22.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022
- Advertisement -spot_img

TAG

Restorative justice

Restorative Justice

Restorative justice (keadilan berbasis pemulihan) mulai akrab dengan praktik yuridis di Indonesia. Praktik ini semakin menggema setelah Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin, menetapkan Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.

Kejati Sulut kembali Tuntaskan Kasus Pidana Umum dengan Sistem Restorative Justice 

Masing-masing berasal dari: Kejaksaan Negeri Kepulauan Sitaro dalam Perkara Tindak Pidana Penganiayaan atas nama Tersangka DTK alias DENI yang disangka melakukan perbuatan pidana

Dua Perkara Tipidum di Wilayah Hukum Kejati Sulut, Dilakukan Restorative Justice

Perkara Restorative Justice tersebut berasal dari Kejaksaan Negeri Minahasa yaitu perkara Tindak Pidana Umum (Tipidum), atas nama tersangka FFS alias Ando, dalam Perkara Perlindungan Anak yang disangka melanggar sangkaan Pasal 80 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2012 tentang Perlindungan Anak.

Polda Sulut Cs Kedepankan Restorative Justice, Polisi Tuntaskan 1.364 Kasus

Penyelesaian perkara pidana dengan prinsip Restorative Justice atau keadilan restoratif jadi andalan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya hingga Polda Sulawesi Utara cs.

Latest news

- Advertisement -spot_img
/