30C
Manado
Kamis, 15 April 2021
- Advertisement -

TAG

Cabul

Waspada! Predator Anak Orang Dekat

MANADOPOS.ID— Anak perempuan di bawah umur seharusnya dijaga agar terhindar dari aksi bejat oknum 'predator seks'. Namun belakangan sejumlah wilayah di Sulawesi Utara ditemukan kasus pencabulan/perkosaan justru melibatkan orang dekat korban. Salah satunya yaitu orangtua korban.

Tiga Kasus Cabul di Bolsel, Berstatus P21

MANADOPOST.ID---Sebanyak tiga kasus pencabulan di Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), berstatus P21.

Baru 2 Tahun Dilahirkan, Oknum Ayah Kandung ‘Obok-Obok ‘ Kemaluan Putrinya, DP3A: Kebiri!

Anak berusian 2 tahun di Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow

Turut Berduka, Bocah Kelas 5 SD di Minahasa Tenggara Meninggal usai Dicabuli Paman, Bagaimana Proses Hukum Pelaku?

Malang dialami siswi kelas V SD, sebut saja mekar (10). Mekar menjadi bocah korban tindakan asusila pamannya SN alias Sam (59) hingga meninggal dunia pukul 18.00 WITA, Rabu (3/3).

Buron Enam Bulan, Predator Seks Terciduk Sembunyi di Penginapan

MANADOPOST.ID-Setelah menjadi buronan pihak kepolisian selama sekitar 6 bulan, tersangka kasus pencabulan berinisial JN alias Jhay (20), warga Tombuluan, Tombulu, Minahasa ini akhirnya berhasil dibekuk personel Polsek Airmadidi.

Cabuli Ponakan, Pedagang Belang Dijebloskan ke Penjara

MANADOPOST.ID—Entah apa yang merasuki SN alias Sam (59) pria asal Gorontalo hingga tega mencabuli keponakannya sendiri sebut saja Mekar (10).

Pencabul Anak di Bawah Umur Didenda Rp5 Miliar

MANADOPOST.ID-Unit Reskrim Polsek Essang melimpahkan tersangka pencabulan terhadap anak di bawah umur, AL (24) ke Cabang Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud di Beo, Selasa (23/2) pagi.

Fakta Baru Kasus Ayah Kandung Perkosa Anak Terungkap

MANADOPOST.ID– Kasus pemerkosaan yang dilakukan ayah terhadap anak kandungnya di Sagerat, Kecamatan Matuari, mengungkapkan fakta baru.

OMG! Ayah Kandung Tega Perkosa Anaknya Berulang Kali

MANADOPOST.ID– Mawar (nama samaran) menangis tersedu-sedu menceritakan kepada wali kelas alasan dia ingin meminjam uang untuk ke Ternate.

Awalnya Diajak Jalan-jalan, Malah Dibawa ke Rumah Kosong, Akhirnya Diciduk Totosik

Setubuhi Crisan, ABG Tomohon Utara Dipatuk Totosik///jdl DIAMANKAN: Pelaku AS saat digelandang di Mapolres Tomohon. TOMOHON--Kasus asusila kian hari makin memprihatinkan. Kerja keras wajib dilakukan seluruh pihak, lebih lagi orang tua untuk mengawasi pergaulan si buah hati. Pasalnya, Minggu (27/12) sekira Pukul 18.00 WITA, Tim URC Totosik Polres Tomohon membekuk pelaku percabulan AS Alias Angga (16), warga Kecamatan Tomohon Utara. Bocah lelaki ini terpaksa harus berurusan dengan kepolisian, dikarenakan telah melakukan tindakan asusila kepada korban, CP Alias Crisan. Yang juga masih berusia di bawah umur, warga Kecamatan Tomohon Utara. Kapolres Tomohon AKBP Bambang Gatot Ashari SIK melalui Katim URC Totosik Bripka Yanny Watung menjelaskan, asal muasal dilaporkannya AS alias Angga, sesuai dengan Laporan Polisi (LP) LP/362/XII/2020/SPKT/SULUT/Res Tomohon Tanggal 27-12-2020. "Pelaku Angga sesuai dengan LP, yang diadukan oleh keluarga korban. Diduga telah melakukan persetebuhan anak perempuan di bawah umur,. Sudah diamankan, Minggu (27/12) malam, di Kelurahan Wailan, Kecamatan Tomohon Utara," ungkap Watung. Watung melanjutkan, adapun kronologi singkat kejadian, awalnya Sabtu (26/12) sekira pukul 11.00 WITA korban Crisan meninggalkan rumah, yang menurut pengakuan korban bahwa ia dijemput oleh pelaku di depan Alfamart Kelurahan Kakaskasen Satu. Setelahnya bersama dengan pelaku, dirinya diajak berkeliling dan mampir ke rumah temannya yang berada di Kelurahan. Kakaskasen Dua, sekira pukul 21.00 WITA, masih di hari yang sama pelaku membawa korban ke salah satu rumah kosong, yang berada di Kelurahan Kakaskasen Tiga. Tepatnya di depan Sekolah Seminari Kakaskasen, selanjutnya pelaku membujuk korban untuk melakukan hubungan badan layaknya suami-istri," beber Watung. Pertahanan Crisan pun runtuh. Rayuan si ABG yang selayaknya ditolak, akhirnya berakhir dengan terjadinya hubungan tak sepantasnya terjadi tersebut. "Berdasarkan hasil interogasi, ternyata korban mengakui bahwa pelaku sudah pernah melakukan hubungan intim layaknya suami-istri terhadap korban lebih dari sekali. Namun, tepatnya kapan terjadi kejadian tersebut, korban tak lagi ingat," tambah Watung. Atasnya, pihaknya berharap, kepada seluruh masyarakat di Kota Bunga. Lebih lagi, yang memiliki anak perempuan, untuk mewaspadai pergaulan dan lingkungan sekitar. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan bersama. Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot SIK MH, tak menampik adanya kejadian tersebut. “Ya, pelaku saat ini sudah diamankan ke Mapolres untuk di proses lebih lanjut,” singkat Kapolres.(yol/gnr)

Latest news

- Advertisement -