alexametrics
33.4 C
Manado
Jumat, 24 September 2021
- Advertisement -spot_img

TAG

Universitas Pertamina

Wajib Tahu, Ternyata Sampah Bisa Hasilkan Tenaga Listrik

Mengutip data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), 2020 lalu, total sampah di Indonesia menyentuh angka 67.8 juta ton. Artinya, dari 270 juta penduduk, masing-masing individu menghasilkan 0.68 kilogram sampah per harinya. Sementara, kapasitas pengelolaan sampah di 514 kabupaten atau kota yang ada di Indonesia, rata-rata masih berada di bawah 50 persen.

Universitas Pertamina Ciptakan Website Go Digital Untuk Produk UMKM

- Di tengah gelombang pandemi, sektor UMKM masih mampu menunjukkan resiliensi. Survey Bank Indonesia pada Maret 2021 mencatatkan, 27,6% UMKM menunjukan peningkatan penjualan dan 72,4% lainnya penjualan stabil. Resepnya, strategi pemasaran digital. Ekonomi digital menjadi hal penting dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah ASEAN. Dalam E-Conomy SEA 2019 Report yang dirilis Google, Temasek, Bain & Company disebutkan bahwa nilai sektor e-commerce di ASEAN diperkirakan akan terus tumbuh hingga mencapai US$300 miliar pada 2025.

Produksi Sampah Indonesia Capai 67,8 Juta Ton per Tahun

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebutkan bahwa total produksi sampah nasional pada 2020 mencapai 67,8 juta ton. Sekitar 185 juta ton sampah dihasilkan setiap harinya. Artinya, dari total 270 juta penduduk Indonesia, masing-masing individu menghasilkan 0,68 kilogram sampah per hari. Selain memicu bencana alam dan berimplikasi pada kesehatan, sampah yang tidak dikelola dengan baik juga berpotensi mencemari lingkungan dan menimbulkan kerugian ekonomi. Sampah laut di Indonesia misalnya, menyumbang kerugian yang cukup besar. Bank Dunia dalam laporan bertajuk Oceans for Prosperity Reforms for a Blue Economy in Indonesia, mengungkapkan kerugian Indonesia akibat sampah laut mencapai 450 juta USD, atau Rp6,5 triliun setiap tahunnya

Imbas Pandemi, 52 Persen Perusahaan Logistik Alami Hambatan Pengiriman Barang

- Imbas Covid-19, sektor logistik alami penurunan performa. Survey Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) mengungkap 52,9 perusahaan logistik menghadapi hambatan pengurusan dan pengiriman barang. Hambatan terbesar tercatat di pelabuhan dan bandar udara sebanyak 41,5 persen. Diikuti hambatan perizinan dan biaya tambahan 37,4 persen dan hambatan di jalan raya 21,1 persen.

Univeristas Pertamina Cerdaskan Netizen dengan Edukasi Literasi Digital

Survei Digital Civility Index (DCI) yang dilakukan Microsoft pada tahun lalu, menempatkan warganet Indonesia sebagai negara dengan kesopanan digital terburuk di Asia Tenggara. Hoax dan penipuan menjadi dua faktor tertinggi yang mempengaruhi rendahnya ranking Indonesia, dengan persentase 47 persen.

UP Biayai Kuliah Mahasiswa ke Luar Negeri

Universitas Pertamina (UP) aktif melaksanakan program pertukaran pelajar dengan 38 institusi pendidikan tinggi luar negeri. “Sebanyak 73 mahasiswa UP telah mengikuti pembelajaran di kampus mitra yang tersebar di berbagai belahan dunia. Sebaliknya, sejumlah 45 mahasiswa asing juga telah merasakan berkuliah di kampus kami. Program pertukaran pelajar semacam ini, rutin kami lakukan setiap semester untuk meningkatkan kompetensi lulusan," ujar Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan dan Kerjasama Universitas Pertamina, Prof Wawan Gunawan A. Kadir.

Universitas Pertamina Kembangkan Teknologi Terapan Migas

Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), belakangan menjadi tren dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Berdasarkan data McKinsey & Company, penggunaan AI berpotensi meningkatkan produktivitas global hingga 13 Triliun USD. Dari hasil survey IDC's Asia/Pacific Enterprise Cognitive/AI pada tahun 2018, ditemukan setidaknya 24,6 persen organisasi di Indonesia sudah mengadopsi teknologi AI.

Ciptakan Risert Terbaik, Universitas Pertamina Duduki Posisi ke 80

Universitas Pertamina memiliki dosen yang digalakkan untuk mendapat hibah penelitian, baik dari internal maupun eksternal. Para mahasiswa pun didorong untuk mengikuti kompetisi riset di berbagai level, dan diikutsertakan dalam berbagai proyek penelitian gagasan para dosen. Alhasil, di usia yang baru menginjak tahun ke-5, Universitas Pertamina telah menduduki posisi ke-80 sebagai perguruan tinggi dengan produktivitas publikasi riset terbaik di level nasional versi Website Science and Technology Index (SINTA) milik Kemenristek BRIN. Mahasiswanya juga meraih berbagai penghargaan nasional maupun internasional dalam penelitian.

Penting Diterapkan di Daerah! Ini Terobosan Mahasiswa Pertamina untuk Atasi Bencana Alam

ekelompok mahasiswa dari program studi Teknik Logistik Universitas Pertamina, menggagas inovasi daring pengelolaan logistik bencana. "Melalui website bertajuk Pusat Bantuan Bencana disingkat PBB, menyediakan informasi real time kondisi lapangan yang kami integrasikan dengan sistem informasi geografis. Misalnya, rute mana yang dapat dilalui dengan lebih efektif, disertai dengan informasi moda transportasi yang dapat digunakan, dan ketersediaanya

Cerita Penerima Beasiswa Pertamina, Sempat Putus Asa Hingga Dapat Keringanan SPP

Universitas Pertamina, memberikan beasiswa bagi para mahasiswa yang terdampak pandemi Covid-19. Beasiswa tersebut berupa keriangan SPP.

Latest news

- Advertisement -spot_img