31.4 C
Manado
Jumat, 1 Juli 2022

Ini Arahan Ketua BPMS Terkait SMSI GMIM 2021

MANADOPOST.ID–Bupati Minahasa Pnt Dr Ir Royke Oktavian Roring MSi (ROR) selaku Ketua Umum Panitia Sidang Majelis Sinode Istimewa (SMSI) GMIM Tahun 2021 melakukan Rapat Koordinasi dengan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM pada Selasa, (9/3) di Kantor BPMS GMIM, Tomohon. Nampak mendampingi Wakil Ketua yang juga Ketua DPRD Minahasa Glady Kandouw SE dan Ketua Harian Frits Muntu.

Bupati ROR selaku Ketua Umum Panitia mengatakan bahwa yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini yaitu penerapan protokol kesehatan.

“Untuk menerapkan protokol kesehatan, pemeriksaan rapid Antigen akan dibuat 10 pos pemeriksaan. Karena itu peserta wajib hadir 2 jam sebelum kegiatan dimulai yang tentunya akan dibantu oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Pemeriksaan rapid Antigen sebanyak dua kali, pertama saat sosialisasi dan yang kedua saat pelaksanaan di semua cluster,” kata Bupati Roring.

Dia melanjutkan bahwa, jika diwilayah cluster tempat pelaksanaan ada yang terkonfirmasi positif, artinya ditempat tersebut sebagai zona merah, maka pelaksanaan harus dipindah ketempat lain.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Karena itu untuk mengantisipasi lokasi yang ditetapkan zona merah Covid-19 sesuai dengan aturan, maka lokasi cluster tersebut harus berpindah tempat. Jadi harus ada lokasi cadangan,” jelas ROR sapaan akrap Bupati terbaik pilihan rakyat Minahasa.

Bupati ROR juga mengingatkan hal penting lainnya yaitu terkait jaringan pada saat pelaksanaan SMSI. “Terkait penggunaan jaringan agar terhindar dari gangguan, pembagian cluster dan tim yang bekerjasama dengan pihak Telkom, Indihome, Telkomsel harus mengecek tempat pelaksanaan terlebih dahulu, agar lebih awal bisa mengantisipasi terjadinya gangguan dalam pelaksanaan daring nanti,” jelas ROR.

Dalam arahannya Ketua BPMS GMIM Pdt Hein Arina mengatakan bahwa rencana kegiatan SMSI GMIM 2021 ini akan berlangsung pada hari Senin, 29 Maret 2021 bertempat di Gereja GMIM Imanuel Leilem, Wilayah Sonder, dengan teknis pelaksanaan secara virtual yang mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.

“Sebelum hari H pelaksanaan SMSI akan ada sosialisasi pada Tanggal 15-20 Maret, tentunya dalam sosialisasi ini peserta akan dilakukan pemeriksaan rapid Antigen terlebih dahulu,” kata Arina.

Dilanjutkan Arina bahwa, akan ada surat pemberitahuan kepada pemerintah untuk pemberitahuan maximal peserta pada 1 titik ada 35 Orang, kesemuanya ada 50 cluster pelaksanaan. “Untuk kegiatan ini, BPMS juga akan memberitahukan kepada jemaat terkait tempat tempat pelaksanaan,” jelas Arina.

Rapat turut diikuti oleh Sekretairis BPMS Pdt Dr Evert Tangel MPdK, Wakil Ketua Pdt Dr Dan Sompe, Pdt Ventje Talumepa MTh, Wasek Pdt Janny Ch Rende MTh, Pdt Joice Sondakh MTh, Pnt Jonly Wendur MH, Bendahara Sym Ricky Montong MTh dan beberapa Anggota BPMS lainnya. Dari Turut pula, Asisten I Minahasa Dr Denny Mangala MSi, Asisten II Ir Wenny Talumewo MSi, Kadis Kesehatan Sulut dr Debby Kalalo MPh dan Kadis Kominfo Minahasa Agustivo Tumundo SE MSi, Kabag Protokol dan Kompim Johnny Tendean AP MSi serta anggota Panitia lainnya.(cw-01/gnr)

MANADOPOST.ID–Bupati Minahasa Pnt Dr Ir Royke Oktavian Roring MSi (ROR) selaku Ketua Umum Panitia Sidang Majelis Sinode Istimewa (SMSI) GMIM Tahun 2021 melakukan Rapat Koordinasi dengan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM pada Selasa, (9/3) di Kantor BPMS GMIM, Tomohon. Nampak mendampingi Wakil Ketua yang juga Ketua DPRD Minahasa Glady Kandouw SE dan Ketua Harian Frits Muntu.

Bupati ROR selaku Ketua Umum Panitia mengatakan bahwa yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini yaitu penerapan protokol kesehatan.

“Untuk menerapkan protokol kesehatan, pemeriksaan rapid Antigen akan dibuat 10 pos pemeriksaan. Karena itu peserta wajib hadir 2 jam sebelum kegiatan dimulai yang tentunya akan dibantu oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Pemeriksaan rapid Antigen sebanyak dua kali, pertama saat sosialisasi dan yang kedua saat pelaksanaan di semua cluster,” kata Bupati Roring.

Dia melanjutkan bahwa, jika diwilayah cluster tempat pelaksanaan ada yang terkonfirmasi positif, artinya ditempat tersebut sebagai zona merah, maka pelaksanaan harus dipindah ketempat lain.

“Karena itu untuk mengantisipasi lokasi yang ditetapkan zona merah Covid-19 sesuai dengan aturan, maka lokasi cluster tersebut harus berpindah tempat. Jadi harus ada lokasi cadangan,” jelas ROR sapaan akrap Bupati terbaik pilihan rakyat Minahasa.

Bupati ROR juga mengingatkan hal penting lainnya yaitu terkait jaringan pada saat pelaksanaan SMSI. “Terkait penggunaan jaringan agar terhindar dari gangguan, pembagian cluster dan tim yang bekerjasama dengan pihak Telkom, Indihome, Telkomsel harus mengecek tempat pelaksanaan terlebih dahulu, agar lebih awal bisa mengantisipasi terjadinya gangguan dalam pelaksanaan daring nanti,” jelas ROR.

Dalam arahannya Ketua BPMS GMIM Pdt Hein Arina mengatakan bahwa rencana kegiatan SMSI GMIM 2021 ini akan berlangsung pada hari Senin, 29 Maret 2021 bertempat di Gereja GMIM Imanuel Leilem, Wilayah Sonder, dengan teknis pelaksanaan secara virtual yang mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.

“Sebelum hari H pelaksanaan SMSI akan ada sosialisasi pada Tanggal 15-20 Maret, tentunya dalam sosialisasi ini peserta akan dilakukan pemeriksaan rapid Antigen terlebih dahulu,” kata Arina.

Dilanjutkan Arina bahwa, akan ada surat pemberitahuan kepada pemerintah untuk pemberitahuan maximal peserta pada 1 titik ada 35 Orang, kesemuanya ada 50 cluster pelaksanaan. “Untuk kegiatan ini, BPMS juga akan memberitahukan kepada jemaat terkait tempat tempat pelaksanaan,” jelas Arina.

Rapat turut diikuti oleh Sekretairis BPMS Pdt Dr Evert Tangel MPdK, Wakil Ketua Pdt Dr Dan Sompe, Pdt Ventje Talumepa MTh, Wasek Pdt Janny Ch Rende MTh, Pdt Joice Sondakh MTh, Pnt Jonly Wendur MH, Bendahara Sym Ricky Montong MTh dan beberapa Anggota BPMS lainnya. Dari Turut pula, Asisten I Minahasa Dr Denny Mangala MSi, Asisten II Ir Wenny Talumewo MSi, Kadis Kesehatan Sulut dr Debby Kalalo MPh dan Kadis Kominfo Minahasa Agustivo Tumundo SE MSi, Kabag Protokol dan Kompim Johnny Tendean AP MSi serta anggota Panitia lainnya.(cw-01/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/