24.4 C
Manado
Sabtu, 20 Agustus 2022

Tingkatkan Kompetensi Pelsus-Warga GMIM, PPWG Kaaten jadi Pusat Pendidikan, Pembinaan dan Pelatihan

MANADOPOST.ID – Pusat Pembinaan Warga Gereja (PPWG) di Kaaten Kota Tomohon akan di jadikan pusat pembinaan dan pelatihan. Ya, Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) akan bermitra dengan pemerintah untuk membenahi infrastruktur. PPWG Kaaten sebagai pusat kegiatan pendidikan, pelayanan, pembinaan dan penggembalaan bagi pelayan khusus (Pelsus) GMIM dan warga jemaat.

 

Akan dibuat fasilitas tempat pelatihan baik ruangan hingga asrama atau rumah susun (rusun) yang representatif layaknya seperti hotel, untuk tempat tinggal/penginapan peserta. Untuk konsumsi, akan disiapkan kantin murah. “Rusun yang akan dibuat bentuknya yang terbaik, layaknya seperti hotel kelihatannya. Sebagai sarana penunjang yang memadai untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan-kegiatan agar para peserta merasa nyaman dalam mengikuti pembinaan dan pelatihan,” tegas Ketua BPMS GMIM Pdt Dr Hein Arina melalui Humas Sinode GMIM Pnt Kombes Pol (Purn) Drs John Rori SSt Mk.

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Diungkapkannya, BPMS sangat peduli terhadap warga GMIM untuk menjawab kebutuhan pelayanan. Juga, menjawab tantangan dan ancaman bagi warga gereja yang juga warga masyarakat Sulut, untuk membangun karakter yang baik, sehingga pelsus dan warga jemaat dipersiapkan melalui pembinaan. “Pelatihan supaya mereka memiliki kemampuan yang lebih mantap untuk peningkatan kualitas pelayanan mulai dari aras kolom, jemaat dan kategorial BIPRA,” ungkap Kabid Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Sulut 2013-2016 ini.

 

Lanjut Sekretaris BPMW Mandolang Satu ini, BPMS juga akan terus fokus pada pembangunan infrastruktur dan SDM pendidikan. Mulai dari TK, SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi. “BPMS mengajak seluruh jemaat, kiranya ikut terlibat bersama-sama saling mendukung dan terus berdoa. Supaya apa yang kita rencanakan itu, bisa terwujud dalam kebersamaan kita di semua aras GMIM,” kuncinya. (*)

 

MANADOPOST.ID – Pusat Pembinaan Warga Gereja (PPWG) di Kaaten Kota Tomohon akan di jadikan pusat pembinaan dan pelatihan. Ya, Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) akan bermitra dengan pemerintah untuk membenahi infrastruktur. PPWG Kaaten sebagai pusat kegiatan pendidikan, pelayanan, pembinaan dan penggembalaan bagi pelayan khusus (Pelsus) GMIM dan warga jemaat.

 

Akan dibuat fasilitas tempat pelatihan baik ruangan hingga asrama atau rumah susun (rusun) yang representatif layaknya seperti hotel, untuk tempat tinggal/penginapan peserta. Untuk konsumsi, akan disiapkan kantin murah. “Rusun yang akan dibuat bentuknya yang terbaik, layaknya seperti hotel kelihatannya. Sebagai sarana penunjang yang memadai untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan-kegiatan agar para peserta merasa nyaman dalam mengikuti pembinaan dan pelatihan,” tegas Ketua BPMS GMIM Pdt Dr Hein Arina melalui Humas Sinode GMIM Pnt Kombes Pol (Purn) Drs John Rori SSt Mk.

 

Diungkapkannya, BPMS sangat peduli terhadap warga GMIM untuk menjawab kebutuhan pelayanan. Juga, menjawab tantangan dan ancaman bagi warga gereja yang juga warga masyarakat Sulut, untuk membangun karakter yang baik, sehingga pelsus dan warga jemaat dipersiapkan melalui pembinaan. “Pelatihan supaya mereka memiliki kemampuan yang lebih mantap untuk peningkatan kualitas pelayanan mulai dari aras kolom, jemaat dan kategorial BIPRA,” ungkap Kabid Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Sulut 2013-2016 ini.

 

Lanjut Sekretaris BPMW Mandolang Satu ini, BPMS juga akan terus fokus pada pembangunan infrastruktur dan SDM pendidikan. Mulai dari TK, SD, SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi. “BPMS mengajak seluruh jemaat, kiranya ikut terlibat bersama-sama saling mendukung dan terus berdoa. Supaya apa yang kita rencanakan itu, bisa terwujud dalam kebersamaan kita di semua aras GMIM,” kuncinya. (*)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/