25.4 C
Manado
Sabtu, 31 Juli 2021

Tokoh Agama Akui OD Layak Terima Penghargaan Bintang Maha Putra

MANADOPOST.ID— Kiprah Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) dalam menjaga toleransi umat beragama di Bumi Nyiur Melambai menghasilkan apresiasi dari para tokoh agama. Bahkan, melalui FKUB dan BKSAUA, Gubernur Olly Dondokambey diyakini layak menerima penghargaan Bintang Maha Putra.

Hal ini diungkapakan Ketua Asosiasi FKUB Se-Indonesia Ida Pangelensir. Dia mengakui, Gubernur Olly membuat Sulut menjadi kiblat kerukunan di Indonesia. “Kiblat kerukunan di Indonesia ada di Sulawesi Utara dan benar Sulut merupakan laboratorium toleransi beragama. Mengapa? Karena memiliki panutan seorang gubernur yang benar-benar peduli terhadap kerukunan dan toleransi. Beliau adalah aset bangsa Indonesia dan tokoh bangsa bagi umat beragama,” kata Pangelensir

Dia melanjutkan, asosiasi FKUB se-Indonesia memantau terus kebijakan Gubernur Olly sejak lima tahun yang lalu pelibatan tokoh agama dalam pengambilan keputusan pada sebagian besar kebijakan sosial kemasyarakatan. “Lebih khusus peran FKUB dan BKSAUA. Hal ini dapat kita lihat pemaparan oleh Ketua MUI Sulut, Ketua FKUB Sulut dan Ketua BKSAUA pada pekan kerukunan nasional yang dihadiri Bapak Wakil Presiden kala itu, Hj Jusuf Kalla,” bebernya. “Bahkan mengetarkan ruang-ruang diskusi Sarasehan dan Workshop Sehingga seluruh peserta yang hampir 3000 orang mengakui apa yang di lakukan Pak Olly patut dicontohi baik penguatan kelembagaan organisasi kerukunan maupun pemberdayaan organisasi,” lanjutnya.

Amat terlebih, lanjutnya, saat peresmian desa dan kelurahan percontohan kerukunan Se-Indonesia. Sehingga pak wakil presiden dan Ketua PBNU serta beberapa tokoh agama, menyampaikan kalimat pujian dan bangga kepada masyarakat Sulut yang memiliki gubernur yang benar-benar peduli pada kerukunan.

Senada diungkapkan Hj Drs Ulyas Taha Msi. Dia menegaskan, tidak diragukan lagi eksistensi Gubernur Olly dalam membangun kerukunan. “Beliau benar-benar layak untuk mendapatkan penghargaan Bintang Maha Putra,” ujarnya.

Ketua MUI didampingi Ketua FKUB juga mengatakan, sejak massa pandemi dijadikan motor pengerak baik sosialisasi maupun dalam penanganan Covid-19 . “Rekomendaasi kami agar bantuan lewat rumah ibadah merupakan kebijakan yang sangat bijaksana dilakukan seorang gubernur. Termasuk pemberian asuransi kepada seluruh tokoh agama. Aspek kesejahteraan tokoh agama disentuh secara merata termasuk alokasi pembiaan pembangunan rumah ibadah,” kuncinya. (*)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru