Syalom,
Alkitab berbicara tentang realitas rohani yang tidak kasatmata, tetapi yang sepenuhnya berada di bawah kuasa Allah.
Ketika Elisa dikepung oleh “tentara yang besar” yang terdiri dari para prajurit dan kereta kuda, hambanya merasa ketakutan dan bertanya, “Apakah yang akan kita perbuat?”
Elisa menjawab, “Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka.” Lalu ia berdoa, “Ya Tuhan: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat.”
Seketika itu juga, sang hamba melihat “gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa” (2 Raja-raja 6:14-17).
Di tengah dunia yang sarat bahaya dan peperangan rohani, Allah tetap menjaga umat-Nya. Apa pun yang sedang kita hadapi, sungguh tenang saat mengetahui bahwa tidak ada yang “dapat memisahkan kita dari kasih Allah” (Roma 8:39).
Amin.