt Renata.
Yang paling berkesan, lanjutnya, belakangan ini almarhumah aktif bersaksi di KKR. “Bahkan memilih wilayah di daerah pesisir dan terpencil dengan tidak memilih warna gereja. Conny Mamahit adalah bagian dalam Kerukunan Warga Pakaaaan Remboken (KWPR) Sulut. Selamat jalan Connie,” tutupnya.(gel)

MANADO-Almarhumah Connie Mamahit menghembuskan nafas terakhir di RSUP Prof Kandou Manado. Pelantun Balada Pelaut itu diketahui mengidap kanker payudara. Sudah sekira sepekan, penyanyi bernama lengkap Connie Maria Mamahit ini dirawat di RSUP Prof Kandou. Seperti disampaikan Ketua Kerukunan Warga Pakasaan Remboken (KWPR) Sulawesi Utara Pdt Renata Ticonuwu. “Connie sakit kanker payudara yang sudah lama dia derita. Sekitar seminggu lebih dirawat di Prof Kandou Malalayang. Terakhir Connie, giat dalam pelayanan KKR dan melagukan lagu-lagu rohani Kristiani,” katanya.
Di mata Pdt Renata, Conny seorang sangat baik. Kebaikannya terungkap untuk suka membantu dan menolong, baik sahabat, keluarga bahkan orang yang baru dikenalnya. “Almarhumah termasuk salah seorang yang mengangkat nama Minahasa. Khususnya orang Manado di persada nusantara. Misalnya, dengan lagunya Balada Pelaut. Di mana-mana dalam setiap acara lagu ini dinyanyikan. Entah orang Jawa, Batak, Makassar, Papua. Banyak yg suka nyanyikan lagu ini,” tutur Pdt Renata.
Yang paling berkesan, lanjutnya, belakangan ini almarhumah aktif bersaksi di KKR. “Bahkan memilih wilayah di daerah pesisir dan terpencil dengan tidak memilih warna gereja. Conny Mamahit adalah bagian dalam Kerukunan Warga Pakaaaan Remboken (KWPR) Sulut. Selamat jalan Connie,” tutupnya.(gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/