MANADOPOST.ID-- Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado kembali mengambil langkah strategis dalam memperluas jejaring pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai kekristenan. Dipimpin langsung oleh tim Pascasarjana, IAKN Manado menjajaki kerja sama dengan Universitas Halmahera (Uniera), Sinode GMIH, serta melakukan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara pada 25–27 Juni 2025.
Rektor IAKN Manado, Dr. Olivia Wuwung, menyampaikan terima kasih dan apresiasi mendalam kepada Sinode Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) atas kepercayaan yang diberikan kepada lulusan IAKN untuk melayani sebagai pendeta, meski belum ada kerja sama formal. Ia menilai hal ini sebagai pengakuan langsung atas kualitas pendidikan dan karakter lulusan yang dihasilkan IAKN Manado.
"Ini merupakan kehormatan dan bukti bahwa kehadiran IAKN diterima di tengah gereja dan masyarakat. Kerja sama ini kami yakini akan memperkuat pelayanan dan pendidikan Kristen secara kontekstual," ujar Wuwung.
Kunjungan tersebut juga membuka ruang sinergi bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Wakil Gubernur Sarbin Sehe menyambut tim secara resmi dan menyampaikan harapan agar IAKN Manado berkontribusi dalam membangun sekolah keagamaan Kristen negeri di berbagai wilayah di Malut. Ia pun menyoroti minimnya sekolah pendidikan kristen setingkat SMA/SMK sebagai tantangan yang harus dijawab bersama.
Selain audiensi, tim Pascasarjana juga menggelar sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Magister dan Doktoral kepada mitra lokal. Respon dari tokoh-tokoh gereja dan masyarakat begitu positif, menunjukkan tingginya minat dan kebutuhan terhadap pendidikan teologi berkualitas di wilayah Maluku.
Kunjungan akademik ini dipimpin oleh Direktur Pascasarjana Dr. Wolter Weol, bersama Wakil Direktur dan para Kaprodi Program S2 dan S3. Dalam penuturannya, Dr. Weol menekankan bahwa sinergi seperti ini adalah bagian dari misi IAKN untuk menghadirkan pendidikan yang berdampak termasuk didalamnya sinergitas guna memperkuat kualitas SDM yang ada.
"Sinergi antar-lembaga Kristen seperti ini sangat penting. Kami ingin menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tapi juga berdampak secara spiritual dan sosial," pungkas Weol.
Diketahui, tim Pascasarjana IAKN Manado ini terdiri dari Direktur Pascasarjana Dr. Wolter Weol, Wakil Direktur Pascasarjana Dr. Semuel Selano, Kaprodi S3 PAK Dr. Subaeda Luma, Kaprodi S2 MPK Dr. Jhoni Lagun Siang, Kaprodi S2 Pastoral Konseling Dr. Yohan Brek, dan Kaprodi S2 PAK Dr. Rolina Kaunang. (Asyer Rokot)
Editor : Asyer Rokot