24.4 C
Manado
Senin, 27 Juni 2022
- Advertisement -spot_img

TAG

A Moment of Thinking

Mengudar Nasionalisme yang Terbelenggu

BANGKIT sebagai sebuah bangsa tidak terjadi sekali. Proses membangsa merujuk sebuah perjalanan tak lekang dari linieritas waktu dan kemudian membentuk sejarah. Pastinya, kebangkitan mengasumsikan pelampauan kondisi asal. Kondisi asal tersebut umumnya menggambarkan mediokritas. Demikian, ketika bangsa Indonesia merayakan kebangkitannya, itu seharusnya merujuk pada lompatan melampaui jebakan kondisi rata-rata.

Restorative Justice

Restorative justice (keadilan berbasis pemulihan) mulai akrab dengan praktik yuridis di Indonesia. Praktik ini semakin menggema setelah Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin, menetapkan Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.

IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR

“Kurikulum Merdeka Belajar” adalah model kurikulum yang saat ini sedang di-sosialiasi-kan dan di-animasi-kan oleh pemerintah ke seluruh satuan pendidikan yang ada di Indonesia, mulai dari SD, SMP, SMP, bahkan sampai ke Perguruan Tinggi (PT).

Adieu, Professeur!

Konsep kematian, keabadian, dan makna kehidupan berfaedah bagi manusia untuk memaknai hidupnya. Sedangkan, pengalaman kematian adalah bagi mereka yang sedang menuju kekekalan.

Saatnya Membela yang `Diam`

MAHKAMAH Agung (MA) menunjukkan tengara keberpihakan pada arus sempit restorasi korban kekerasan seksual. Institusi ini telah menolak permohonan uji materi Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi. Angin sepoi menyejukkan pihak pro. Sedang kegersangan mulai melanda pihak yang abai.

Kerentanan Berakhir Korban

Dalam skop yuridis, definisi kelompok rentan masih merentang. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia menginterpretasi kondisi ini dengan membilang “orang lanjut usia, anak-anak, fakir miskin, wanita hamil, dan penyandang cacat”.

Racun atau Nektar

RUMAH kopi senantiasa menjadi rumah bagi tumpang tindihnya narasi dan diskusi. Kini, kesan tradisionalnya tumbuh bersama ragam tampilan tematik rintisan kaum milenial. Raksasa waralaba juga tidak gegabah dengan tren dominasinya. Waralaba ini justru terdesak untuk respek terhadap eksistensi usaha kecil, mikro, dan menengah nan lekang dari ekspansi mereka

Anggur Lama dalam Bejana Baru

Metafora ini kental dengan aroma biblis. Namun, kali ini penggunaannya menyasar satu fenomena dalam praktik yuridis Indonesia, yaitu restorative justice (keadilan berbasis pemulihan).

Journey to the North

Kemiripan judul ini dengan judul dua novel klasik: Journey to the West dan Journey to the Centre of the Earth, tak bisa disangkal. Judul pertama merujuk pada karya klasik Tionghoa abad ke-16 yang termasuk dalam kelompok Empat Novel nan Klasik.

Latest news

- Advertisement -spot_img
/