Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

RHK GMIM Sabtu 11 November 2023, Galatia 2 : 21 Kematian Yesus Kristus Sebagai Pembenaran

Aprilia Sahari • Kamis, 2 November 2023 | 16:12 WIB
LOGO GMIM.
LOGO GMIM.

Galatia 2 : 21

Aku tidak menolak kasih karunia Allah. Sebab sekiranya ada kebenaran oleh hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Kristus.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Ada sebuah penggalan lirik lagu, "Di Mata Tuhan kita sama, tiada ada yang berbeda". Dari syair lagu tersebut mengisyaratkan bahwa kita semua adalah manusia ciptaan Tuhan Allah. Di dalam Yesus Kristus semua orang adalah sama. Tidak ada perbedaan orang Yahudi dengan yang bukan Yahudi. Artinya semua satu di dalam Yesus Kristus. Perbedaan yang ada bukan untuk memisahkan tetapi untuk saling melengkapi dan menyempurnakan. Di dalam Yesus Kristus tidak ada lagi pemisah satu dengan yang lain dan diskriminasi.
Paulus menegaskan hal itu dengan mengatakan secara tersirat bahwa, jika kita masih hidup di bawah tekanan hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Yesus Kristus. Jika perbedaan yang ada di dalam diri kita masing-masing memisahkan kita, maka sia-
sialah kematian Yesus Kristus.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Melalui kematian Yesus Kristus orang percaya menjadi satu dengan Tuhan Allah dan sesama. Di dalam Yesus Kristus tembok pemisah telah dihancurkan. Orang yang hidup di dalam iman kepada Yesus Kristus harus menyadari bahwa dosanya telah diampuni oleh Tuhan Allah melalui penderitaan dan kematian-Nya Yesus Kristus. Karya penebusan Yesus Kristus lewat kematian menyatakan begitu besar kasih karunia Tuhan Allah atas manusia. Sehingga kasih-Nya seharusnya dinyatakan kepada banyak orang dengan tidak mengenal batas waktu, tempat dan perbedaan latar belakang kehidupan satu dengan yang lain.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Firman Tuhan hari ini mengajarkan kita sebagai keluarga Kristen untuk mengucap syukur atas kasih karunia Tuhan Allah di dalam Yesus Kristus yang telah menyerahkan nyawa-Nya sebagai tebusan dosa untuk pembenaran. Ketika seseorang berpikir bahwa melakukan hukum Taurat dapat memperoleh kebenaran maka sia-sialah kematian Yesus Kristus. Kebenaran sesungguhnya hanya ada di dalam Yesus Kristus karena Dialah kebenaran itu. Kasih-Nya harus dinyatakan dalam seluruh aspek kehidupan orang yang percaya kepada-Nya, baik dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan yang dinyatakan dengan saling mengasihi, menghormati sehingga kehidupan pasti diwarnai dengan kasih dan damai. Amin.

Doa: Ya Tuhan Allah terima kasih oleh pemeliharaan-Mu kami boleh menikmati hari ini dan mendengarkan firman-Mu yang mengajarkan untuk selalu mengingat pengorbanan Yesus Kristus. Kami bermohon kiranya kami selalu dimampukan untuk menyatakan kasih-Mu kepada semua orang. Amin.

Baca Juga: RHK GMIM Senin 6 November 2023, Galatia 2 : 16a Dibenarkan Karena Iman

Baca Juga: RHK GMIM Selasa 7 November 2023, Galatia 2 : 16b Iman Dalam Yesus Kristus

Baca Juga: RHK GMIM Rabu 8 November 2023, Galatia 2 : 17-18 Percaya Kepada Yesus Berarti Memulai Hidup Baru

Baca Juga: RHK GMIM Kamis 9 November 2023, Galatia 2 : 19 Hidup Untuk Allah

Baca Juga: RHK GMIM Jumat 10 November 2023, Galatia 2 : 20 Kristus Hidup di Dalam Aku

Editor : Aprilia Sahari
#RHK #GMIM #Renungan GMIM #RHK GMIM Sabtu 11 November 2023