alexametrics
28.4 C
Manado
Rabu, 8 Desember 2021
- Advertisement -spot_img

TAG

BPJN Sulut

Peringati Hari Bakti ke-76, Sudana Ungkap Keberhasilan PUPR Bangun Infrastruktur Indonesia

Di masa yang tidak mudah, kita patut bersyukur tetap dapat menyelesaikan tugas-tugas yang diamanahkan kepada Kementerian PUPR. Pada tahun 2021, kita telah berhasil menyelesaikan pembangunan 15 bendungan dimana 11 bendungan telah selesai dan diresmikan Presiden Joko Widodo, antara lain Bendungan Tugu, Gongseng, Bendo, Kuningan, Paselloreng, dan Karalloe. Pembangunan bendungan tentunya akan dilanjutkan dengan pembangunan jaringan irigasi, jaringan air baku, pengendalian banjir, dan pembangkit energi, sehingga keberadaan bendungan dapat dimanfaatkan optimal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bakal Berlanjut, TNI-AD Serahkan Hasil Pekerjaan Eceng Gondok pada Kementerian PUPR BWSS I

Harapannya kegiatan ini dapat membawa semangat bagi kita dalam mengerjakan setiap tugas dan tanggung jawab untuk membangun infrastruktur dan memelihara sumber air di Danau Tondano sebagai kekayaan NKRI di wilayah Sulawesi Utara.

Ini Dia Pemenang Lomba Menembak Pistol Eksekutif Mengawali Hari Bakti Kementerian PUPR di Sulut

Ini adalah kegiatan awal di Hari Bakti PUPR. Selanjutnya ada rangkaian lomba yang lain seperti bulu tangkis, vollyball, gateball dan fun bike sebagai bentuk kebersamaan balai PUPR di Sulut dalam rangka Hari Bakti ke-76.

Menteri Basuki Lobi Turki Kerjasama Sektor Infrastruktur

Saya berharap pertemuan ini akan menjadi awal langkah kita dalam kerjasama infrastruktur yang lebih baik dan memperkuat kerjasama bilateral kita. Terdapat banyak potensi investasi antara Indonesia dan Turki. Kami mendorong investor-investor dari Turki untuk berinvestasi di berbagai sektor infrastruktur baik melalui skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU), maupun Engineering, Procurement, Construction (EPC).

Percepat Tender Proyek, BP2JK Sulut Bentuk 5 Pokja.

Saat ini sudah ada 3 pokja, masing-masing 5 orang. Nantinya akan dirampingkan lagi dari 5 menjadi 3 orang saja. Sehingga 15 anggota Pokja akan menjadi 5 tim. Agar kerjanya bisa lebih efisien dan lebih cepat. Nanti kalau ada tender yang masuk, nah Pokja yang free bisa langsung tangani pengecekan berkas tendernya. Gak perlu lagi menunggu Pokja lain selesai kerja. Tapi sudah langsung.

Latest news

- Advertisement -spot_img