25.4 C
Manado
Rabu, 29 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Wagub Kandouw: Peran MUI Luar Biasa

- Advertisement -

MANADOPOST.ID—Peran Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dinilai Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw sangat besar dalam mendorong pembangunan daerah.

Hal ini diungkapkan Kandouw saat menghadiri kegiatan Pengukuhan dan Ta’aruf Dewan Pimpinan MUI Sulut, pekan lalu. Dalam kegiatan tersebut, KH Abdul Wahab Abdul Gafur LC dikukuhkan kembali memimpin MUI Sulut hingga tahun 2025 mendatang bersama jajaran pengurus lainnya.

Pantauan koran ini, hadir dalam pengukuhan diantaranya Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi di Dewan Pimpinan MUI KH Masduki Baidlowi, perwakilan Kemenag, Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana dan perwakilan Forkopimda Sulut.

Wagub Sulut Steven Kandouw mengucapkan selamat kepada pengurus MUI Sulut yang baru dikukuhkan sekaligus memberi apresiasi atas kiprah MUI mewarnai pembangunan di Sulut.

- Advertisement -

“Salut, proficiat kepada MUI Sulut telah dikukuhkan. Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut Pak Gubernur Olly Dondokambey dan rakyat dari Tontulow sampai Pinogoluman mengucapkan banyak selamat kepada MUI Sulut. Karena sampai saat ini Sulut dijuluki adalah salah satu laboratorium kerukunan ini berkat andil dari MUI Sulut. Kita berharap MUI tetap memberikan andil besar dalam pembangunan di Tanah Bumi Nyiur Melambai ini,” tuturnya.

Kandouw mengatakan, MUI Sulut banyak sekali memberikan masukan pencerahan dan arahan konstruktif kepada pemerintah dalam membangun umat.

“Harapan kita apa yang telah dilakukan selama ini akan terus digaung-gaungkan, dilaksanakan MUI Sulut. Menjadi komitmen Pak Gubernur Olly Dondokambey dan Pemprov Sulut tetap menjaga dan memfasilitasi keberadaan umat. Supaya Sulut ini harus dibangun oleh manusia yang berakhlak beriman dan taqwa kepada Tuhan,” terangnya.

Selama ini, kata Kandouw, MUI turut membina keharmonisan dan toleransi umat beragama di tanah bumi Nyiur Melambai. “Peran MUI luar biasa. Kiranya tetap memberi kontribusi dalam upaya menjaga nilai-nilai toleransi dan kerukunan umat beragama di Sulut. Semoga kebersamaan ini terus berlangsung kerjasama kita semakin besar silahturahmi jangan putus putus semua tokoh agama harus dan masyarakat harus kita libatkan untuk membangun daerah. Saya juga mengingatkan semua pihak untuk tetap menjaga protokol kesehatan dalam memerangi Covid-19 di Sulut,” sebutnya.

Sebelumnya, Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi di Dewan Pimpinan MUI, KH Masduki Baidlowi mengukuhkan Abdul Wahab dan jajaran sebagai Pengurus MUI Sulut. Masduki mengatakan, MUI harus menjadi pelopor, perajut hubungan antara umat dan negara.

“Mari kita perkuat hubungan dan rasa kecintaan kepada agama. Begitu pula rasa yang sama kepada negara Indonesia. Dua hal itu, agama dan negara selalu beriringan. MUI menjadi garda terdepan menjaga Indonesia dari ancaman intoleransi dan radikalisme. Mari kita jaga Indonesia. Sebagai organisasi besar, MUI dituntut perannya,” bebernya.

Sementara itu, Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana berharap pengurus MUI Sulut yang baru dikukuhkan mampu memberikan yang terbaik kepada umat dan mampu mewujudkan kerukunan antar umat beragama.

“Polda Sulut sangat mengharapkan kerja sama MUI Sulut agar turut menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas melalui dakwah dan ceramah mewujudkan kamtibmas yang aman dan damai,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua MUI Sulut KH Abdul Wahab Abdul Gafur LC mewakili jajaran pengurus berterima kasih atas amanah dan dukungan yang diberikan kepada MUI Sulut. Katanya, MUI Sulut harus berperan menjaga suasana rukun dan damai di bumi Nyiur Melambai.

“MUI selama ini harmonis dengan pemerintah. Begitu juga, MUI wajib menjaga hubungan antarumat beragama di Sulut. Sebagai organisasi yang mewadahi seluruh elemen organisasi Muslim, MUI dituntut memberi solusi bagi setiap persoalan yang hadir di tengah umat. MUI itu sebagai Khadimul Ummah, MUI pelayanan umat,” kuncinya. (ewa/gel)

MANADOPOST.ID—Peran Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dinilai Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw sangat besar dalam mendorong pembangunan daerah.

Hal ini diungkapkan Kandouw saat menghadiri kegiatan Pengukuhan dan Ta’aruf Dewan Pimpinan MUI Sulut, pekan lalu. Dalam kegiatan tersebut, KH Abdul Wahab Abdul Gafur LC dikukuhkan kembali memimpin MUI Sulut hingga tahun 2025 mendatang bersama jajaran pengurus lainnya.

Pantauan koran ini, hadir dalam pengukuhan diantaranya Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi di Dewan Pimpinan MUI KH Masduki Baidlowi, perwakilan Kemenag, Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana dan perwakilan Forkopimda Sulut.

Wagub Sulut Steven Kandouw mengucapkan selamat kepada pengurus MUI Sulut yang baru dikukuhkan sekaligus memberi apresiasi atas kiprah MUI mewarnai pembangunan di Sulut.

“Salut, proficiat kepada MUI Sulut telah dikukuhkan. Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut Pak Gubernur Olly Dondokambey dan rakyat dari Tontulow sampai Pinogoluman mengucapkan banyak selamat kepada MUI Sulut. Karena sampai saat ini Sulut dijuluki adalah salah satu laboratorium kerukunan ini berkat andil dari MUI Sulut. Kita berharap MUI tetap memberikan andil besar dalam pembangunan di Tanah Bumi Nyiur Melambai ini,” tuturnya.

Kandouw mengatakan, MUI Sulut banyak sekali memberikan masukan pencerahan dan arahan konstruktif kepada pemerintah dalam membangun umat.

“Harapan kita apa yang telah dilakukan selama ini akan terus digaung-gaungkan, dilaksanakan MUI Sulut. Menjadi komitmen Pak Gubernur Olly Dondokambey dan Pemprov Sulut tetap menjaga dan memfasilitasi keberadaan umat. Supaya Sulut ini harus dibangun oleh manusia yang berakhlak beriman dan taqwa kepada Tuhan,” terangnya.

Selama ini, kata Kandouw, MUI turut membina keharmonisan dan toleransi umat beragama di tanah bumi Nyiur Melambai. “Peran MUI luar biasa. Kiranya tetap memberi kontribusi dalam upaya menjaga nilai-nilai toleransi dan kerukunan umat beragama di Sulut. Semoga kebersamaan ini terus berlangsung kerjasama kita semakin besar silahturahmi jangan putus putus semua tokoh agama harus dan masyarakat harus kita libatkan untuk membangun daerah. Saya juga mengingatkan semua pihak untuk tetap menjaga protokol kesehatan dalam memerangi Covid-19 di Sulut,” sebutnya.

Sebelumnya, Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi di Dewan Pimpinan MUI, KH Masduki Baidlowi mengukuhkan Abdul Wahab dan jajaran sebagai Pengurus MUI Sulut. Masduki mengatakan, MUI harus menjadi pelopor, perajut hubungan antara umat dan negara.

“Mari kita perkuat hubungan dan rasa kecintaan kepada agama. Begitu pula rasa yang sama kepada negara Indonesia. Dua hal itu, agama dan negara selalu beriringan. MUI menjadi garda terdepan menjaga Indonesia dari ancaman intoleransi dan radikalisme. Mari kita jaga Indonesia. Sebagai organisasi besar, MUI dituntut perannya,” bebernya.

Sementara itu, Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana berharap pengurus MUI Sulut yang baru dikukuhkan mampu memberikan yang terbaik kepada umat dan mampu mewujudkan kerukunan antar umat beragama.

“Polda Sulut sangat mengharapkan kerja sama MUI Sulut agar turut menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas melalui dakwah dan ceramah mewujudkan kamtibmas yang aman dan damai,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua MUI Sulut KH Abdul Wahab Abdul Gafur LC mewakili jajaran pengurus berterima kasih atas amanah dan dukungan yang diberikan kepada MUI Sulut. Katanya, MUI Sulut harus berperan menjaga suasana rukun dan damai di bumi Nyiur Melambai.

“MUI selama ini harmonis dengan pemerintah. Begitu juga, MUI wajib menjaga hubungan antarumat beragama di Sulut. Sebagai organisasi yang mewadahi seluruh elemen organisasi Muslim, MUI dituntut memberi solusi bagi setiap persoalan yang hadir di tengah umat. MUI itu sebagai Khadimul Ummah, MUI pelayanan umat,” kuncinya. (ewa/gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/