25.4 C
Manado
Minggu, 3 Juli 2022

Genjot SDM Pendidikan Sulut

MANADOPOST.ID- Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) diseriusi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut). Hal tersebut terbukti dengan digenjotnya sektor pendidikan di daerah.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) langsung meminta dukungan Komisi X DPR RI terhadap pembangunan sektor pendidikan di Sulut. Agar bisa dilaksanakan secara optimal bersama stakeholder terkait. Permintaan dukungan tersebut disampaikan langsung Gubernur OD, dalam pertemuan dengan Komisi X DPR RI, belum lama ini.

“Komisi X DPR tugas dan tanggung jawab menyampaikannya kepada pemerintah. Saya berterima kasih kepada Komisi X DPR RI yang melihat langsung proses perkembangan dunia pendidikan di Sulut. Saya meminta dukungan Komisi X DPR RI untuk menggenjot sektor pendidikan kita. Karena program peningkatan SDM tengah kita genjot,” tutur OD.

Lebih jauh, Gubernur OD menaruh harapan penuh terhadap kebijakan dari DPR RI dalam memajukan Indonesia lewat program-program yang telah dijalankan.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Saya percaya anggota DPR sekarang terdepan, terbaik. Dengan hubungan kerjasama ini, saya yakin sektor pendidikan di Provinsi Sulut bisa naik. Apa yang kita targetkan meningkatkan pendidikan daerah bisa tercapai. Saya minta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bisa memperhatikan semua arahan dari Komisi X DPR RI,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi Prof Ir Nizam MSc DIC PhD mengunjungi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Sabtu (10/4). Kedatangan Nizam terinformasi khusus untuk meminta institusi pendidikan menggenjot pembangunan infrastruktur di antaranya bangunan Rumah Sakit (RS) Kampus Unsrat.

Rektor Unsrat Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA mengatakan, harapan Unsrat bisa secepatnya berjalan melalui kunjungan dirjen. “Diharapkan bisa membuka harapan baru, bagaimana Rumah Sakit Pendidikan harus berjalan,” ungkap Kumaat.

Prof Nizam mengatakan, dirinya membawa harapan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yakni, SDM Unsrat berani mentransformasikan diri menuju pembelajaran yang lebih dinamis dan tepat untuk menyiapkan generasi unggul. “Artinya pendidikan bisa nyambung dengan kebutuhan di masyarakat,” ujar Nizam.

“Melalui Kampus Merdeka, Universitas Sam Ratulangi diharapkan hadir dalam transformasi dengan adanya dinamika yang terjadi di industri dan ekonomi, kegiatan pembelajaran, hingga penelitian di perguruan tinggi,” harap Nizam seraya menambahkan misi khusus kunjungan ke Unsrat yakni penyelesaian bangunan mangkrak dan bagaimana penyelesaiannya.

Senada, Universitas Negeri Manado (Unima) gelar Focus Group Discussion (FGD) tentang Internalisasi Reformasi Birokrasi dan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), di Grand Kawanua International City (GKIC), Novotel Manado, Sabtu (10/4).

Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI Prof Ir Nizam MSc DIC PhD menegaskan, Unima harus hadir di Sulut sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) pertama di Sulut maupun Indonesia.

Sebab, Unima sejak dibangun telah menyediakan banyak guru-guru di daerah. Bukan hanya di Sulut, bahkan Indonesia Timur dan lainnya. “Unima perlu menunjukkan kualitasnya guna membangun pendidikan di Sulut, Pulau Sulawesi pada khususnya dan Indonesia bagian timur pada umumnya,” harap Nizam.

Rektor Unima Prof Dr Deitje Katuuk MPd ikut menegaskan Unima siap menjadi garda terdepan menciptakan guru unggul diimbangi dengan ketersediaan SDM hingga kemapanan fasilitas pendukung. Dirinya pun berharap, Unima mendapat perhatian khusus Kemendikbud RI terkait peningkatan pendidikan. “Unima telah menyusun program rencana strategis untuk peningkatan kualitas Unima,” pungkasnya. (tim mp/vip)

MANADOPOST.ID- Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) diseriusi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut). Hal tersebut terbukti dengan digenjotnya sektor pendidikan di daerah.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) langsung meminta dukungan Komisi X DPR RI terhadap pembangunan sektor pendidikan di Sulut. Agar bisa dilaksanakan secara optimal bersama stakeholder terkait. Permintaan dukungan tersebut disampaikan langsung Gubernur OD, dalam pertemuan dengan Komisi X DPR RI, belum lama ini.

“Komisi X DPR tugas dan tanggung jawab menyampaikannya kepada pemerintah. Saya berterima kasih kepada Komisi X DPR RI yang melihat langsung proses perkembangan dunia pendidikan di Sulut. Saya meminta dukungan Komisi X DPR RI untuk menggenjot sektor pendidikan kita. Karena program peningkatan SDM tengah kita genjot,” tutur OD.

Lebih jauh, Gubernur OD menaruh harapan penuh terhadap kebijakan dari DPR RI dalam memajukan Indonesia lewat program-program yang telah dijalankan.

“Saya percaya anggota DPR sekarang terdepan, terbaik. Dengan hubungan kerjasama ini, saya yakin sektor pendidikan di Provinsi Sulut bisa naik. Apa yang kita targetkan meningkatkan pendidikan daerah bisa tercapai. Saya minta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bisa memperhatikan semua arahan dari Komisi X DPR RI,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi Prof Ir Nizam MSc DIC PhD mengunjungi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Sabtu (10/4). Kedatangan Nizam terinformasi khusus untuk meminta institusi pendidikan menggenjot pembangunan infrastruktur di antaranya bangunan Rumah Sakit (RS) Kampus Unsrat.

Rektor Unsrat Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA mengatakan, harapan Unsrat bisa secepatnya berjalan melalui kunjungan dirjen. “Diharapkan bisa membuka harapan baru, bagaimana Rumah Sakit Pendidikan harus berjalan,” ungkap Kumaat.

Prof Nizam mengatakan, dirinya membawa harapan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yakni, SDM Unsrat berani mentransformasikan diri menuju pembelajaran yang lebih dinamis dan tepat untuk menyiapkan generasi unggul. “Artinya pendidikan bisa nyambung dengan kebutuhan di masyarakat,” ujar Nizam.

“Melalui Kampus Merdeka, Universitas Sam Ratulangi diharapkan hadir dalam transformasi dengan adanya dinamika yang terjadi di industri dan ekonomi, kegiatan pembelajaran, hingga penelitian di perguruan tinggi,” harap Nizam seraya menambahkan misi khusus kunjungan ke Unsrat yakni penyelesaian bangunan mangkrak dan bagaimana penyelesaiannya.

Senada, Universitas Negeri Manado (Unima) gelar Focus Group Discussion (FGD) tentang Internalisasi Reformasi Birokrasi dan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), di Grand Kawanua International City (GKIC), Novotel Manado, Sabtu (10/4).

Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI Prof Ir Nizam MSc DIC PhD menegaskan, Unima harus hadir di Sulut sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) pertama di Sulut maupun Indonesia.

Sebab, Unima sejak dibangun telah menyediakan banyak guru-guru di daerah. Bukan hanya di Sulut, bahkan Indonesia Timur dan lainnya. “Unima perlu menunjukkan kualitasnya guna membangun pendidikan di Sulut, Pulau Sulawesi pada khususnya dan Indonesia bagian timur pada umumnya,” harap Nizam.

Rektor Unima Prof Dr Deitje Katuuk MPd ikut menegaskan Unima siap menjadi garda terdepan menciptakan guru unggul diimbangi dengan ketersediaan SDM hingga kemapanan fasilitas pendukung. Dirinya pun berharap, Unima mendapat perhatian khusus Kemendikbud RI terkait peningkatan pendidikan. “Unima telah menyusun program rencana strategis untuk peningkatan kualitas Unima,” pungkasnya. (tim mp/vip)

Most Read

Artikel Terbaru

/