Terpantau, matinya akses internet provider sejak Senin sekitar pukul 21:00 Wita, dan baru kembali beroprasi pada Selasa (10/12) sekitar pukul 10:00 Wita.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Talaud Sthela Bentian menjelaskan, terkait jaringan mati total di Talaud sudah melakukan konfirmasi dengan pihak Telkom.
"Dari keterangan pihak PT Telkom, terjadi gangguan di wilayah Maluku Utara yang mana itu ada di Ternate," terangnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/12).
Bentian melanjutkan, gangguan itu mengakibatkan beberapa kabel putus, sehingga jaringan internet di Talaud dan Sangihe mengalami gangguan.
"Jadi menurut keterangan dari pihak PT Telkom sudah dari jam 1 malam ada tim yang turun ke lokasi gangguan. Sampai pagi mereka melakukan perbaikan dan sekitar jam 9 atau jam 10 sudah bisa diakses lagi," ungkapnya.
Sementara itu salah satu masyarakat yang berada di Pulau Karakelang Melky mengatakan, akses jaringan seluler dan internet di masa saat ini sangat berpengaruh, terutama dengan aktivitas masyarakat.
"Karena selain menjadi konektifitas antar masyarakat antar pulau seperti di talaud, koneksi jaringan internet dan jaringan seluler juga sangat berpengaruh terutama di bidang ekonomi. Karena bisa mendukung roda perputaran ekonomi," singkatnya. (del)
Editor : Tanya Rompas